PLN Sumut Siap Siaga! 3.161 Personel Jaga Keandalan Listrik Lebaran 2025
PT PLN UID Sumatera Utara kerahkan 3.161 personel, 719 unit peralatan, dan 406 posko siaga untuk memastikan keandalan listrik selama Lebaran 2025, demi kenyamanan masyarakat merayakan Idul Fitri.

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara memastikan kesiapan penuh dalam menjaga keandalan pasokan listrik selama libur Lebaran 2025. Sebanyak 3.161 personel dikerahkan untuk memastikan kelancaran perayaan Idul Fitri bagi masyarakat Sumatera Utara. Hal ini disampaikan langsung oleh General Manager PLN UID Sumatera Utara, Agus Kuswardoyo, di Medan pada Kamis, 27 Maret.
Kesiapan ini mencakup berbagai aspek, mulai dari jumlah personel yang terdiri dari petugas PLN, tenaga alih daya (TAD), dan personel ICON+, hingga kesiapan peralatan dan posko siaga yang tersebar di berbagai lokasi strategis di Sumatera Utara. PLN berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat selama periode libur Lebaran.
Langkah antisipatif ini diambil PLN untuk memastikan masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan nyaman dan tanpa gangguan pasokan listrik. Agus Kuswardoyo menekankan pentingnya keandalan listrik sebagai bagian dari pelayanan publik, terutama pada momen sakral seperti Lebaran.
Kesiapan Personel dan Peralatan
Agus Kuswardoyo menjelaskan bahwa sebanyak 3.161 personel telah disiapkan. Rinciannya meliputi 286 petugas PLN, 2.835 personel TAD atau mitra kerja, dan 40 personel ICON+. Selain personel, PLN juga menyiapkan 719 unit peralatan, termasuk 362 kendaraan operasional dan 357 unit pendukung lainnya. Semua ini bertujuan untuk memastikan respon yang cepat dan efektif terhadap potensi gangguan.
Untuk menunjang operasional, PLN juga telah mendirikan 406 posko siaga yang tersebar di seluruh wilayah Sumatera Utara. Posko-posko tersebut terdiri dari 373 posko PLN dan 33 posko ICON+, beroperasi selama 24 jam penuh untuk menangani berbagai permasalahan kelistrikan yang mungkin terjadi.
PLN juga telah mengidentifikasi dan mengamankan 696 titik vital, meliputi 612 masjid, tiga bandara, 43 stasiun kereta, delapan pelabuhan, dan 30 lokasi VVIP/VIP. Pengamanan ini dilakukan untuk mencegah gangguan non-teknis dan memastikan pasokan listrik tetap terjaga di lokasi-lokasi penting tersebut.
Kapasitas Daya dan Kolaborasi
Agus Kuswardoyo memastikan bahwa sistem kelistrikan Sumatera Utara memiliki kapasitas yang cukup untuk memenuhi kebutuhan selama Lebaran. Sistem kelistrikan Sumut memiliki kapasitas 2.833 MW, dengan beban puncak proyeksi 2.016 MW. Sistem isolated juga siap memasok 65,3 MW dengan beban puncak 43 MW. "Kedua sistem tersebut dalam status normal dan memiliki cadangan daya yang cukup baik," tegas Agus.
PLN juga melakukan kolaborasi dengan pemerintah setempat, TNI, dan Polri untuk mengamankan potensi gangguan non-teknis. Kolaborasi ini bertujuan untuk menciptakan sinergi yang kuat dalam menjaga keandalan listrik selama periode Lebaran.
PLN mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan aplikasi PLN Mobile untuk memeriksa tagihan, melaporkan gangguan, dan menghubungi Call Center PLN 123 jika membutuhkan bantuan. Dengan aplikasi ini, diharapkan masyarakat dapat dengan mudah mengakses informasi dan melaporkan permasalahan kelistrikan.
PLN Pastikan Lebaran Lancar
Dengan segala persiapan yang telah dilakukan, PLN optimis bahwa perayaan Ramadan dan Idul Fitri 1446 Hijriah di Sumatera Utara akan berjalan lancar. "Dengan sinergi antara tim PLN dan dukungan masyarakat, kami yakin Ramadan dan Idul Fitri 1446 Hijriah di Sumatera Utara akan berjalan lancar. Listrik yang andal adalah bagian dari hadiah kami untuk kenyamanan bersama," tutup Agus Kuswardoyo. PLN berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan dan memastikan keandalan listrik bagi seluruh masyarakat Sumatera Utara.