PLN Singkawang Jamin Pasokan Listrik Andal Selama Lebaran 2025
PT PLN UP3 Singkawang memastikan pasokan listrik andal di Singkawang, Kalimantan Barat selama Lebaran 2025 dengan berbagai persiapan matang, termasuk sumber daya manusia dan infrastruktur.

PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Singkawang, Kalimantan Barat memastikan pasokan listrik andal selama Idul Fitri 1446 H/2025 di wilayahnya. Manager PLN UP3 Singkawang, Martinus Irianto Pasensi, menyatakan kesiapan ini sebagai prioritas utama PLN, terutama saat Ramadhan dan Idul Fitri di mana kebutuhan listrik meningkat signifikan. Persiapan ini meliputi sumber daya manusia, infrastruktur, dan prosedur siaga untuk memastikan kelancaran ibadah dan aktivitas masyarakat.
Sistem kelistrikan Singkawang memiliki daya mampu kumulatif sebesar 321,2 MW (Megawatt) dan beban puncak kumulatif 86,7 MW, yang dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan selama periode Lebaran. PLN telah menyiapkan 333 personel, 12 unit peralatan pendukung, 4 unit gardu bergerak, dan 25 unit genset mobile yang siap beroperasi. Selain itu, tersedia juga 26 mobil, 21 motor, dan material cadang gangguan dalam jumlah cukup untuk memastikan respon cepat terhadap potensi gangguan.
Sebagai langkah antisipasi, PLN juga mendirikan enam posko siaga keandalan distribusi, satu posko siaga mudik Lebaran, dan memastikan tersedianya Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di 10 lokasi. Beberapa lokasi prioritas, seperti masjid dan rumah ibadah, juga mendapatkan perhatian khusus dalam hal pengawasan dan pemeliharaan kelistrikan. PLN berkomitmen untuk berkolaborasi dengan berbagai pihak guna meminimalisir gangguan jaringan dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Persiapan Matang PLN Singkawang Hadapi Lebaran 2025
PLN UP3 Singkawang telah melakukan peninjauan menyeluruh terhadap kesiapan infrastruktur kelistrikan dan prosedur siaga. "Kita memastikan persiapan untuk sistem kelistrikan saat Lebaran dalam kondisi aman dan andal," tegas Martinus. Persiapan ini meliputi pengecekan rutin terhadap seluruh infrastruktur, memastikan ketersediaan suku cadang, dan pelatihan bagi petugas lapangan untuk menghadapi berbagai kemungkinan skenario.
Selain kesiapan infrastruktur, PLN juga menekankan pentingnya keselamatan kerja bagi seluruh petugas. "Keselamatan kerja petugas di lapangan harus menjadi perhatian utama agar operasional berjalan lancar dan aman," ujar Martinus. Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) yang sesuai standar menjadi kewajiban bagi setiap petugas yang bertugas selama periode siaga Lebaran.
PLN berharap dengan persiapan yang matang ini, perayaan Idul Fitri 1446 H/2025 di Singkawang dapat berjalan lancar dan khidmat. Pasokan listrik yang andal dan prima menjadi kontribusi PLN untuk menciptakan suasana yang nyaman dan kondusif bagi masyarakat dalam merayakan hari kemenangan.
PLN juga memastikan bahwa posko siaga akan beroperasi selama 24 jam penuh untuk menangani laporan gangguan dan memastikan respon yang cepat dan efektif. Tim teknis yang terlatih dan berpengalaman siap diterjunkan ke lapangan untuk mengatasi setiap permasalahan yang mungkin terjadi.
Kesiapan Infrastruktur dan Sumber Daya Manusia
- Daya mampu kumulatif: 321,2 MW
- Beban puncak kumulatif: 86,7 MW
- Personel siaga: 333 orang
- Peralatan pendukung: 12 unit
- Gardu bergerak: 4 unit
- Genset mobile: 25 unit
- Kendaraan pendukung: 26 mobil dan 21 motor
- Posko siaga keandalan distribusi: 6 lokasi
- Posko siaga mudik Lebaran: 1 lokasi
- SPKLU: 10 lokasi
Dengan langkah-langkah konkret yang telah dilakukan, PLN Singkawang optimis dapat menjaga keandalan pasokan listrik selama Lebaran 2025. Komitmen PLN untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat tercermin dalam kesiapan yang menyeluruh dan terencana dengan baik. Hal ini diharapkan dapat memberikan kenyamanan dan ketenangan bagi masyarakat Singkawang dalam merayakan Idul Fitri.