Pemkab Cianjur Anggarkan Rp76 Miliar untuk Rehabilitasi 30 Km Jalan Rusak
Pemerintah Kabupaten Cianjur menyiapkan anggaran Rp76 miliar untuk rehabilitasi 30 kilometer jalan kabupaten yang rusak di tahun 2025, menargetkan perbaikan setelah Lebaran.

Pemerintah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, telah menyiapkan anggaran sebesar Rp76 miliar untuk merehabilitasi jalan-jalan kabupaten yang rusak sepanjang kurang lebih 30 kilometer. Proyek ini direncanakan akan dimulai pada tahun 2025 dan akan mencakup wilayah utara hingga selatan Cianjur. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Cianjur, Eri Rihandiar, menjelaskan bahwa perbaikan jalan ini akan dilakukan secara merata.
Menurut Eri Rihandiar, tidak ada prioritas khusus dalam penentuan ruas jalan yang akan diperbaiki. Semua jalan kabupaten yang menghubungkan antar kecamatan akan mendapatkan perhatian, baik melalui pengaspalan maupun betonisasi. Ia menambahkan bahwa pelaksanaan proyek kemungkinan besar akan dimulai setelah Lebaran, menunggu proses pembahasan efisiensi anggaran yang masih berlangsung.
Perbaikan jalan ini akan dilakukan di puluhan titik ruas jalan yang rusak. Metode perbaikan akan menggunakan landasan beton atau aspal, menjangkau wilayah utara hingga selatan Cianjur. Ruas jalan yang diperbaiki akan terhubung langsung dengan jalur provinsi dan nasional. Pemkab Cianjur juga berkoordinasi dengan PUPR Provinsi Jawa Barat dan Kementerian PUPR untuk perbaikan jalan provinsi dan nasional yang rusak, dengan target penyelesaian sebelum musim mudik Lebaran.
Rehabilitasi Jalan Kabupaten Cianjur: Menjangkau 30 Kilometer Ruas Jalan
Kepala Dinas PUTR Cianjur, Eri Rihandiar, menyatakan bahwa perbaikan jalan kabupaten ditargetkan dimulai setelah Lebaran. Proses pembangunan jalan tersebut sudah masuk dalam anggaran APBD tahun 2025 dan saat ini tengah memasuki tahap lelang. Lebih lanjut, Eri Rihandiar menjelaskan bahwa hingga saat ini terdapat sekitar 334 kilometer jalan kabupaten di 32 kecamatan yang masih dalam kondisi rusak dan telah diajukan untuk pembangunan.
Untuk mengatasi kerusakan jalan yang lebih luas, Pemkab Cianjur telah mengajukan dana bantuan pembangunan jalan rusak ke Provinsi Jawa Barat dan Kementerian PUPR. Jumlah dana yang diajukan mencapai Rp200 miliar. Pihaknya berharap agar permohonan tersebut dikabulkan sehingga seluruh jalan kabupaten di Cianjur dapat diperbaiki dan berada dalam kondisi baik.
Eri Rihandiar juga menambahkan bahwa perbaikan jalur mudik yang rusak saat ini sedang dalam penanganan. Penanganan sementara dilakukan dengan cara penambalan lubang-lubang pada jalan, dengan target penyelesaian sebelum H-3 Lebaran. Hal ini dilakukan untuk memastikan kelancaran arus mudik Lebaran.
"Kami menargetkan perbaikan sudah dapat berjalan setelah lebaran dan untuk proses pembangunan jalan sudah masuk dalam anggaran APBD tahun 2025 yang masuk dalam tahap lelang," kata Eri Rihandiar.
"Kami mengajukan bantuan anggaran dari propinsi dan pusat masing-masing Rp200 miliar dengan harapan dapat dikabulkan agar seluruh jalan di Cianjur statusnya baik sesuai keinginan Gubernur Jabar," tambahnya.
Kondisi Jalan dan Upaya Perbaikan
- Jalan Kabupaten: Sekitar 334 kilometer jalan kabupaten di 32 kecamatan rusak dan telah diajukan untuk perbaikan.
- Anggaran Rehabilitasi: Rp76 miliar dialokasikan untuk rehabilitasi 30 kilometer jalan pada tahun 2025.
- Bantuan Provinsi dan Pusat: Pemkab Cianjur mengajukan bantuan Rp200 miliar dari Provinsi Jawa Barat dan Kementerian PUPR.
- Target Perbaikan: Perbaikan jalan ditargetkan selesai setelah Lebaran dan jalur mudik ditargetkan selesai sebelum H-3 Lebaran.
Dengan adanya anggaran yang telah disiapkan dan upaya koordinasi dengan pemerintah provinsi dan pusat, diharapkan seluruh jalan di Kabupaten Cianjur dapat segera diperbaiki dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat, khususnya selama musim mudik Lebaran.