{{caption}}
Tanam Raya: Pacu Produksi Pangan dan Kesejahteraan Petani Indonesia

Presiden Prabowo Subianto pimpin tanam raya serentak di 160 kabupaten, dorong produksi pangan nasional dan kesejahteraan petani melalui teknologi modern dan kebijakan harga.

{{caption}}
Prabowo Subianto: Indonesia sebagai Lumbung Pangan Dunia untuk Perkuat Kemanusiaan Regional

Presiden Prabowo Subianto tekankan target swasembada pangan dan menjadikan Indonesia lumbung pangan dunia untuk membantu negara tetangga melalui misi kemanusiaan.

{{caption}}
Prabowo: Indonesia, Lumbung Pangan Dunia?

Presiden Prabowo Subianto optimis Indonesia dapat menjadi lumbung pangan dunia dengan kebijakan inklusif yang mendukung petani.

{{caption}}
Prabowo Optimis Indonesia Jadi Lumbung Pangan Dunia

Presiden Prabowo Subianto optimis Indonesia akan menjadi lumbung pangan dunia berkat kebijakan yang berpihak pada petani dan peningkatan produktivitas pertanian.

{{caption}}
Swasembada Pangan: Integrasi Kebijakan untuk Kemandirian Indonesia

Swasembada pangan bukan hanya mimpi, tetapi keharusan bagi Indonesia; pencapaiannya membutuhkan integrasi kebijakan yang kuat dan kolaborasi lintas sektor untuk keberlanjutan produksi dan kesejahteraan petani.

{{caption}}
Wamentan Dorong Penyerapan Maksimal Beras Petani Demi Swasembada Pangan 2027

Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) menekankan pentingnya penyerapan maksimal beras petani oleh Bulog untuk mencapai swasembada pangan pada 2027, didukung anggaran Rp3 triliun dan program peningkatan produktivitas.

{{caption}}
Indonesia Targetkan Swasembada Beras, Jagung, dan Garam Akhir 2025

Presiden Prabowo Subianto mengumumkan target penghentian impor beras, jagung, dan garam di Indonesia pada akhir tahun 2025, sebagai bagian dari upaya pemerintah mencapai swasembada pangan nasional.

{{caption}}
Swasembada Pangan: Kunci Ketahanan Nasional Indonesia

Urgensi swasembada pangan bagi ketahanan nasional Indonesia dibahas, menekankan pentingnya peningkatan produksi pangan dalam menghadapi krisis dan mencapai kedaulatan pangan.