Mudik Lebaran: Tiga Kapal Sungai Berangkat dari Samarinda, Angkut Ratusan Penumpang
Tiga kapal sungai diberangkatkan dari Dermaga Mahakam Ulu Samarinda menuju Kutai Barat, membawa ratusan penumpang dan puluhan ton sembako untuk arus mudik Lebaran.

Samarinda, Kalimantan Timur, 25 Maret 2024 - Arus mudik Lebaran tahun ini di Kalimantan Timur semakin terdukung dengan beroperasinya transportasi sungai. Pada Selasa pagi pukul 07.15 Wita, tiga kapal angkutan sungai diberangkatkan dari Dermaga Mahakam Ulu di Kecamatan Sungai Kunjang, Kota Samarinda, menuju Kabupaten Kutai Barat (Kubar). Keberangkatan ini membawa ratusan penumpang dan puluhan ton barang kebutuhan pokok untuk merayakan Idul Fitri bersama keluarga di kampung halaman.
Kepala Dermaga Mahakam Ulu, Fadlin, menjelaskan bahwa keberangkatan ini merupakan bagian dari upaya untuk memastikan kelancaran arus mudik Lebaran. Pihaknya berkomitmen menyediakan transportasi sungai yang aman dan nyaman bagi masyarakat yang merayakan Idul Fitri di Kubar. Tidak hanya itu, koordinasi dengan pihak terkait juga dilakukan untuk memastikan ketersediaan bahan pokok dan keamanan selama perjalanan.
Keberangkatan kapal-kapal ini juga menjadi bukti nyata peran transportasi sungai dalam mendukung mobilitas masyarakat, terutama selama periode mudik Lebaran. Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam menyediakan akses transportasi yang memadai bagi warganya.
Kapal dan Penumpang Menuju Kutai Barat
KM Putra Mahakam Indah 01 menjadi kapal pertama yang diberangkatkan. Kapal ini mengangkut 96 penumpang dewasa, enam anak-anak, enam ton sembako, dan 18 unit kendaraan roda dua menuju Melak, Kubar. KM Akbar Amanda 03 menyusul dengan membawa 62 penumpang dewasa, delapan anak-anak, 20 ton sembako, dan empat unit kendaraan roda dua, juga menuju Melak. Sementara itu, KM Barokah 03 mengangkut 41 penumpang dewasa, delapan anak-anak, 20 ton sembako, dan empat unit kendaraan roda dua dengan tujuan Muara Pahu, Kubar.
Jumlah penumpang dan barang bawaan yang signifikan menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat untuk merayakan Lebaran di kampung halaman. Ketiga kapal tersebut dipilih karena reputasinya yang baik dalam hal keselamatan dan kenyamanan penumpang. Hal ini memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pemudik.
Pemudik yang menggunakan jasa transportasi sungai ini sebagian besar berasal dari Samarinda dan sekitarnya. Mereka memanfaatkan kapal ini karena dianggap lebih efisien dan terjangkau dibandingkan moda transportasi darat, terutama untuk membawa barang bawaan dalam jumlah banyak.
Keamanan dan Ketertiban Selama Ramadhan
Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polresta Samarinda turut berperan aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama bulan suci Ramadhan dan periode mudik Lebaran. Patroli rutin dilaksanakan di Dermaga Mahakam Ulu untuk mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), terutama pada malam hari.
AKP Rachmat Aribowo, Kasat Polairud Polresta Samarinda, menegaskan bahwa patroli ini merupakan langkah antisipasi untuk memastikan keamanan masyarakat yang beraktivitas di dermaga. Pihaknya mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap lingkungan sekitar, menjaga barang bawaan, dan menghindari potensi aksi kriminal. Patroli ini juga bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pemudik.
Selain patroli, Satpolairud juga bekerja sama dengan pihak-pihak terkait lainnya untuk memastikan kelancaran arus mudik Lebaran. Kerja sama ini meliputi koordinasi informasi, pengawasan, dan penanganan jika terjadi insiden.
Dengan adanya koordinasi dan pengawasan yang ketat, diharapkan arus mudik Lebaran di Kalimantan Timur dapat berjalan lancar, aman, dan nyaman bagi seluruh masyarakat.
"Kami berupaya memastikan kelancaran arus mudik Lebaran dengan menyediakan transportasi sungai yang aman dan nyaman bagi masyarakat. Selain itu, kami juga berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan ketersediaan bahan pokok dan keamanan selama perjalanan," kata Fadlin, Kepala Dermaga Mahakam Ulu.
"Kami mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap lingkungan sekitar, menjaga barang bawaan, dan menghindari potensi aksi kriminal," imbau AKP Rachmat Aribowo, Kasat Polairud Polresta Samarinda.