Polres Cianjur Larang Takbir Keliling Menggunakan Konvoi Kendaraan
Polres Cianjur mengeluarkan larangan takbir keliling menggunakan konvoi kendaraan untuk mencegah kemacetan dan kecelakaan lalu lintas selama malam takbiran Idul Fitri.

Kepolisian Resort (Polres) Cianjur, Jawa Barat, mengeluarkan larangan bagi masyarakat untuk melakukan takbir keliling dengan konvoi kendaraan bermotor. Larangan ini dikeluarkan menjelang perayaan Idul Fitri 1444 Hijriah. Kapolres Cianjur, AKBP Rohman Yongky Dilatha, menyampaikan imbauan ini pada Minggu, 30 April 2023, di Cianjur. Langkah ini diambil untuk menjaga keamanan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas selama malam takbiran.
Menurut Kapolres, warga diimbau untuk merayakan takbiran dengan berkumpul dan melaksanakan ibadah di masjid-masjid terdekat. "Sehingga diarahkan untuk meramaikan masjid di sekitar tempat tinggal, bagi yang membandel akan diputar balikkan petugas," tegas AKBP Rohman Yongky Dilatha.
Keputusan untuk melarang konvoi kendaraan takbiran didasarkan pada beberapa pertimbangan. Konvoi kendaraan, terutama kendaraan bak terbuka, dinilai berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas dan kemacetan di sejumlah titik di jalur utama Cianjur. Selain itu, kendaraan bak terbuka juga tidak dirancang untuk mengangkut penumpang dalam jumlah banyak, sehingga membahayakan keselamatan para pesertanya.
Antisipasi Kemacetan dan Kecelakaan Lalu Lintas
Polres Cianjur akan meningkatkan patroli pengamanan di sepanjang jalur utama Cianjur untuk memastikan tidak ada warga yang melanggar larangan tersebut. Petugas akan membalikkan arah konvoi kendaraan yang ditemukan melakukan takbir keliling. "Kita minta jajaran polsek untuk mengarahkan konvoi kendaraan kembali ke wilayahnya masing-masing dan menggelar takbir di masjid agar tetap aman dan nyaman," jelas Kapolres.
Langkah tegas ini diambil untuk mencegah terjadinya kecelakaan dan gangguan keamanan lainnya. Pengalaman tahun-tahun sebelumnya menunjukkan bahwa konvoi kendaraan takbiran seringkali menyebabkan kemacetan panjang dan potensi kecelakaan yang membahayakan.
Selain itu, Polres Cianjur juga telah menyiapkan berbagai upaya pencegahan untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan pemudik yang melintas di wilayah Cianjur. Meskipun prediksi puncak arus mudik telah terjadi beberapa hari sebelumnya, pihak kepolisian tetap siaga menghadapi potensi lonjakan kendaraan pada malam takbiran.
Arus Mudik di Cianjur
Kapolres Cianjur menyebutkan bahwa arus kendaraan pada H-1 Lebaran masih ramai lancar, didominasi oleh pemudik jarak dekat dari kota/kabupaten di Jawa Barat, termasuk ke berbagai kecamatan di Cianjur. Pihaknya memperkirakan puncak arus mudik kedua akan terjadi pada malam takbiran.
Dengan adanya larangan takbir keliling menggunakan konvoi kendaraan, diharapkan perayaan Idul Fitri di Cianjur dapat berjalan aman, tertib, dan lancar. Masyarakat diimbau untuk bekerja sama dengan pihak kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama perayaan hari raya.
Langkah-langkah yang dilakukan Polres Cianjur ini merupakan bagian dari upaya untuk menciptakan suasana kondusif dan mencegah hal-hal yang tidak diinginkan selama perayaan Idul Fitri. Prioritas utama adalah keselamatan dan keamanan masyarakat.
Dengan adanya imbauan dan tindakan tegas dari pihak kepolisian, diharapkan masyarakat dapat memahami dan mematuhi aturan yang berlaku sehingga perayaan Idul Fitri dapat dirayakan dengan khidmat dan aman.