Ratusan Pengayuh Becak di Pacitan Terima Bantuan Baznas Senilai Puluhan Juta Rupiah
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Pacitan menyalurkan bantuan sembako dan uang saku kepada 300 pengayuh becak. Simak detail penyaluran Bantuan Baznas Pacitan ini.

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Pacitan baru-baru ini menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada ratusan pengayuh becak di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Sebanyak 300 pengayuh becak menerima paket sembako dan uang saku sebagai bentuk kepedulian sosial. Penyaluran ini bertujuan untuk meringankan beban ekonomi para pekerja sektor informal di tengah tantangan hidup.
Acara penyerahan bantuan secara simbolis dilaksanakan langsung oleh Wakil Bupati Pacitan, Gagarin Sumrambah, di halaman pendopo kabupaten. Kehadiran beliau menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung inisiatif kesejahteraan masyarakat. Program ini merupakan bagian dari upaya Baznas dalam mendistribusikan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang berhasil dihimpun.
Dana ZIS tersebut mayoritas berasal dari Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pacitan, menunjukkan sinergi antara pemerintah dan lembaga filantropi. Bantuan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif dan semangat baru bagi para pengayuh becak untuk terus berjuang dalam menjalani profesinya.
Dukungan Baznas untuk Pengayuh Becak di Pacitan
Ketua Baznas Pacitan, M Sodiq Sujak, mengungkapkan bahwa total dana yang dialokasikan untuk kegiatan penyaluran bantuan kepada pengayuh becak ini mencapai Rp61,5 juta. Angka tersebut mencerminkan skala komitmen Baznas dalam mendukung kelompok masyarakat yang membutuhkan. Dana ini disalurkan secara transparan dan akuntabel kepada para penerima yang telah terdata.
Wakil Bupati Gagarin Sumrambah dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Baznas Pacitan atas inisiatif mulia ini. Beliau juga memberikan motivasi kepada para pengayuh becak agar tidak menyerah menghadapi kesulitan. "Apapun pekerjaan dan kesulitannya, jika dilalui dengan ikhlas, ikhtiar, dan doa, pasti ada hasilnya. Jangan risau, kalau kita berusaha pasti ada jalan," ujarnya. Pesan ini menekankan pentingnya ketekunan dan keyakinan dalam bekerja.
Penyaluran bantuan ini merupakan bagian integral dari rangkaian kegiatan Baznas Pacitan dalam memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia. Total penyaluran dana Baznas untuk seluruh rangkaian kegiatan HUT RI tahun ini mencapai Rp1,37 miliar. Hal ini menunjukkan bahwa bantuan kepada pengayuh becak hanyalah salah satu dari banyak program sosial yang dijalankan Baznas.
Semangat dan Program Berkelanjutan Baznas Pacitan
M Sodiq Sujak berharap bahwa bantuan yang diberikan dapat menjadi motivasi tambahan bagi para pengayuh becak untuk bekerja lebih giat lagi. Program ini tidak hanya sekadar memberikan bantuan materi, tetapi juga menyuntikkan semangat juang. Baznas berkomitmen untuk terus menjadi jembatan kebaikan antara para muzaki dan mustahik di Pacitan.
Baznas Pacitan secara konsisten menyalurkan santunan kepada pengayuh becak setiap peringatan HUT Kemerdekaan RI. Rutinitas ini menunjukkan keberlanjutan program dan komitmen jangka panjang Baznas dalam membantu masyarakat berpenghasilan rendah. Inisiatif ini telah menjadi tradisi positif yang dinantikan oleh para pengayuh becak.
Kegiatan seperti ini merupakan wujud nyata dari peran Baznas dalam mengimplementasikan prinsip-prinsip zakat, infak, dan sedekah untuk kesejahteraan umat. Melalui program-program terstruktur, Baznas berupaya menciptakan dampak sosial yang signifikan. Dukungan dari ASN dan masyarakat umum menjadi kunci keberhasilan Baznas dalam menjalankan misinya.