MUI Jayawijaya Ajak Umat Muslim Jaga Persaudaraan di Bulan Ramadhan
MUI Jayawijaya mengajak umat Muslim di Papua Pegunungan menjaga persaudaraan dan kesehatan selama Ramadhan 1446 H, serta mengajak umat beragama lain untuk menjaga kedamaian.

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, menyerukan ajakan penting kepada seluruh umat Muslim di wilayah tersebut untuk senantiasa menjaga tali persaudaraan selama bulan suci Ramadhan. Seruan ini disampaikan oleh Ketua MUI Kabupaten Jayawijaya, Ustaz Adnan Yelipele, di Wamena pada Kamis, 27 Februari 2025. Ustaz Adnan juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan agar ibadah puasa dapat dijalankan dengan optimal.
Diperkirakan, 1 Ramadhan 1446 H akan jatuh pada Sabtu, 1 Maret 2025. Menjelang datangnya bulan suci ini, Ustaz Adnan menekankan pentingnya persaudaraan antar umat Muslim di Kabupaten Jayawijaya. Hal ini dinilai krusial untuk menciptakan suasana kondusif selama bulan Ramadhan. Ia berharap, semangat kebersamaan dan toleransi dapat terwujud dalam setiap aktivitas dan interaksi sosial.
Selain menjaga persaudaraan, Ustaz Adnan juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan fisik. Kondisi kesehatan yang prima akan sangat membantu umat Muslim dalam menjalankan ibadah puasa selama sebulan penuh. Hal ini sejalan dengan anjuran untuk menjaga kondisi tubuh agar tetap fit dan mampu menjalankan ibadah dengan khusyuk.
Menjaga Persaudaraan dan Kesehatan di Bulan Ramadhan
Ustaz Adnan menyampaikan bahwa ibadah puasa di bulan Ramadhan memiliki pahala yang sangat besar dan langsung dibalas oleh Allah SWT dengan kenikmatan surga. Ia mengajak seluruh umat Muslim untuk memanfaatkan momentum ini dengan sebaik-baiknya untuk meningkatkan ketaqwaan dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Lebih lanjut, ia juga mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa Ramadhan 1446 H dan berharap agar nilai-nilai ibadah di bulan puasa ini mendapatkan pahala yang besar dari Allah SWT.
Tidak hanya umat Muslim, Ustaz Adnan juga mengajak seluruh umat beragama lain di Kabupaten Jayawijaya, seperti Kristen, Katolik, Buddha, Hindu, dan Konghucu, untuk bersama-sama menciptakan suasana damai dan tenteram selama bulan Ramadhan. Ia menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai toleransi antar umat beragama yang telah terjalin dengan baik di Jayawijaya hingga saat ini.
Keharmonisan antar umat beragama di Jayawijaya, menurut Ustaz Adnan, merupakan modal penting untuk menjaga keamanan dan ketertiban. Toleransi dan saling menghormati di antara pemeluk agama yang berbeda menjadi kunci terciptanya kedamaian dan kerukunan sosial. Oleh karena itu, nilai-nilai tersebut perlu terus dijaga dan dipertahankan.
Toleransi Antar Umat Beragama di Jayawijaya
Sebagai penutup, Ustaz Adnan mengutip hadis qudsi yang berbunyi: “Barang siapa yang melaksanakan puasa karena iman dan berharap pahala dari Allah SWT maka akan diampuni dosa-dosa yang telah berlalu”. Hadis ini menjadi pengingat penting bagi umat Muslim untuk senantiasa beriman dan berharap ridho Allah SWT dalam menjalankan ibadah puasa.
Ajakan MUI Jayawijaya ini diharapkan dapat menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat Jayawijaya untuk senantiasa menjaga persaudaraan dan toleransi antar umat beragama. Dengan demikian, bulan Ramadhan dapat dijalani dengan penuh kedamaian dan keberkahan.
Semoga dengan semangat kebersamaan dan toleransi, Kabupaten Jayawijaya tetap aman dan tenteram, serta menjadi contoh bagi daerah lain dalam menjaga kerukunan antar umat beragama.