Polda Malut Perketat Pengamanan Objek Wisata Antisipasi Lonjakan Wisatawan Lebaran
Polda Maluku Utara meningkatkan pengamanan di objek wisata populer selama libur Lebaran Idul Fitri 1446 H untuk mengantisipasi lonjakan wisatawan dan menjaga keamanan, ketertiban, serta kenyamanan.

Kepolisian Daerah (Polda) Maluku Utara (Malut) meningkatkan pengamanan di berbagai objek wisata di wilayahnya. Hal ini dilakukan sebagai langkah antisipasi lonjakan wisatawan selama libur panjang Idul Fitri 1446 Hijriah. Peningkatan pengamanan ini melibatkan berbagai instansi terkait dan difokuskan pada sejumlah objek wisata favorit di Malut. Operasi Ketupat Kieraha 2025 menjadi operasi pengamanan utama dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban selama periode liburan.
Kabid Humas Polda Malut, Kombes Pol Bambang Suharyono, menjelaskan bahwa personel yang terlibat dalam Operasi Ketupat Kieraha 2025 telah memetakan potensi kerawanan di berbagai lokasi wisata. Pemetaan ini menjadi dasar dalam menyiapkan langkah-langkah antisipasi untuk memastikan keamanan dan ketertiban selama libur Lebaran. Pihaknya juga telah menyiagakan personel di lokasi-lokasi wisata yang diprediksi akan ramai dikunjungi, seperti Pantai Jikomalamo, Pantai Sulamadaha, dan Batu Angus.
Selain fokus pada pengamanan, Polda Malut juga aktif memberikan imbauan kepada masyarakat untuk tetap menjaga keamanan dan ketertiban selama berwisata. Imbauan ini menekankan pentingnya kesadaran bersama dalam menciptakan suasana kondusif selama liburan. Pengamanan yang dilakukan merupakan langkah preventif untuk memastikan kenyamanan dan keamanan para wisatawan, mengingat prediksi lonjakan kunjungan selama masa libur Lebaran.
Pengamanan Libur Lebaran di Objek Wisata Malut
Polda Malut melibatkan berbagai instansi terkait dalam upaya pengamanan ini. Kerja sama lintas sektor ini bertujuan untuk menciptakan sinergi dalam menjaga kondusivitas kawasan wisata. Selain itu, imbauan juga diberikan kepada pengelola wisata agar menekankan kepada pengunjung untuk mematuhi peraturan yang berlaku di lokasi wisata. Hal ini penting untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.
Sosialisasi kepada wisatawan dan pengelola wisata juga menjadi bagian penting dari strategi pengamanan. Petugas memberikan imbauan mengenai larangan memasuki zona berbahaya, kepatuhan terhadap aturan wisata, dan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Imbauan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan tanggung jawab bersama dalam menjaga keamanan dan kenyamanan bersama.
Kombes Pol Bambang Suharyono menekankan pentingnya kewaspadaan bagi wisatawan, baik lokal maupun mancanegara. "Kami mengimbau wisatawan agar selalu berhati-hati dan menjaga keamanan diri sendiri. Di tempat yang ramai, ada potensi tindak kriminal yang dapat merugikan semua pihak," ujarnya. Oleh karena itu, pengamanan yang lebih ketat diharapkan dapat menciptakan suasana kondusif dan memungkinkan wisatawan menikmati liburan dengan aman dan nyaman.
Langkah-langkah Antisipasi Polda Malut
- Peningkatan Patroli: Patroli akan ditingkatkan di area wisata untuk mencegah kejahatan dan memastikan keamanan pengunjung.
- Pengaturan Lalu Lintas: Pengaturan lalu lintas akan dilakukan untuk mencegah kemacetan di sekitar objek wisata.
- Sosialisasi Keselamatan: Sosialisasi dan imbauan akan diberikan kepada wisatawan mengenai keselamatan dan aturan di area wisata.
- Kerja Sama Lintas Sektor: Kerja sama dengan instansi terkait seperti pengelola wisata dan pemerintah daerah untuk memastikan keamanan dan ketertiban.
Dengan langkah-langkah tersebut, Polda Malut berharap liburan Lebaran di Maluku Utara dapat berjalan aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh wisatawan. Pentingnya kesadaran bersama dalam menjaga keamanan dan ketertiban menjadi kunci keberhasilan upaya ini. Semoga liburan Lebaran di Maluku Utara dapat menjadi pengalaman yang menyenangkan dan berkesan bagi semua pengunjung.