Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
logo
LIVE
  • Auto
  • Dark Mode
  • Light Mode
  • Home
  • Hot News
  • Artis
  • Sains
  • Inspira
  • Sehat
  • Otomotif
  • Lifestyle
  • Sejarah
  • Travel
  • Sepakbol
  • Sport
  • Ngakak
LIVE
  • Auto
  • Dark Mode
  • Light Mode
  • Home
  • Hot News
  • Artis
  • Sains
  • Inspira
  • Sehat
  • Otomotif
  • Lifestyle
  • Sejarah
HEADLINE HARI INI
  1. Hot News

Presidium PO & MLB NU Cari Sosok Ideal Ketum PBNU di Kediri

Presidium Penyelamat Organisasi dan Muktamar Luar Biasa NU menggelar diskusi di Kediri, Jawa Timur, untuk mencari sosok ideal Rais Aam dan Ketua Umum PBNU yang mampu menjaga marwah dan kehormatan NU serta membawa perubahan positif bagi organisasi.

Minggu, 26 Jan 2025 17:11:00
pbnu
Copied!
Presidium Penyelamat Organisasi dan Muktamar Luar Biasa NU menggelar diskusi di Kediri, Jawa Timur, untuk mencari sosok ideal Rais Aam dan Ketua Umum PBNU yang mampu menjaga marwah dan kehormatan NU serta membawa perubahan positif bagi organisasi.
Presidium Penyelamat Organisasi dan Muktamar Luar Biasa NU menggelar diskusi di Kediri, Jawa Timur, untuk mencari sosok ideal Rais Aam dan Ketua Umum PBNU yang mampu menjaga marwah dan kehormatan NU serta membawa perubahan positif bagi organisasi. (© 2025 Antaranews)
ADVERTISEMENT

Presidium Penyelamat Organisasi (PO) dan Muktamar Luar Biasa (MLB) Nahdlatul Ulama (NU) baru-baru ini menggelar pertemuan penting di Kediri, Jawa Timur. Pertemuan tersebut berfokus pada pencarian sosok ideal untuk mengisi posisi Rais Aam dan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Diskusi dan Bahtsul Masail menjadi metode utama dalam upaya menemukan pemimpin yang tepat bagi organisasi besar ini.

Menurut Ketua Presidium PO & MLB NU, Abdussalam Shohib, atau yang akrab disapa Gus Salam, tujuan utama pertemuan ini adalah untuk menjaga marwah, kehormatan, dan nama baik NU. Ia menegaskan bahwa pengurus NU memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga hal tersebut, dan bukan sebaliknya, marwah NU yang bergantung pada pengurusnya. Pernyataan ini disampaikan dalam keterangan resmi di Jakarta beberapa waktu lalu.

Gus Salam menekankan pentingnya kebanggaan terhadap NU, baik dari sisi teologis, filosofis, maupun sosiologis. Baginya, kebesaran NU tidaklah identik dengan siapapun yang menjadi pengurusnya. Para pengurus harus selalu diingatkan dan dinasihati agar senantiasa bertindak sesuai dengan garis batas penyelenggaraan dan kepemimpinan organisasi.

Lebih lanjut, Gus Salam menjelaskan peran penting ulama NU sebagai pemegang amanat Allah SWT. Mereka memiliki orientasi ashlah, yaitu untuk memajukan umat, negara, dan lingkungan. Hal ini sejalan dengan visi NU untuk selalu berkontribusi bagi kesejahteraan masyarakat dan bangsa.

Ia juga menggambarkan sosok pemimpin ideal NU yang memiliki sifat-sifat mulia, bersifat kepemimpinan, teladan, dan ikhlas. Pemimpin ini harus mampu mewarisi kepemimpinan dan perjuangan Nabi Muhammad SAW. Sebagai contoh, Gus Salam menyinggung kepemimpinan PBNU sebelumnya, seperti Said Aqil Siroj, Hasyim Muzadi, dan Abdurrahman Wahid (Gus Dur).

Ketiga tokoh tersebut, menurut Gus Salam, merupakan ulama yang terjun langsung ke lapangan, memahami realitas sosial, dan memiliki kecerdasan emosional dan sosial yang tinggi. Mereka juga dikenal karena kemampuannya membina silaturahmi antar ulama dan dekat dengan masyarakat bawah. Perbedaan pandangan dan kepentingan tidak menghalangi mereka untuk tetap merangkul, mengakomodasi, dan menghormati perbedaan.

Gus Salam membandingkan kepemimpinan masa lalu dengan kondisi saat ini. Ia menyoroti marwah NU yang kini diperbincangkan di publik melalui berbagai platform media. Menurutnya, PBNU saat ini menciptakan arus konflik yang berdampak negatif, baik internal maupun eksternal. Kinerja dan kepemimpinan PBNU dianggap memiliki banyak anomali dan inkonsistensi.

Oleh karena itu, forum diskusi publik tersebut berharap pemimpin NU selanjutnya dapat menjadi panutan bagi semua kalangan. Bagi masyarakat bawah, pemimpin tersebut diharapkan menjadi sosok yang kharismatik, teduh, dan berwibawa. Sementara bagi kalangan menengah, pemimpin yang mampu menjadi pembangkit perubahan. Sedangkan bagi kalangan atas, diharapkan menjadi inspirator dan guru bagi kehidupan beragama, bermasyarakat, dan bernegara, sekaligus penguat gerakan masyarakat madani.

Share
Copied!

Share

Better experience in portrait mode.
Image Saved!
Berita Terbaru
  • Cara Mengundang Teman di TikTok: Panduan Lengkap untuk Pemula
  • Meriahnya Perayaan Kemerdekaan Indonesia ke-80 di Beijing: Dari Guiqiao Hingga Kuliner Nusantara
  • Kukar, Lumbung Padi Kaltim, Optimalisasi Peran Penyuluh Pertanian Topang Pangan IKN: Fakta Produksi Fantastis!
  • UIN Jakarta Usung Kurikulum Berbasis Cinta: Fondasi Generasi Penuh Kasih Sayang dan Toleransi
  • Tahukah Anda? DPRD Ambon Kenalkan Dunia Politik Lewat Program Parlemen Muda untuk Pelajar
  • jawa timur
  • kediri
  • ketum pbnu
  • muktamar
  • nu
  • pbnu
  • rais aam
Copied!
Artikel ini ditulis oleh
M. Tohamaksun
Editor M. Tohamaksun
M
Reporter
  • M. Tohamaksun
Disclaimer

Artikel ini ditulis ulang menggunakan artificial intelligence (AI). Jika ada kesalahan dalam konten, mohon laporkan ke redaksi.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

ADVERTISEMENT
Topik Populer

Topik Populer

  • Viral
  • Timnas
  • Prabowo Subianto
  • Piala AFF 2024
  • PPN 12 persen
  • Irish Bela
Rekomendasi
  • cara mengundang teman di tiktok
    aplikasi

    Cara Mengundang Teman di TikTok: Panduan Lengkap untuk Pemula

    5 Okt 2025
  • Suasana gembira menyelimuti Perayaan Kemerdekaan Indonesia ke-80 di Beijing, menarik perhatian ribuan pengunjung, termasuk para guiqiao, dengan ragam budaya dan kuliner.
    beijing china

    Meriahnya Perayaan Kemerdekaan Indonesia ke-80 di Beijing: Dari Guiqiao Hingga Kuliner Nusantara

    20 Agu 2025
  • Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) fokus pada Optimalisasi Peran Penyuluh Pertanian untuk menjadi penopang pangan IKN. Bagaimana strategi mereka meningkatkan produksi padi?
    ekonomi kukar

    Kukar, Lumbung Padi Kaltim, Optimalisasi Peran Penyuluh Pertanian Topang Pangan IKN: Fakta Produksi Fantastis!

    20 Agu 2025
  • UIN Syarif Hidayatullah Jakarta berkomitmen menjadi pusat pengembangan gagasan pendidikan humanis, mengusung Kurikulum Berbasis Cinta untuk melahirkan generasi berkarakter dan damai.
    generasi berkarakter

    UIN Jakarta Usung Kurikulum Berbasis Cinta: Fondasi Generasi Penuh Kasih Sayang dan Toleransi

    20 Agu 2025
  • DPRD Ambon menggelar program Parlemen Muda, mengenalkan politik kepada pelajar SD dan SMP. Program ini bertujuan membuka wawasan dan menumbuhkan kesadaran politik dini.
    ambon maju

    Tahukah Anda? DPRD Ambon Kenalkan Dunia Politik Lewat Program Parlemen Muda untuk Pelajar

    20 Agu 2025
ADVERTISEMENT
Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

  • Kurang dari 24 Jam, Polisi Ringkus Terduga Pelaku Premanisme di Tambora Jakarta Barat

    cctv 16 Agu 2025
  • Viral Mengamen hingga Tengah Malam, Dinsos DKI Lakukan Penertiban Pengamen Anak Secara Persuasif

    Dinsos DKI 12 Agu 2025
  • Bikin Heboh! Wakil Menteri Ketenagakerjaan Tampil dengan Kaus One Piece Dukung Buruh Mogok, Simbol Perlawanan Ketidakadilan?

    Bendera Bajak Laut 8 Agu 2025
  • Viral Minta Rp100 Ribu, Juru Parkir Liar Tanah Abang Ditangkap Polisi

    hukum 30 Jul 2025
  • Kurang dari 24 Jam! Polisi Tangkap Dua Pencuri Tas Kereta di Tambora, Korban Rugi Rp10 Juta

    cctv 29 Jul 2025
logo
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap
  • Kapanlagi.com
  • Otosia
  • Liputan6
  • Fimela
  • Bola.net
  • Brilio
  • Bola.com
  • Merdeka
Connect with us

Copyright © 2026 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.