Mukomuko Lindungi Petugas Kebersihan Jalan dengan Kerucut Lalu Lintas
Dinas PUPR Mukomuko, Bengkulu, telah menyiapkan kerucut lalu lintas untuk melindungi petugas kebersihan jalan dari potensi bahaya selama bekerja.

Mukomuko, Bengkulu, 4 April 2024 - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, telah mengambil langkah proaktif untuk melindungi keselamatan petugas kebersihan jalan. Langkah ini diambil setelah adanya kritikan dari warga terkait kurangnya pengamanan bagi petugas kebersihan saat bertugas. Dinas PUPR kini telah menyediakan kerucut lalu lintas (traffic cone) sebagai alat pengamanan bagi para petugas.
Kepala Dinas PUPR Kabupaten Mukomuko, Apriansyah, menyatakan bahwa penyediaan kerucut lalu lintas ini merupakan respon langsung atas masukan dari masyarakat. Beliau menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk memastikan keselamatan para petugas kebersihan yang bekerja keras menjaga kebersihan jalanan di Kabupaten Mukomuko. "Kami sudah siapkan kerucut lalu lintas dan peralatan itu digunakan saat melakukan pekerjaan perawatan dan pemeliharaan jalan dalam kota," ungkap Apriansyah dalam keterangannya di Mukomuko, Jumat.
Langkah ini dianggap penting mengingat pekerjaan perawatan dan pemeliharaan jalan berpotensi membahayakan petugas jika tidak dilengkapi dengan alat pengamanan yang memadai. Dengan adanya kerucut lalu lintas, diharapkan dapat meminimalisir risiko kecelakaan kerja dan memberikan rasa aman bagi para petugas kebersihan saat menjalankan tugasnya di tengah lalu lintas yang padat.
Perlindungan Maksimal bagi Petugas Kebersihan
Lebih lanjut, Apriansyah menjelaskan bahwa petugas kebersihan dan pertamanan Dinas PUPR Mukomuko setiap harinya bertugas di tiga titik lokasi di wilayah tersebut. Mereka rutin melakukan perawatan dan pemeliharaan jalan di Kelurahan Bandar Ratu, Desa Ujung Padang, dan Kelurahan Pasar Mukomuko. Di setiap lokasi, terdapat tim yang terdiri dari tiga petugas perempuan yang membersihkan rumput taman di median jalan dan satu petugas laki-laki yang bertugas memangkas tanaman. Selain itu, terdapat juga petugas yang bertugas membersihkan dan merawat tanaman di bundaran Mukomuko.
Ia juga menekankan pentingnya penggunaan alat pengamanan tersebut. Apriansyah menginstruksikan mandor atau pengawas lapangan untuk menegur petugas yang tidak membawa dan menggunakan peralatan keselamatan kerja yang telah disediakan. "Petugas yang tidak dilengkapi dengan peralatan saat bekerja bisa membahayakan keselamatan petugas kebersihan itu sendiri," tegasnya.
Dinas PUPR Mukomuko menyadari pentingnya memberikan rasa aman dan nyaman bagi para petugas kebersihan. Dengan menyediakan peralatan keselamatan kerja dan memberikan instruksi yang tegas, diharapkan dapat meminimalisir risiko kecelakaan kerja dan meningkatkan produktivitas para petugas.
Jumlah dan Upah Petugas Kebersihan
Terdapat 30 orang petugas kebersihan dan pertamanan di Dinas PUPR Mukomuko. Mereka berstatus sebagai buruh harian lepas (BHL) dan bekerja selama 19 hari dalam sebulan. Setiap petugas menerima upah sebesar Rp70.000 per hari. Komitmen pemerintah daerah untuk memperhatikan kesejahteraan para petugas kebersihan ini juga terlihat dari upah yang diberikan.
Dengan adanya peningkatan keselamatan kerja dan kesejahteraan yang diperhatikan, diharapkan para petugas kebersihan dapat bekerja dengan lebih nyaman dan aman. Hal ini juga akan berdampak pada peningkatan kualitas kebersihan dan keindahan jalanan di Kabupaten Mukomuko.
Langkah-langkah yang telah diambil oleh Dinas PUPR Mukomuko ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam melindungi keselamatan dan kesejahteraan para petugas kebersihan. Semoga dengan adanya langkah-langkah ini dapat memberikan dampak positif bagi para petugas dan lingkungan sekitar.