{{caption}}
Pariwisata Dongkrak Ekonomi Bali: Akomodasi dan Makan Minum Penyumbang PDRB Tertinggi

Badan Pusat Statistik (BPS) Bali mencatat sektor akomodasi dan makan minum menjadi penyumbang terbesar Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Bali pada triwulan pertama 2025, didorong oleh kunjungan wisatawan yang tinggi.

{{caption}}
Prospek Usaha di Bali Cerah hingga Semester I-2025: Pariwisata Jadi Penggerak Utama

Bank Indonesia memprediksi sektor pariwisata yang tumbuh positif akan mendorong prospek usaha di Bali hingga semester I-2025, ditandai dengan peningkatan kunjungan wisatawan dan penjualan riil.

{{caption}}
Kredit Perbankan di Bali Tembus Rp112,3 Triliun di 2024

Perbankan di Bali membukukan penyaluran kredit sebesar Rp112,3 triliun pada tahun 2024, meningkat 6,81 persen dibandingkan tahun sebelumnya, didorong oleh sektor pariwisata dan UMKM.

{{caption}}
Pariwisata Indonesia Tumbuh: 2,5 Juta Lapangan Kerja Baru!

Sektor pariwisata Indonesia menunjukkan pertumbuhan positif dengan penambahan 2,5 juta lapangan kerja baru dan peningkatan jumlah kunjungan wisatawan domestik dan mancanegara pada periode 2023-2024.

{{caption}}
6,3 Juta Wisman Kunjungi Bali di 2024: Rekor Baru Pariwisata Indonesia

Kunjungan wisatawan mancanegara ke Bali sepanjang tahun 2024 mencapai rekor 6,3 juta orang, melampaui angka sebelum pandemi dan menandai pemulihan pesat sektor pariwisata Bali.

{{caption}}
Kucuran Pembiayaan di Bali Tembus Rp11,89 Triliun!

OJK mencatat pertumbuhan signifikan pembiayaan di Bali hingga November 2024, mencapai Rp11,89 triliun, didorong sektor pariwisata dan kredit investasi, meskipun rasio pinjaman terhadap simpanan masih memiliki ruang peningkatan.

{{caption}}
Bea Cukai Bali Nusra Capai Rp5,3 Triliun, Lampaui Target!

Bea Cukai Bali, NTB, dan NTT berhasil melampaui target penerimaan negara tahun 2024, mencapai Rp5,3 triliun, didorong oleh peningkatan kunjungan wisatawan dan sektor pariwisata.