SAR Palu Siagakan Personel di Objek Wisata Selama Libur Lebaran
Antisipasi potensi kecelakaan, Kantor SAR Palu siagakan sembilan personel untuk melakukan pemantauan mobile di objek wisata bahari selama libur Lebaran Idul Fitri 1446 H/2025.

Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng), meningkatkan kewaspadaan selama libur Lebaran Idul Fitri 1446 Hijriah/2025 dengan menyiagakan personel di sejumlah objek wisata. Hal ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi potensi kecelakaan dan untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat yang tengah berlibur. Kepala Seksi Operasi Kantor SAR Palu, Rusmadi, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari siaga SAR khusus Lebaran.
Langkah ini difokuskan pada objek-objek wisata bahari yang biasanya ramai dikunjungi, terutama selama periode liburan. Sekitar sembilan personel SAR Palu dikerahkan untuk melakukan pemantauan secara mobile di beberapa lokasi. Sasaran utama pemantauan meliputi Taipa Beach, Pantai Kampung Nelayan Palu, dan Pantai Tanjung Karang di Kabupaten Donggala, yang dikenal sebagai destinasi wisata favorit masyarakat setempat.
Pada Sabtu, saat dihubungi oleh awak media, Rusmadi menyampaikan bahwa ia dan beberapa personel Polairud tengah berpatroli di Pantai Tanjung Karang, Donggala. Kondisi pantai dilaporkan cukup lengang, namun kewaspadaan tetap dijaga mengingat potensi risiko yang selalu ada di area wisata bahari. Pihak SAR Palu menekankan pentingnya keselamatan pengunjung dan mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan memprioritaskan keselamatan.
Pemantauan Mobile dan Imbauan Keselamatan
Pemantauan mobile yang dilakukan oleh tim SAR Palu bertujuan untuk memberikan respon cepat jika terjadi insiden di objek wisata. Tim bergerak secara aktif di area wisata yang telah ditentukan, memastikan keamanan dan keselamatan pengunjung. Selain pemantauan, SAR Palu juga gencar mengimbau pengunjung untuk selalu berhati-hati dan menggunakan alat pengaman, terutama saat melakukan aktivitas di laut.
Rusmadi mengingatkan pentingnya memperhatikan kondisi pantai sebelum berenang. "Sebelum berenang sebaiknya perhatikan situasi pantai, kalau sedang bergelombang jangan melakukan aktivitas di laut karena berisiko terhadap keselamatan jiwa," ujarnya. Imbauan ini juga ditujukan kepada pengelola objek wisata agar menyediakan alat keselamatan seperti pelampung bagi pengunjung.
Pihak SAR Palu menekankan pentingnya kesadaran dan tanggung jawab diri sendiri dalam menjaga keselamatan. "Masyarakat harus bisa menjaga diri dan memitigasi diri sendiri, karena kecelakaan kapan saja bisa terjadi bila terjadi kelalaian," tambah Rusmadi. Hal ini menunjukkan komitmen SAR Palu dalam memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat selama liburan Lebaran.
Objek Wisata Bahari yang Menjadi Fokus
Pemilihan objek wisata bahari sebagai fokus pemantauan didasarkan pada tingkat kunjungan yang tinggi dan potensi risiko yang lebih besar dibandingkan dengan objek wisata lainnya. Pantai-pantai yang ramai dikunjungi selama liburan Lebaran menjadi prioritas utama dalam upaya pencegahan kecelakaan. Dengan adanya personel SAR yang berpatroli, diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi para wisatawan.
Selain itu, pemantauan juga bertujuan untuk memberikan pertolongan pertama jika terjadi insiden, seperti tenggelam atau cedera lainnya. Kehadiran tim SAR di lokasi wisata diharapkan dapat meminimalisir dampak dari kecelakaan yang mungkin terjadi. Respon cepat dan penanganan yang tepat dapat menyelamatkan jiwa dan meminimalisir kerugian.
Upaya ini juga merupakan bentuk sinergi antara SAR Palu dengan pihak-pihak terkait, seperti pengelola objek wisata dan aparat keamanan lainnya. Kerja sama yang baik sangat penting untuk menciptakan lingkungan wisata yang aman dan nyaman bagi semua pengunjung.
Dengan adanya kesiapsiagaan ini, diharapkan masyarakat dapat menikmati liburan Lebaran dengan aman dan nyaman. SAR Palu berkomitmen untuk selalu siap siaga dalam memberikan pertolongan kepada siapapun yang membutuhkannya.
Libur Lebaran menjadi momen yang dinantikan banyak orang untuk berlibur dan mengunjungi tempat wisata. Oleh karena itu, langkah antisipasi yang dilakukan oleh Kantor SAR Palu sangatlah penting untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.