Pj Gubernur Babel Minta MUI Bantu Pulihkan Ekonomi Masyarakat
Penjabat Gubernur Kepulauan Bangka Belitung meminta Majelis Ulama Indonesia (MUI) membantu pemulihan ekonomi masyarakat Babel yang terdampak kasus hukum tata niaga pertimahan.

Penjabat Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Sugito, mengharapkan dukungan penuh Majelis Ulama Indonesia (MUI) dalam upaya pemulihan ekonomi masyarakat Bangka Belitung. Pernyataan ini disampaikan pada Senin, 24 Februari 2024, saat menghadiri pengukuhan dan Musyawarah Kerja Daerah 1 MUI Kepulauan Babel di Pangkalpinang. Sugito menekankan bahwa kondisi ekonomi masyarakat saat ini kurang menguntungkan, terutama akibat dampak kasus hukum tata niaga pertimahan.
Ia menjelaskan bahwa peran MUI sebagai wadah silaturahmi umat Islam tidak menghalangi kerja sama dengan pihak lain, baik dalam maupun luar negeri. Kerja sama ini, menurutnya, harus dilandasi saling menghargai dan tidak menyimpang dari visi, misi, dan fungsi MUI. Sugito berharap MUI Babel dapat berkolaborasi dengan pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota untuk mengatasi permasalahan ekonomi yang sedang dihadapi.
Lebih lanjut, Sugito menjelaskan bahwa MUI merupakan organisasi penting yang berperan membimbing dan mengayomi umat Islam di Indonesia. Ia menyinggung berdirinya MUI pada 7 Rajab 1395 Hijriah (1975) di Jakarta, menekankan sejarah dan peran penting organisasi tersebut dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Harapannya, kolaborasi antara pemerintah dan MUI dapat memberikan solusi konkret bagi permasalahan ekonomi masyarakat Bangka Belitung.
MUI Babel Siap Bergandengan Tangan dengan Pemerintah
Ketua MUI Kepulauan Bangka Belitung, KH Hatamar Rasyid, menanggapi positif ajakan Penjabat Gubernur. Ia menyatakan kesiapan MUI Babel untuk berkolaborasi dengan pemerintah daerah dalam mengatasi masalah perekonomian masyarakat. KH Hatamar mengakui bahwa Bangka Belitung beberapa tahun terakhir mengalami defisit ekonomi yang signifikan.
Meskipun pemulihan ekonomi bukan merupakan tugas utama MUI, KH Hatamar menegaskan kepedulian organisasi terhadap permasalahan tersebut. MUI Babel menyadari pentingnya peran serta dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi umat. Ia menekankan pentingnya kerja sama yang sinergis antara MUI dan pemerintah untuk mencapai tujuan bersama.
KH Hatamar juga menambahkan bahwa MUI akan memanfaatkan jaringan dan pengaruhnya untuk mendorong program-program ekonomi yang berkelanjutan dan memberdayakan masyarakat. Hal ini termasuk upaya untuk meningkatkan akses permodalan, pelatihan kewirausahaan, dan pemasaran produk-produk lokal.
Kerja sama ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi perekonomian masyarakat Bangka Belitung. MUI berkomitmen untuk berkontribusi aktif dalam upaya pemulihan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Kerja Sama MUI dan Pemerintah: Harapan untuk Bangka Belitung
Kolaborasi antara pemerintah daerah dan MUI di Kepulauan Bangka Belitung diharapkan dapat menghasilkan solusi yang komprehensif dan berkelanjutan untuk mengatasi permasalahan ekonomi masyarakat. Dengan pengalaman dan jaringan yang luas, MUI dapat memberikan kontribusi yang berarti dalam merumuskan strategi dan program pemulihan ekonomi.
Langkah ini juga menunjukkan pentingnya sinergi antara pemerintah dan organisasi keagamaan dalam menghadapi tantangan pembangunan. Kerja sama yang terjalin erat antara kedua pihak dapat menciptakan iklim yang kondusif untuk pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Bangka Belitung. Diharapkan kolaborasi ini akan memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.
Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan MUI Babel sepakat untuk segera merumuskan langkah-langkah konkret dalam rangka mewujudkan kerja sama yang efektif dan efisien. Komitmen bersama ini diharapkan dapat memberikan solusi nyata bagi permasalahan ekonomi masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih baik di masa mendatang. Harapannya, kerja sama ini dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam mengatasi tantangan ekonomi serupa.
Langkah konkret yang akan diambil meliputi identifikasi sektor-sektor ekonomi unggulan, pengembangan program pemberdayaan masyarakat, serta peningkatan akses permodalan bagi pelaku usaha kecil dan menengah. Dengan strategi yang terarah dan kolaborasi yang solid, diharapkan pemulihan ekonomi masyarakat Bangka Belitung dapat terwujud dengan cepat dan berkelanjutan.