Polisi Ajarkan Calistung pada Anak Putus Sekolah di Jayapura
Satgas Operasi Rasaka Cartenz Polresta Jayapura Kota memberikan pelatihan membaca, menulis, dan berhitung (calistung) kepada anak-anak putus sekolah di Argapura, Jayapura Selatan, guna mencegah pengaruh negatif dan meningkatkan kemampuan dasar mereka.

Personel Polresta Jayapura Kota melalui Satgas Operasi Rasaka Cartenz menjalankan program 'polisi pi' atau pergi mengajar (Si Ipar) dengan memberikan pelatihan membaca, menulis, dan berhitung (calistung) kepada anak-anak putus sekolah di kawasan Argapura, Distrik Jayapura Selatan. Kegiatan ini dilakukan pada Jumat, 4 April 2024. Inisiatif ini bertujuan untuk membantu anak-anak yang putus sekolah agar tetap memiliki kemampuan dasar dalam literasi dan numerasi.
Kasubsatgas Si Ipar Operasi Rasaka Cartenz-2025 Polresta Jayapura Kota, AKP Muh. Lalang, menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk mengatasi buta aksara dan meningkatkan kemampuan berhitung di kalangan anak-anak putus sekolah. "Kegiatan mengajarkan menulis dan berhitung itu dilakukan agar walaupun mereka putus sekolah, anak-anak itu tetap bisa lancar membaca, menulis dan berhitung," ujar AKP Lalang di Jayapura.
AKP Lalang berharap program ini dapat memberikan dampak positif yang signifikan. Ia menekankan pentingnya kemampuan dasar calistung bagi anak-anak, terlepas dari latar belakang pendidikan formal mereka. "Melalui kegiatan tersebut diharapkan walaupun mereka tidak mengenyam pendidikan hingga tuntas di bangku sekolah namun tetap dapat membaca, menulis dan berhitung dengan baik," harapnya.
Memberantas Buta Aksara dan Pengaruh Negatif
Program Si Ipar merupakan bagian dari upaya Polresta Jayapura Kota untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya anak-anak. Dengan kemampuan calistung yang memadai, anak-anak diharapkan dapat lebih mudah mengakses informasi dan lebih terlindungi dari pengaruh negatif. AKP Lalang, yang juga menjabat sebagai Kasat Binmas Polresta Jayapura Kota, menambahkan bahwa peningkatan kemampuan calistung dapat membantu anak-anak menghindari hal-hal negatif.
Polisi berharap program ini dapat mencegah anak-anak putus sekolah terjerumus ke dalam hal-hal yang merugikan. Dengan kemampuan membaca dan berhitung yang baik, mereka diharapkan dapat lebih kritis dan bijak dalam menghadapi berbagai situasi. Program ini juga diharapkan dapat membuka peluang bagi mereka untuk mengembangkan potensi diri di masa depan.
Kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian Polri terhadap pendidikan dan kesejahteraan masyarakat. Polisi tidak hanya bertugas menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga berperan aktif dalam pemberdayaan masyarakat, khususnya dalam bidang pendidikan.
Ekspansi Program ke Wilayah Lain
Keberhasilan program Si Ipar di Argapura mendorong Polresta Jayapura Kota untuk memperluas jangkauan kegiatan ini ke wilayah lain di Kota Jayapura. AKP Lalang menyatakan komitmennya untuk terus meningkatkan jumlah anak-anak yang mendapatkan pelatihan calistung. "Pihaknya juga akan melakukan hal serupa kepada anak-anak putus sekolah yang ada di sekitar Kota Jayapura sehingga jumlah anak yang bisa calistung terus meningkat," tegasnya.
Dengan perluasan program ini, diharapkan semakin banyak anak putus sekolah yang mendapatkan kesempatan untuk meningkatkan kemampuan dasar mereka. Hal ini akan memberikan dampak positif bagi masa depan mereka dan juga bagi perkembangan masyarakat Kota Jayapura secara keseluruhan. Program ini juga menjadi contoh nyata sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa.
Harapannya, program ini dapat menjadi contoh bagi daerah lain untuk memberdayakan anak-anak putus sekolah dan membantu mereka untuk memiliki masa depan yang lebih baik. Polisi berkomitmen untuk terus mendukung dan mengembangkan program-program yang bermanfaat bagi masyarakat.
Melalui program Si Ipar, Polresta Jayapura Kota menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan kesejahteraan masyarakat. Dengan memberikan pelatihan calistung kepada anak-anak putus sekolah, polisi berharap dapat membantu mereka untuk memiliki masa depan yang lebih cerah dan terhindar dari pengaruh negatif.