Punti Kayu Palembang: Destinasi Liburan Lebaran 2025 yang Ramai Dikunjungi
Punti Kayu Palembang menjadi tujuan wisata favorit masyarakat Sumatera Selatan, Jambi, dan Lampung selama libur Lebaran 2025, dengan ribuan pengunjung menikmati keindahan alam dan berbagai wahana.

Libur Lebaran 2025 menyaksikan Punti Kayu Palembang dibanjiri pengunjung. Ribuan wisatawan lokal dari Sumatera Selatan, Jambi, dan Lampung memadati objek wisata alam ini sejak hari kedua Lebaran. Manajer Objek Wisata Punti Kayu Palembang, Raden Azka, mengungkapkan tingginya animo masyarakat untuk menghabiskan waktu liburan di Punti Kayu. Hal ini menunjukkan daya tarik wisata alam di tengah kota Palembang semakin diminati.
Antisipasi peningkatan jumlah pengunjung telah dilakukan pihak pengelola Punti Kayu. Berbagai persiapan dilakukan untuk memastikan kenyamanan para wisatawan. Penataan lingkungan dan penambahan petugas keamanan dan pelayanan menjadi fokus utama. Pihak pengelola Punti Kayu berupaya memberikan pengalaman wisata yang menyenangkan dan berkesan bagi setiap pengunjung.
Keberhasilan Punti Kayu menarik minat wisatawan tak lepas dari beragam daya tarik yang ditawarkan. Kawasan hutan wisata seluas 50 hektare ini menyuguhkan pemandangan hutan pinus yang menenangkan, koleksi aneka satwa, serta berbagai wahana menarik. Kombinasi keindahan alam dan fasilitas rekreasi membuat Punti Kayu menjadi pilihan destinasi liburan yang ideal bagi keluarga.
Pesona Punti Kayu: Hutan Pinus di Tengah Kota
Punti Kayu menawarkan pengalaman unik menikmati suasana hutan pinus di tengah hiruk pikuk kota Palembang. Udara sejuk dan rindangnya pepohonan pinus menciptakan suasana yang menenangkan dan jauh dari kebisingan perkotaan. Pengunjung dapat bersantai, menikmati keindahan alam, dan menghirup udara segar.
Selain keindahan alam, Punti Kayu juga menyediakan berbagai wahana menarik untuk semua usia. Taman kupu-kupu, zona satwa, dan tempat bermain anak-anak menjadi daya tarik tersendiri. Pengunjung juga dapat berfoto dengan latar belakang rumah pohon, replika Menara Eiffel, dan kincir angin, menambah pengalaman berwisata yang berkesan.
Salah satu pengunjung, Khairul, mengungkapkan pengalamannya mengunjungi Punti Kayu bersama rombongan dari Lampung. "Saya dan rombongan sangat menikmati suasana hutan di bawah rindangnya pohon pinus. Selain itu, kami juga bisa melihat koleksi aneka satwa, berbagai wahana dan memanfaatkan area foto dengan latar belakang miniatur ikon objek wisata negara Eropa seperti replika Menara Eiffel Paris dan kincir angin Belanda," ujarnya.
Kunjungan ke Punti Kayu semakin lengkap dengan adanya fasilitas pendukung seperti area parkir yang memadai. Pengunjung yang membawa kendaraan pribadi dikenakan biaya tambahan, yaitu Rp10.000 untuk mobil dan Rp5.000 untuk sepeda motor. Tiket masuk Punti Kayu dibanderol Rp25.000 per orang pada hari Senin hingga Jumat, dan Rp30.000 per orang pada Sabtu, Minggu, dan hari libur. Objek wisata ini buka setiap hari mulai pukul 09.00 hingga 17.00 WIB.
Target Pariwisata Palembang: 2,5 Juta Wisatawan
Suksesnya Punti Kayu menarik minat wisatawan sejalan dengan upaya Pemerintah Kota Palembang dalam mengembangkan sektor pariwisata. Kepala Dinas Pariwisata Palembang, Sulaiman Amin, mengungkapkan target kunjungan wisatawan pada tahun 2025 mencapai 2,5 juta orang. Angka ini menunjukkan optimisme pemerintah dalam meningkatkan sektor pariwisata sebagai salah satu penggerak perekonomian daerah.
Untuk mencapai target tersebut, berbagai upaya dilakukan, termasuk penataan objek wisata dan promosi. Punti Kayu menjadi salah satu contoh objek wisata yang telah ditata dan dipromosikan untuk menarik minat wisatawan. Keberhasilan Punti Kayu menjadi bukti bahwa pengembangan objek wisata yang terencana dan terpadu dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan kunjungan wisatawan.
Pemerintah Kota Palembang terus berupaya meningkatkan kualitas dan kuantitas objek wisata untuk menarik minat wisatawan, baik lokal maupun mancanegara. Dengan berbagai potensi wisata yang dimiliki, Palembang berpotensi menjadi destinasi wisata unggulan di Indonesia. Pengembangan pariwisata yang berkelanjutan akan memberikan dampak positif bagi perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Palembang.
Punti Kayu, dengan pesona alam dan wahana yang menarik, telah berhasil menjadi magnet bagi wisatawan selama libur Lebaran 2025. Keberhasilan ini menunjukkan potensi besar wisata alam di Palembang untuk terus dikembangkan dan dipromosikan agar dapat menarik lebih banyak wisatawan di masa mendatang. Upaya pemerintah dalam mengembangkan sektor pariwisata diharapkan dapat berkelanjutan dan memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat.