Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
logo
LIVE
  • Auto
  • Dark Mode
  • Light Mode
  • Home
  • Hot News
  • Artis
  • Sains
  • Inspira
  • Sehat
  • Otomotif
  • Lifestyle
  • Sejarah
  • Travel
  • Sepakbol
  • Sport
  • Ngakak
LIVE
  • Auto
  • Dark Mode
  • Light Mode
  • Home
  • Hot News
  • Artis
  • Sains
  • Inspira
  • Sehat
  • Otomotif
  • Lifestyle
  • Sejarah
HEADLINE HARI INI
  1. Hot News

Ribuan Warga Saksikan Larung Sembonyo di Trenggalek: Tradisi Syukur Nelayan yang Memukau

Ribuan warga Trenggalek dan wisatawan menyaksikan upacara adat Larung Sembonyo di Prigi, sebuah tradisi nelayan yang kaya makna dan sejarah, penuh dengan arak-arakan budaya dan persembahan laut.

Minggu, 18 Mei 2025 19:05:00
#planetantara
Copied!
Ribuan warga Trenggalek dan wisatawan menyaksikan upacara adat Larung Sembonyo di Prigi, sebuah tradisi nelayan yang kaya makna dan sejarah, penuh dengan arak-arakan budaya dan persembahan laut.
Ribuan warga Trenggalek dan wisatawan menyaksikan upacara adat Larung Sembonyo di Prigi, sebuah tradisi nelayan yang kaya makna dan sejarah, penuh dengan arak-arakan budaya dan persembahan laut. (Planet Merdeka)
ADVERTISEMENT

Trenggalek, Jawa Timur, 18 Mei 2024 - Suasana meriah dan khidmat menyelimuti Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Prigi, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek. Ribuan warga Trenggalek dan wisatawan tumpah ruah menyaksikan upacara adat tahunan Larung Sembonyo, sebuah tradisi Labuh Laut yang sarat makna bagi para nelayan setempat. Upacara yang diawali dengan kirab tumpeng manten dan tumpeng agung dari Kantor Kecamatan Watulimo menuju PPN Prigi ini menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung.

Kirab yang berlangsung sepanjang kurang lebih tiga kilometer ini diramaikan oleh berbagai kesenian tradisional, seperti jaranan dan marching band, serta kesenian rakyat lainnya. Antusiasme warga terlihat jelas sepanjang rute arak-arakan, menyambut iring-iringan yang penuh warna dan budaya. Puncak acara berlangsung di tengah laut, saat tumpeng manten dan tumpeng agung dilarung sebagai simbol rasa syukur dan doa keselamatan bagi para nelayan.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Trenggalek, Sunyoto, menjelaskan bahwa Labuh Laut atau Larung Sembonyo merupakan wujud syukur para nelayan atas hasil tangkapan yang melimpah selama ini. "Labuh laut ini adalah wujud syukur nelayan atas karunia tangkapan selama ini, sekaligus permohonan agar panen ikan tahun depan lebih melimpah," katanya. Beliau juga mengapresiasi semangat gotong royong masyarakat nelayan Teluk Prigi yang tetap melestarikan tradisi ini meskipun dengan keterbatasan dukungan anggaran pemerintah. "Tahun ini lebih mandiri. Dukungan dari pemerintah memang tidak sebesar sebelumnya, tetapi berkat semangat warga, upacara tetap terlaksana dengan meriah," ujar Sunyoto.

Melepas Tumpeng di Tengah Laut: Simbol Syukur dan Harapan

Prosesi Larung Sembonyo berlangsung khidmat meskipun cuaca sempat mendung. Ribuan pasang mata menyaksikan momen sakral saat tumpeng dilarung ke laut. Tradisi ini bukan hanya sekadar upacara, tetapi juga menjadi perekat kebersamaan dan pelestarian budaya bagi masyarakat Trenggalek. Semangat gotong royong yang ditunjukkan oleh para nelayan dalam mempersiapkan dan melaksanakan upacara ini patut diapresiasi.

Selain prosesi larung tumpeng, berbagai atraksi kesenian tradisional juga turut memeriahkan acara. Kesenian seperti wayang kulit, tayub, dan pertunjukan tiban menambah semarak acara dan menghibur masyarakat yang hadir. Kehadiran berbagai kesenian tradisional ini menunjukkan kekayaan budaya lokal yang masih terjaga dan dilestarikan hingga saat ini.

Di tengah kemeriahan acara, pihak kepolisian juga melakukan penertiban untuk menjaga ketertiban umum. Kapolsek Watulimo, AKP Sunarto, menjelaskan bahwa penertiban tersebut dilakukan untuk menghindari potensi gesekan antarpendukung perguruan silat. Hal ini menunjukkan komitmen pihak keamanan dalam menjaga kelancaran dan keamanan acara.

Sejarah Sembonyo: Pernikahan Raden Tumenggung dan Legenda Laut

Budayawan Watulimo, Suparlan, menjelaskan bahwa tradisi Sembonyo memiliki akar sejarah yang panjang dan menarik. Tradisi ini diyakini bermula dari kisah Raden Tumenggung Yudho Negoro yang membuka wilayah Prigi dan menikahi Putri Gambar Inten, seorang putri dari wilayah Tengahan. "Pernikahan itu berlangsung pada hari Senin Kliwon dan sejak saat itu diperingati setiap tahun dengan labuh laut. Hiburan tayub dan jaranan pun menjadi bagian tak terpisahkan dari sejarah itu," tuturnya.

Lebih lanjut, Suparlan menambahkan bahwa Larung Sembonyo juga mencerminkan filosofi harmoni antara manusia dengan alam. Tradisi ini juga merupakan bentuk penghormatan terhadap leluhur dan penjaga laut. Nilai-nilai luhur yang terkandung dalam tradisi ini patut untuk dijaga dan dilestarikan agar tetap hidup dari generasi ke generasi.

Upacara Larung Sembonyo di Prigi Trenggalek tidak hanya menjadi sebuah tradisi tahunan, tetapi juga menjadi daya tarik wisata budaya yang mampu menarik minat wisatawan baik domestik maupun mancanegara. Keindahan alam Prigi yang dipadukan dengan kearifan lokal dalam bentuk upacara adat ini menjadi paket wisata yang unik dan menarik.

Melalui upacara ini, masyarakat Trenggalek menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan dan melestarikan budaya leluhur. Semoga tradisi Larung Sembonyo tetap terjaga dan lestari hingga masa mendatang, menjadi warisan budaya yang membanggakan bagi generasi penerus.

Share
Copied!

Share

Better experience in portrait mode.
Image Saved!
Berita Terbaru
  • Viral Dapur SPPG di Tubaba Lampung Bagikan Uang Rp10 Ribu ke Penerima MBG, Ini Penjelasannya
  • 3 Laptop Rekomendasi untuk Profesional Content Creator yang Wajib Dimiliki
  • Cara Mengundang Teman di TikTok: Panduan Lengkap untuk Pemula
  • Meriahnya Perayaan Kemerdekaan Indonesia ke-80 di Beijing: Dari Guiqiao Hingga Kuliner Nusantara
  • Kukar, Lumbung Padi Kaltim, Optimalisasi Peran Penyuluh Pertanian Topang Pangan IKN: Fakta Produksi Fantastis!
  • budaya jawa timur
  • konten ai
  • larung sembonyo
  • #planetantara
  • tradisi nelayan
  • trenggalek
  • wisata trenggalek
Copied!
Artikel ini ditulis oleh
Redaksi Merdeka
Editor Redaksi Merdeka
R
Reporter
  • Redaksi Merdeka
Disclaimer

Artikel ini ditulis ulang menggunakan artificial intelligence (AI). Jika ada kesalahan dalam konten, mohon laporkan ke redaksi.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

ADVERTISEMENT
Topik Populer

Topik Populer

  • Viral
  • Timnas
  • Prabowo Subianto
  • Piala AFF 2024
  • PPN 12 persen
  • Irish Bela
Rekomendasi
  • Tips Buka Puasa bagi Pasien Diabetes, Dokter: Sebaiknya Kenyang oleh Protein Bukan Nasi. (Foto: Liputan6.com/Ade Nasihudin)
    mbg

    Viral Dapur SPPG di Tubaba Lampung Bagikan Uang Rp10 Ribu ke Penerima MBG, Ini Penjelasannya

    2 Mar 2026
  • ASUS Zenbook A14. (Liputan6.com/ Yuslianson)
    laptop

    3 Laptop Rekomendasi untuk Profesional Content Creator yang Wajib Dimiliki

    12 Jan 2026
  • cara mengundang teman di tiktok
    aplikasi

    Cara Mengundang Teman di TikTok: Panduan Lengkap untuk Pemula

    5 Okt 2025
  • Suasana gembira menyelimuti Perayaan Kemerdekaan Indonesia ke-80 di Beijing, menarik perhatian ribuan pengunjung, termasuk para guiqiao, dengan ragam budaya dan kuliner.
    beijing china

    Meriahnya Perayaan Kemerdekaan Indonesia ke-80 di Beijing: Dari Guiqiao Hingga Kuliner Nusantara

    20 Agu 2025
  • Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) fokus pada Optimalisasi Peran Penyuluh Pertanian untuk menjadi penopang pangan IKN. Bagaimana strategi mereka meningkatkan produksi padi?
    ekonomi kukar

    Kukar, Lumbung Padi Kaltim, Optimalisasi Peran Penyuluh Pertanian Topang Pangan IKN: Fakta Produksi Fantastis!

    20 Agu 2025
ADVERTISEMENT
Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

  • Kurang dari 24 Jam, Polisi Ringkus Terduga Pelaku Premanisme di Tambora Jakarta Barat

    cctv 16 Agu 2025
  • Viral Mengamen hingga Tengah Malam, Dinsos DKI Lakukan Penertiban Pengamen Anak Secara Persuasif

    Dinsos DKI 12 Agu 2025
  • Bikin Heboh! Wakil Menteri Ketenagakerjaan Tampil dengan Kaus One Piece Dukung Buruh Mogok, Simbol Perlawanan Ketidakadilan?

    Bendera Bajak Laut 8 Agu 2025
  • Viral Minta Rp100 Ribu, Juru Parkir Liar Tanah Abang Ditangkap Polisi

    hukum 30 Jul 2025
  • Kurang dari 24 Jam! Polisi Tangkap Dua Pencuri Tas Kereta di Tambora, Korban Rugi Rp10 Juta

    cctv 29 Jul 2025
logo
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap
  • Kapanlagi.com
  • Otosia
  • Liputan6
  • Fimela
  • Bola.net
  • Brilio
  • Bola.com
  • Merdeka
Connect with us

Copyright © 2026 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.