MRT Jakarta Raih 76 Ribu Pengguna Selama Libur Lebaran
PT MRT Jakarta mencatat 76.106 pengguna selama libur Lebaran 2025, menunjukkan tren positif penggunaan transportasi publik di tengah periode libur panjang.

PT MRT Jakarta (Perseroda) berhasil mencatat angka signifikan pengguna layanannya selama periode libur Idul Fitri 1446 Hijriah, tepatnya pada tanggal 31 Maret hingga 1 April 2025. Tercatat sebanyak 76.106 orang memanfaatkan moda transportasi massal ini untuk mendukung mobilitas mereka selama libur Lebaran. Hal ini menunjukkan tren positif penggunaan transportasi publik, bahkan di tengah periode libur panjang ketika banyak masyarakat memilih untuk melakukan perjalanan mudik.
Rincian data menunjukkan bahwa pada hari raya Idul Fitri (31 Maret 2025), sebanyak 28.930 orang menggunakan layanan MRT Jakarta. Angka ini meningkat signifikan pada hari H+1 Idul Fitri (1 April 2025), di mana jumlah pengguna mencapai 47.176 orang. Lonjakan jumlah pengguna ini menunjukkan tingginya minat masyarakat untuk tetap menggunakan MRT Jakarta sebagai pilihan transportasi utama, meskipun pada periode libur panjang.
"Tren penggunaan MRT Jakarta selama libur Idul Fitri menunjukkan bahwa masyarakat tetap mengandalkan transportasi publik untuk mendukung mobilitasnya," ungkap Ahmad Pratomo, Kepala Divisi Corporate Secretary PT MRT Jakarta (Perseroda), dalam keterangan resminya di Jakarta pada Rabu. Pernyataan ini menggarisbawahi keberhasilan MRT Jakarta dalam menyediakan layanan transportasi yang andal dan menjadi pilihan utama bagi masyarakat.
MRT Jakarta: Layanan Aman dan Efisien Selama Libur Lebaran
PT MRT Jakarta berkomitmen untuk terus memberikan layanan transportasi yang aman, nyaman, dan efisien bagi seluruh pengguna. Komitmen ini tercermin dalam pola operasional yang diterapkan selama libur Idul Fitri tahun ini, yaitu dari tanggal 28 Maret hingga 7 April 2025. Selama periode tersebut, MRT Jakarta menerapkan pola operasional akhir pekan, dengan jam operasional dimulai pukul 05.00 WIB dan berakhir pukul 24.00 WIB.
Untuk memastikan kelancaran layanan, PT MRT Jakarta menerapkan selang waktu keberangkatan kereta setiap 10 menit. Sebanyak 13 stasiun MRT Jakarta beroperasi penuh selama jam operasional tersebut, didukung oleh 219 jumlah perjalanan kereta dan tujuh rangkaian kereta yang disiapkan untuk melayani masyarakat. Hal ini menunjukkan kesiapan MRT Jakarta dalam mengantisipasi lonjakan jumlah penumpang selama periode libur Lebaran.
Ahmad Pratomo juga memastikan bahwa layanan MRT Jakarta berjalan lancar tanpa kendala, terutama bagi pengguna layanan MRT baru. Hal ini menunjukkan kesiapan dan profesionalisme tim operasional MRT Jakarta dalam memberikan layanan terbaik kepada masyarakat.
Tingginya Minat Masyarakat terhadap Transportasi Publik
Data jumlah pengguna MRT Jakarta selama libur Lebaran menunjukkan tren positif penggunaan transportasi publik di Indonesia. Hal ini dapat diinterpretasikan sebagai peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya menggunakan transportasi umum yang efisien dan ramah lingkungan. Selain itu, hal ini juga menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan yang diberikan oleh PT MRT Jakarta.
Keberhasilan MRT Jakarta dalam melayani masyarakat selama libur Lebaran menunjukkan bahwa transportasi publik dapat menjadi solusi efektif untuk mobilitas masyarakat, bahkan pada saat puncak kepadatan penumpang. Ke depannya, diharapkan tren positif ini akan terus berlanjut dan semakin banyak masyarakat yang beralih menggunakan transportasi publik.
Dengan komitmen untuk terus meningkatkan layanan dan memenuhi kebutuhan masyarakat, PT MRT Jakarta diharapkan dapat terus berkontribusi dalam membangun sistem transportasi yang terintegrasi dan berkelanjutan di Jakarta.
Keberhasilan MRT Jakarta dalam melayani penumpang selama libur Lebaran ini juga menjadi bukti nyata dari upaya pemerintah dalam mengembangkan infrastruktur transportasi publik yang modern dan efisien di Indonesia. Semoga ke depannya, semakin banyak moda transportasi publik yang dapat memberikan layanan yang setara dan andal bagi masyarakat.