Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
logo
LIVE
  • Auto
  • Dark Mode
  • Light Mode
  • Home
  • Hot News
  • Artis
  • Sains
  • Inspira
  • Sehat
  • Otomotif
  • Lifestyle
  • Sejarah
  • Travel
  • Sepakbol
  • Sport
  • Ngakak
LIVE
  • Auto
  • Dark Mode
  • Light Mode
  • Home
  • Hot News
  • Artis
  • Sains
  • Inspira
  • Sehat
  • Otomotif
  • Lifestyle
  • Sejarah
HEADLINE HARI INI
  1. Hot News

Terungkap! DPR RI Usulkan Solusi Jalan Tengah untuk Kasus Cukai Tembakau di Madura

Komisi XI DPR RI mengusulkan solusi jalan tengah untuk mengatasi permasalahan Cukai Tembakau di Pulau Madura, berharap dapat menguntungkan semua pihak.

Kamis, 07 Agu 2025 21:55:00
konten ai
Copied!
Komisi XI DPR RI mengusulkan solusi jalan tengah untuk mengatasi permasalahan Cukai Tembakau di Pulau Madura, berharap dapat menguntungkan semua pihak.
Komisi XI DPR RI mengusulkan solusi jalan tengah untuk mengatasi permasalahan Cukai Tembakau di Pulau Madura, berharap dapat menguntungkan semua pihak. (Planet Merdeka)
ADVERTISEMENT

Anggota Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Eric Hermawan, mengungkapkan bahwa pihaknya tengah mengusulkan solusi jalan tengah kepada pemerintah. Usulan ini bertujuan untuk menyelesaikan berbagai permasalahan terkait cukai tembakau yang selama ini terjadi di Pulau Madura, Jawa Timur. Langkah strategis ini diharapkan mampu membawa dampak positif bagi seluruh pemangku kepentingan.

Eric menjelaskan bahwa inisiatif ini muncul sebagai respons terhadap fakta di lapangan. Permasalahan cukai di Madura cenderung kronis, ditandai dengan maraknya peredaran rokok ilegal. Kondisi ini merugikan negara dan menciptakan persaingan tidak sehat di industri tembakau.

Usulan ini mencakup penerapan kebijakan cukai yang lebih fleksibel. Pembahasan intensif sedang dilakukan bersama kementerian terkait. Harapannya, solusi ini dapat diterima dan diimplementasikan segera untuk menciptakan ekosistem industri tembakau yang lebih sehat dan berkeadilan.

Tingginya Cukai Memicu Peredaran Rokok Ilegal

Salah satu akar masalah yang diidentifikasi oleh Eric Hermawan adalah tingginya tarif cukai tembakau saat ini. Banyak perusahaan rokok, terutama yang berskala kecil, kesulitan menempelkan pita cukai karena biaya yang terlalu mahal. Kondisi ini mendorong mereka untuk memproduksi rokok tanpa cukai, yang kemudian beredar secara ilegal di pasaran.

Di sisi lain, kecenderungan masyarakat untuk mencari rokok dengan harga terjangkau juga tidak dapat diabaikan. Permintaan akan rokok murah tetap tinggi, sementara rokok bercukai resmi memiliki harga yang relatif mahal. Kesenjangan ini menciptakan celah bagi rokok ilegal untuk mengisi pasar, memperparah masalah peredaran barang tanpa pengawasan.

Eric menegaskan bahwa situasi ini memerlukan pendekatan yang komprehensif. Kebijakan cukai yang ada saat ini belum sepenuhnya mengakomodasi dinamika pasar dan kondisi ekonomi pelaku usaha. Oleh karena itu, diperlukan penyesuaian yang dapat menyeimbangkan kepentingan pemerintah dalam penerimaan negara dengan keberlangsungan industri tembakau.

Usulan Cukai Murah sebagai Solusi Komprehensif

Menanggapi permasalahan tersebut, Komisi XI DPR RI mengusulkan konsep “cukai murah” sebagai jalan tengah. Usulan ini bertujuan untuk menciptakan titik temu antara kebutuhan pemerintah akan penerimaan pajak dan kemampuan pengusaha tembakau untuk mematuhi regulasi. Dengan tarif cukai yang lebih terjangkau, diharapkan lebih banyak produsen rokok yang bersedia menempelkan pita cukai secara legal.

Usulan ini tidak hanya berfokus pada aspek ekonomi semata, tetapi juga mempertimbangkan dimensi sosial. Jika disetujui, kebijakan cukai murah diharapkan dapat mengurangi peredaran rokok ilegal secara signifikan. Hal ini akan menciptakan lingkungan bisnis yang lebih adil dan transparan bagi semua pelaku industri tembakau.

Pembahasan mengenai usulan ini sedang berlangsung intensif dengan berbagai kementerian terkait. Anggota DPR RI asal Kamal, Bangkalan, ini meyakini bahwa pengusaha tembakau di Madura memiliki komitmen kuat untuk menjadi warga negara yang patuh. Oleh karena itu, formulasi kebijakan yang tepat akan membantu mereka memenuhi kewajiban pajak sebagai bentuk kontribusi pada pembangunan nasional.

Penerapan solusi cukai murah ini diharapkan dapat menguntungkan semua pihak. Pemerintah akan mendapatkan penerimaan pajak yang lebih stabil dari sektor yang sebelumnya banyak diwarnai praktik ilegal. Petani tembakau akan mendapatkan kepastian pasar dan harga yang lebih baik. Sementara itu, pengusaha rokok dapat beroperasi secara legal dan berkelanjutan, tanpa harus terbebani biaya cukai yang terlalu tinggi.

Share
Copied!

Share

Better experience in portrait mode.
Image Saved!
Berita Terbaru
  • Viral Dapur SPPG di Tubaba Lampung Bagikan Uang Rp10 Ribu ke Penerima MBG, Ini Penjelasannya
  • 3 Laptop Rekomendasi untuk Profesional Content Creator yang Wajib Dimiliki
  • Cara Mengundang Teman di TikTok: Panduan Lengkap untuk Pemula
  • Meriahnya Perayaan Kemerdekaan Indonesia ke-80 di Beijing: Dari Guiqiao Hingga Kuliner Nusantara
  • Kukar, Lumbung Padi Kaltim, Optimalisasi Peran Penyuluh Pertanian Topang Pangan IKN: Fakta Produksi Fantastis!
  • cukai tembakau
  • dpr ri
  • ekonomi
  • eric hermawan
  • kebijakan pemerintah
  • konten ai
  • madura
  • pajak
  • pengusaha rokok
  • petani tembakau
  • #planetantara
  • rokok ilegal
Copied!
Artikel ini ditulis oleh
Redaksi Merdeka
Editor Redaksi Merdeka
R
Reporter
  • Redaksi Merdeka
Disclaimer

Artikel ini ditulis ulang menggunakan artificial intelligence (AI). Jika ada kesalahan dalam konten, mohon laporkan ke redaksi.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

ADVERTISEMENT
Topik Populer

Topik Populer

  • Viral
  • Timnas
  • Prabowo Subianto
  • Piala AFF 2024
  • PPN 12 persen
  • Irish Bela
Rekomendasi
  • Tips Buka Puasa bagi Pasien Diabetes, Dokter: Sebaiknya Kenyang oleh Protein Bukan Nasi. (Foto: Liputan6.com/Ade Nasihudin)
    mbg

    Viral Dapur SPPG di Tubaba Lampung Bagikan Uang Rp10 Ribu ke Penerima MBG, Ini Penjelasannya

    2 Mar 2026
  • ASUS Zenbook A14. (Liputan6.com/ Yuslianson)
    laptop

    3 Laptop Rekomendasi untuk Profesional Content Creator yang Wajib Dimiliki

    12 Jan 2026
  • cara mengundang teman di tiktok
    aplikasi

    Cara Mengundang Teman di TikTok: Panduan Lengkap untuk Pemula

    5 Okt 2025
  • Suasana gembira menyelimuti Perayaan Kemerdekaan Indonesia ke-80 di Beijing, menarik perhatian ribuan pengunjung, termasuk para guiqiao, dengan ragam budaya dan kuliner.
    beijing china

    Meriahnya Perayaan Kemerdekaan Indonesia ke-80 di Beijing: Dari Guiqiao Hingga Kuliner Nusantara

    20 Agu 2025
  • Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) fokus pada Optimalisasi Peran Penyuluh Pertanian untuk menjadi penopang pangan IKN. Bagaimana strategi mereka meningkatkan produksi padi?
    ekonomi kukar

    Kukar, Lumbung Padi Kaltim, Optimalisasi Peran Penyuluh Pertanian Topang Pangan IKN: Fakta Produksi Fantastis!

    20 Agu 2025
ADVERTISEMENT
Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

  • Kurang dari 24 Jam, Polisi Ringkus Terduga Pelaku Premanisme di Tambora Jakarta Barat

    cctv 16 Agu 2025
  • Viral Mengamen hingga Tengah Malam, Dinsos DKI Lakukan Penertiban Pengamen Anak Secara Persuasif

    Dinsos DKI 12 Agu 2025
  • Bikin Heboh! Wakil Menteri Ketenagakerjaan Tampil dengan Kaus One Piece Dukung Buruh Mogok, Simbol Perlawanan Ketidakadilan?

    Bendera Bajak Laut 8 Agu 2025
  • Viral Minta Rp100 Ribu, Juru Parkir Liar Tanah Abang Ditangkap Polisi

    hukum 30 Jul 2025
  • Kurang dari 24 Jam! Polisi Tangkap Dua Pencuri Tas Kereta di Tambora, Korban Rugi Rp10 Juta

    cctv 29 Jul 2025
logo
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap
  • Kapanlagi.com
  • Otosia
  • Liputan6
  • Fimela
  • Bola.net
  • Brilio
  • Bola.com
  • Merdeka
Connect with us

Copyright © 2026 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.