Malam Takbiran di Garut: Arus Mudik Landai, Jalan Ahmad Yani Berlakukan Car Free Night
Arus mudik di Garut terpantau landai pada malam takbiran, namun Polres Garut tetap siaga dan memberlakukan rekayasa lalu lintas di perkotaan untuk Car Free Night.

Malam takbiran di Garut, Jawa Barat, Minggu (30/4), menunjukan kondisi arus mudik yang cukup landai. Hal ini berbeda dengan hari sebelumnya yang mengalami kepadatan. Kepolisian Resor Garut (Polres Garut) mencatat, jalur nasional lintas Limbangan dan jalur provinsi lintas Kadungora menuju pusat kota Garut terpantau lancar. Situasi ini memungkinkan masyarakat untuk merayakan malam takbiran dengan lebih nyaman.
Kepala Kepolisian Resor Garut, AKBP Mochamad Fajar Gemilang, menyatakan bahwa situasi arus lalu lintas sudah kembali normal. Pihaknya pun belum memberlakukan sistem 'one way' pada malam takbiran. "Alhamdulillah pada hari ini situasi arus lalu lintas terpantau normal serta berkurangnya volume kendaraan hingga saat ini, dan kami belum memberlakukan sistem 'one way' pada hari ini," katanya.
Pengawasan ketat tetap dilakukan oleh Polres Garut di jalur-jalur utama seperti Limbangan-Malangbong dan Kadungora-Leles, yang sebelumnya padat. Meskipun arus lalu lintas lancar, Polres Garut tetap siaga penuh untuk memastikan kelancaran dan keamanan para pengendara. Hal ini menunjukkan kesiapsiagaan aparat dalam menghadapi potensi kepadatan lalu lintas yang mungkin terjadi.
Situasi Arus Lalu Lintas di Jalur Utama Garut
Pantauan langsung yang dilakukan Kapolres Garut dan jajarannya di jalur-jalur utama menunjukkan bahwa arus kendaraan dari arah Bandung menuju Garut sudah landai. Tidak terjadi kepadatan yang berarti. Kondisi ini memberikan kelegaan bagi para pemudik yang menuju Garut dan sekitarnya. Polres Garut berkomitmen untuk terus melakukan pengawasan dan pengaturan agar kelancaran lalu lintas tetap terjaga.
"Kami terus melakukan pengawasan dan pengaturan untuk memastikan kelancaran lalu lintas, serta memberikan rasa aman bagi para pengendara," ujar AKBP Mochamad Fajar Gemilang. Hal ini menunjukkan komitmen pihak kepolisian untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama periode mudik Lebaran.
Selain memantau jalur mudik, Polres Garut juga meningkatkan pengamanan di wilayah perkotaan. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat selama malam takbiran.
Rekayasa Lalu Lintas dan Car Free Night di Perkotaan Garut
Dalam rangka menciptakan suasana malam takbiran yang aman dan nyaman, Satuan Lalu Lintas Polres Garut memberlakukan rekayasa lalu lintas dan penutupan jalan di beberapa titik di perkotaan Garut. Salah satu kebijakan yang diterapkan adalah 'car free night' di Jalan Ahmad Yani hingga tengah malam.
Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Garut, Iptu Aang Andi Suhandi, menjelaskan bahwa kendaraan bermotor dilarang memasuki kawasan perkotaan, kecuali kendaraan untuk logistik, kesehatan, dan keperluan mendesak lainnya. "Kendaraan bermotor tidak diperbolehkan masuk lingkaran dalam perkotaan, kecuali kendaraan logistik, kesehatan, dan kebutuhan lainnya," katanya.
Petugas kepolisian disiagakan di berbagai titik untuk melakukan penyekatan dan hanya mengizinkan pejalan kaki memasuki area perkotaan. Langkah ini bertujuan untuk mencegah kepadatan lalu lintas yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Garut menyediakan lima titik lokasi parkir untuk masyarakat yang ingin mengikuti kegiatan 'car free night'. Hal ini diharapkan dapat memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi masyarakat yang ingin merayakan malam takbiran di pusat kota.
Penutupan jalan di wilayah perkotaan Garut bertujuan untuk menghindari kepadatan kendaraan yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat. "Bagi masyarakat yang hendak mengikuti kegiatan 'car Free Night' ini, pemerintah menyediakan lokasi parkir kendaraan di lima titik," kata Iptu Aang Andi Suhandi. Langkah ini menunjukkan upaya pemerintah daerah untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Secara keseluruhan, malam takbiran di Garut berjalan lancar dan aman berkat kerja sama antara pihak kepolisian dan pemerintah daerah. Kondisi arus mudik yang landai dan penerapan rekayasa lalu lintas di perkotaan memberikan kenyamanan bagi masyarakat dalam merayakan malam takbiran.