Pemkab Malang Siapkan Jalur Alternatif Menuju Pantai Selatan saat Lebaran 2025
Pemerintah Kabupaten Malang menyediakan jalur alternatif di sisi timur dan tengah untuk mengakses pantai selatan selama libur Idul Fitri 2025 karena proyek pelebaran jalan utama masih berlangsung.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang, Jawa Timur, telah menyiapkan jalur alternatif bagi wisatawan yang ingin mengunjungi pantai-pantai di Malang Selatan selama libur Idul Fitri 1447 H/2025 M. Hal ini dilakukan karena jalur utama menuju kawasan wisata tersebut masih dalam tahap pelebaran jalan.
Menurut Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kabupaten Malang, Willy Deny Permana, jalur alternatif tersebut terletak di sisi timur dan tengah Kabupaten Malang. Jalur timur akan melewati Kecamatan Turen, Sumbermanjingwetan, dan selanjutnya menuju jalur lintas selatan (JLS). Sementara itu, jalur tengah dapat diakses melalui Kecamatan Kepanjen-Pagak-Sumbermanjing Kulon, yang juga mengarah ke JLS.
Keputusan ini diambil setelah adanya survei dari Forkopimda Kabupaten Malang yang menunjukkan bahwa jalur utama, khususnya ruas jalan dari simpang empat Gondanglegi hingga simpang empat Balai Kambang, masih dalam proses pengerjaan proyek pelebaran jalan sepanjang 32 kilometer yang dibagi menjadi dua lot (16A dan 16B) oleh Balai Besar Jalan Nasional. Kondisi jalan di beberapa titik, terutama di sekitar simpang empat Balai Kambang, dinilai masih belum layak untuk dilalui kendaraan wisata karena terdapat beberapa lubang.
Jalur Alternatif yang Aman dan Nyaman
Dishub Kabupaten Malang mengimbau para wisatawan untuk menggunakan jalur alternatif yang telah disediakan. Meskipun jalur utama masih bisa dilalui, beberapa bagian jalan masih berlubang, terutama di sekitar simpang empat Balai Kambang. Oleh karena itu, jalur alternatif dinilai lebih aman dan nyaman untuk digunakan.
Jalur alternatif di sisi timur menawarkan rute yang relatif lancar melalui Kecamatan Turen dan Sumbermanjingwetan menuju JLS. Sedangkan jalur tengah, meskipun berpotensi berlumpur saat hujan, akan dilengkapi dengan rambu-rambu peringatan jalan licin untuk keselamatan pengguna jalan.
Pemkab Malang berkomitmen untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan para wisatawan yang berkunjung ke Malang Selatan. Dengan adanya jalur alternatif ini, diharapkan arus lalu lintas tetap lancar dan wisatawan dapat menikmati keindahan pantai-pantai di Malang Selatan tanpa hambatan berarti.
Pantai-Pantai Menarik di Malang Selatan
Beberapa pantai di Malang Selatan yang menjadi tujuan wisata populer antara lain Batu Bengkung, Lenggoksono, Banyu Anjlok, Balekambang, Bajulmati, dan Goa Cina. Pantai-pantai ini menawarkan keindahan alam yang memukau dan berbagai aktivitas wisata yang menarik bagi para pengunjung.
Dengan tersedianya jalur alternatif, diharapkan para wisatawan dapat lebih mudah dan aman mengakses pantai-pantai tersebut selama libur Idul Fitri 2025. Pemkab Malang terus berupaya meningkatkan infrastruktur dan pelayanan wisata untuk memberikan pengalaman terbaik bagi para pengunjung.
"Untuk jalur alternatif di sisi timur melalui Kecamatan Turen masuk ke Kecamatan Sumbermanjingwetan dan nanti sampai di jalur lintas selatan (JLS)," kata Willy. "Kalau jalur yang tengah ketika posisinya hujan atau setelah hujan itu berlumpur, kami tambahkan rambu bersimbol licin," ujarnya menambahkan.
Imbauan Kepada Wisatawan
Pihak berwenang mengimbau para wisatawan untuk selalu berhati-hati dan mematuhi rambu-rambu lalu lintas selama perjalanan. Memilih jalur alternatif yang telah disediakan merupakan langkah bijak untuk menghindari potensi risiko di jalur utama yang masih dalam perbaikan.
Informasi lebih lanjut mengenai kondisi jalan dan jalur alternatif dapat diakses melalui website resmi Pemkab Malang atau menghubungi Dinas Perhubungan Kabupaten Malang. Diharapkan dengan adanya persiapan yang matang ini, libur Idul Fitri 2025 di Malang Selatan dapat berjalan lancar dan menyenangkan bagi semua wisatawan.
"Sisi utara simpang empat Gondanglegi sampai makam Bantur relatif bisa dilalui meski ada beberapa lubang. Kalau di simpang empat Balai Kambang itu lebih parah kondisinya, makanya silahkan menggunakan jalur alternatif," kata Willy Deny Permana.