Oni Febriarto Rahardjo Kembali Jadi Wakil Dirut BTN: Karier Moncer Bankir Karir Selama 30 Tahun
Oni Febriarto Rahardjo kembali dipercaya menjabat sebagai Wakil Direktur Utama Bank BTN setelah sebelumnya menjabat di Perum Perumnas, mencerminkan karier gemilang selama 30 tahun di dunia perbankan.

Jakarta, 26 Maret 2025 - Dalam hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Bank Tabungan Negara (BTN) di Jakarta, Rabu, Oni Febriarto Rahardjo kembali ditunjuk sebagai Wakil Direktur Utama. Penunjukan ini menandai perjalanan karier panjang dan gemilang seorang bankir yang telah mengabdi hampir tiga dekade di BTN.
Oni, yang telah bergabung dengan BTN sejak tahun 1997 sebagai staf, telah meniti karier dengan konsisten. Perjalanan kariernya yang membanggakan ini meliputi berbagai posisi strategis, mulai dari manajer kantor cabang hingga kepala divisi. Puncaknya, ia bahkan pernah menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Utama.
Pengalamannya yang kaya dan beragam di dunia perbankan menjadikannya figur yang tepat untuk kembali memimpin di jajaran direksi BTN. Kompetensi dan dedikasi Oni selama bertahun-tahun telah terbukti mampu memberikan kontribusi signifikan bagi perkembangan dan kemajuan bank tersebut.
Karier Cemerlang Oni Febriarto Rahardjo di BTN
Alumni Universitas Diponegoro dan PPM School of Management ini memiliki rekam jejak yang mentereng. Pada periode Maret 2015 hingga Agustus 2019, Oni menjabat sebagai Direktur Commercial Banking di BTN. Setelah itu, ia dipercaya menjadi Plt. Direktur Utama pada Agustus hingga November 2019.
Namun, perjalanan karier Oni tidak selalu mulus. Pada periode Agustus 2019 hingga November 2019, ia sempat menjabat sebagai Plt. Direktur Utama setelah Suprajarto, direktur utama terpilih berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 29 Agustus 2019, menolak jabatan tersebut karena alasan penunjukan yang tidak dikomunikasikan dengannya. "Penunjukan tersebut tidak pernah dikomunikasikan dengan saya," ungkap Suprajarto kala itu.
Setelah masa jabatannya sebagai Plt. Direktur Utama, Oni dirotasi menjadi Wakil Direktur Utama Perum Perumnas pada Mei 2020 hingga Maret 2023. Pengalaman di luar BTN ini menambah wawasan dan keahliannya dalam manajemen dan kepemimpinan.
Kembali ke BTN dan RUPST 2025
Setelah penugasannya di Perum Perumnas, Oni kembali ke BTN dan menjabat sebagai Wakil Direktur Utama sejak Maret 2023. Kini, dengan penunjukan kembali dalam RUPST 2025, ia akan melanjutkan kiprahnya di bank pelat merah tersebut.
RUPST BTN yang semula dijadwalkan pada 14 Maret 2025, diundur menjadi 26 Maret 2025. Perubahan jadwal ini sejalan dengan penjadwalan RUPST bank-bank Himbara lainnya. Dalam RUPST tersebut, BTN juga menyetujui pembagian dividen senilai Rp751,83 miliar, atau setara dengan Rp53,57 per lembar saham, dengan dividend payout ratio (DPR) sebesar 25 persen dari laba bersih tahun buku 2024.
Keputusan ini menunjukkan kepercayaan pemegang saham terhadap kinerja dan prospek BTN ke depan. Kehadiran kembali Oni Febriarto Rahardjo di jajaran direksi diharapkan dapat semakin memperkuat posisi dan kinerja BTN di masa mendatang.
RUPST BTN juga mengikuti jejak RUPST bank-bank Himbara lainnya. BRI membagikan dividen Rp51,73 triliun (DPR 86 persen), Bank Mandiri Rp43,5 triliun (DPR 78 persen), dan BNI Rp13,95 triliun (DPR 65 persen).
Dengan pengalaman dan rekam jejaknya yang mumpuni, Oni Febriarto Rahardjo diharapkan mampu memberikan kontribusi positif bagi perkembangan Bank BTN ke depannya. Kepemimpinannya yang berpengalaman akan menjadi aset berharga bagi bank tersebut dalam menghadapi tantangan dan peluang di industri perbankan.