Puncak Arus Balik Lebaran 2025 Diprediksi Sabtu dan Minggu, Kapolda Jatim Imbau Pemudik Waspada
Kapolda Jatim memprediksi puncak arus balik Lebaran 2025 akan terjadi pada Sabtu dan Minggu, meminta pemudik waspada dan mematuhi aturan lalu lintas.

Banyuwangi, 4 April 2025 - Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) memprediksi puncak arus balik Lebaran 2025 akan terjadi pada Sabtu dan Minggu, 5 dan 6 April 2025. Prediksi ini disampaikan langsung oleh Kapolda Jatim, Irjen Pol Nanang Avianto, saat memantau arus balik H+3 Lebaran di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur.
Irjen Pol Nanang Avianto menghimbau seluruh pemudik untuk tetap waspada dan berhati-hati selama perjalanan pulang. Anomali cuaca yang terjadi belakangan ini menjadi perhatian khusus. Kepolisian telah mempersiapkan berbagai langkah antisipasi untuk memastikan kelancaran arus balik.
"Kami prediksi puncak arus balik mulai Sabtu-Minggu, untuk itu kami imbau para pemudik untuk bijak dalam berkendara, apalagi dengan anomali cuaca yang saat ini terjadi," ujar Irjen Pol Nanang Avianto.
Imbauan Kapolda Jatim untuk Pemudik
Kapolda Jatim memberikan beberapa imbauan penting kepada para pemudik. Pertama, selalu mengecek kondisi kendaraan dan memastikannya dalam keadaan prima sebelum melakukan perjalanan. Kondisi fisik pengemudi juga harus diperhatikan; istirahat yang cukup sangat penting untuk menghindari kecelakaan.
Kedua, Kapolda menekankan pentingnya kepatuhan terhadap aturan lalu lintas. Pemudik diimbau untuk selalu mematuhi rambu-rambu lalu lintas dan mengikuti arahan petugas di lapangan. Peningkatan volume kendaraan berpotensi menyebabkan kemacetan, sehingga rekayasa lalu lintas mungkin akan diterapkan di beberapa titik.
"Silakan diikuti arahan yang diberikan petugas di lapangan, karena sudah dilalui kajian yang sudah dievaluasi, gladi dan disosialisasikan kepada masyarakat," tegas Kapolda Jatim.
Kapolda juga menambahkan bahwa secara umum, arus mudik dan balik Lebaran 2025 di Jawa Timur mengalami penurunan dibandingkan tahun lalu. Hal ini menunjukkan peningkatan kesadaran masyarakat dalam merencanakan perjalanan.
Antisipasi Cuaca Ekstrem dan Rekayasa Lalu Lintas
Irjen Pol Nanang Avianto menyarankan masyarakat untuk memilih waktu terbaik untuk melakukan perjalanan balik. Sementara itu, Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, juga turut memberikan imbauan kepada para pemudik, khususnya pengendara sepeda motor, agar tetap berhati-hati mengingat kondisi cuaca yang kurang bersahabat.
"Kami mohon semua pengendara khususnya roda dua untuk tetap berhati-hati dan waspada apalagi di tengah kondisi cuaca yang ekstrem akhir-akhir ini. Kalau mengantuk silakan beristirahat dulu di pos-pos yang telah disediakan," pesan Bupati Banyuwangi.
Kepolisian Daerah Jawa Timur telah mempersiapkan berbagai strategi untuk mengantisipasi potensi kemacetan dan kecelakaan selama arus balik Lebaran. Rekayasa lalu lintas akan diterapkan jika diperlukan, dan petugas akan ditempatkan di titik-titik rawan kemacetan untuk membantu kelancaran arus lalu lintas.
Selain itu, posko-posko pelayanan dan istirahat telah disiapkan di sepanjang jalur mudik dan balik untuk memberikan kenyamanan dan keamanan bagi para pemudik. Petugas medis juga disiagakan di posko-posko tersebut untuk memberikan pertolongan pertama jika terjadi kecelakaan atau kondisi darurat lainnya.
Kapolda Jatim berharap dengan berbagai upaya yang dilakukan, arus balik Lebaran 2025 dapat berjalan lancar, aman, dan nyaman bagi seluruh pemudik.