Makassar dan Australia Kolaborasi Tingkatkan Permukiman Kumuh Lewat Program RISE
Pemkot Makassar dan Konsulat Jenderal Australia melanjutkan kerja sama dalam program RISE untuk revitalisasi permukiman kumuh dengan pendekatan berbasis ketahanan air dan solusi alam, menjadikan Makassar model global.

Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar dan Konsulat Jenderal Australia resmi melanjutkan kolaborasi dalam program Revitalisasi Permukiman Informal dan Lingkungannya (RISE). Kerja sama ini diresmikan di Makassar pada Jumat, 21 Maret, dan menandai komitmen bersama untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat di permukiman kumuh.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyatakan dukungan penuh terhadap program RISE. Beliau menekankan bahwa setiap upaya untuk meningkatkan kesejahteraan warga akan selalu mendapat prioritas dari pemerintah daerah. "Pemerintah Kota Makassar akan mendukung penuh program ini. Selama ini menyangkut kepentingan masyarakat, maka kami dukung penuh, tidak setengah-setengah," tegas Munafri.
Program RISE, yang melibatkan peneliti dari Monash University dan Universitas Hasanuddin, berfokus pada peningkatan kualitas lingkungan di permukiman kumuh melalui pendekatan berbasis ketahanan air dan solusi berbasis alam. Kolaborasi erat dengan masyarakat lokal menjadi kunci keberhasilan program ini.
Kerja Sama yang Berkelanjutan dan Berdampak Luas
Konsul Jenderal Australia, Todd Dias, mengungkapkan optimismenya terhadap keberlanjutan dan dampak positif program RISE. Ia menyebut kemitraan ini sebagai sesuatu yang luar biasa, melibatkan berbagai pihak, termasuk peneliti lokal. "Ini kemitraan yang luar biasa. Yang terlibat bukan hanya dari Monash, tapi ada juga dari Unhas, peneliti lokal. Jadi mudah-mudahan kalau ada rombongan dari Monash, kita akan ajak pak wali tur ke situsnya," ujar Todd Dias.
Todd Dias juga melihat potensi besar program RISE untuk menjadi model percontohan bagi daerah lain di Indonesia. Pendekatan inovatif yang diterapkan diharapkan dapat menginspirasi pengelolaan permukiman informal secara berkelanjutan di seluruh Indonesia. "Harapan kami sebenarnya ini luar biasa untuk masyarakat lokal. Ini bisa jadi contoh untuk Indonesia," tambahnya.
Program Co-Director RISE, Diego Ramirez, menjelaskan lebih detail mengenai strategi yang diterapkan. RISE merancang solusi spesifik sesuai kebutuhan setiap lokasi, mengintegrasikan infrastruktur hijau seperti lahan basah buatan untuk memperkuat sistem air dan sanitasi. "Dampak kesehatan dari pendekatan infrastruktur yang menggunakan solusi berbasis alam ini dapat meningkatkan kesehatan masyarakat," jelas Diego.
Solusi Berbasis Alam untuk Permukiman Kumuh
Salah satu fokus utama RISE adalah penerapan solusi berbasis alam. Hal ini terbukti efektif dalam meningkatkan kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat di permukiman kumuh. Dengan pendekatan ini, diharapkan permukiman kumuh dapat ditransformasikan menjadi lingkungan yang lebih sehat, aman, dan berkelanjutan.
Kolaborasi yang erat antara RISE, Pemkot Makassar, dan masyarakat lokal menjadi kunci keberhasilan program ini. Dengan melibatkan berbagai pihak, solusi yang dihasilkan akan lebih tepat sasaran dan berkelanjutan. Pemkot Makassar berperan penting dalam memastikan keberlanjutan program ini dan memperluas dampaknya ke lebih banyak masyarakat yang membutuhkan.
RISE juga berencana untuk memperluas program ini ke daerah lain di Makassar. Dengan adanya sejumlah permukiman kumuh di kota tersebut, potensi perluasan program ini sangat besar. "Kami telah bekerja dengan pemerintah kota dan saat ini terdapat program revitalisasi permukiman kumuh. Kami percaya bahwa pendekatan ini dapat diperluas ke masyarakat lainnya," ungkap Diego.
Makassar Menuju Model Global dalam Revitalisasi Permukiman
Ke depan, RISE berencana menunjukkan beberapa lokasi proyek kepada Wali Kota Makassar. Hal ini diharapkan dapat memperkuat kolaborasi dan mempercepat implementasi program. Dengan semangat kolaborasi yang kuat, Makassar memiliki potensi besar untuk menjadi model global dalam penerapan solusi inovatif untuk perbaikan permukiman kumuh.
Diego Ramirez optimis bahwa Makassar dapat menjadi contoh bagi dunia dalam hal peningkatan kota secara menyeluruh. "Kami juga melihat potensi besar bagi Kota Makassar untuk menjadi yang pertama di dunia dalam model peningkatan kota secara menyeluruh. Potensinya sangat besar, dan kami sangat senang bisa bekerja sama dengan pemerintah kota untuk mewujudkan hal ini," tutup Diego. Sebelumnya, Wali Kota Makassar telah mendapatkan pemaparan mengenai perkembangan program RISE yang telah berjalan di Makassar sejak 2017.