USK dan UTM Bentuk Nusantara Global Lab: Kolaborasi Tingkatkan Khazanah Keilmuan Nusantara
Universitas Syiah Kuala (USK) dan Universiti Teknologi Malaysia (UTM) resmi membentuk Nusantara Global Lab untuk mendorong pengembangan ilmu pengetahuan dan mengangkat khazanah keilmuan Nusantara, khususnya di bidang kebencanaan dan riset nilam Aceh.

Universitas Syiah Kuala (USK) dan Universiti Teknologi Malaysia (UTM) resmi menjalin kerja sama dalam membentuk sebuah laboratorium kolaboratif bernama Nusantara Global Lab. Kolaborasi ini diresmikan di Banda Aceh pada Senin, 24 Februari 2024, dan bertujuan untuk mengangkat dan mengembangkan khazanah keilmuan Nusantara. Kerja sama ini menandai babak baru dalam hubungan kedua universitas yang telah memiliki sejarah panjang kerja sama dalam berbagai program, termasuk pertukaran mahasiswa dan riset bersama.
Inisiatif pembentukan Nusantara Global Lab ini digagas sebagai upaya untuk memperkuat visi USK dalam pengembangan ilmu pengetahuan. Rektor USK, Prof. Marwan, menyatakan bahwa kolaborasi ini akan semakin mempererat hubungan kedua kampus dan membuka peluang kerja sama baru di berbagai bidang keilmuan. Beliau juga menekankan pentingnya kolaborasi berkelanjutan demi kemajuan ilmu pengetahuan.
Pembentukan Nusantara Global Lab juga mendapat sambutan hangat dari Rektor UTM, Prof. Shafry Mohd Rahim. Beliau melihat pentingnya kolaborasi antar kampus di negara serumpun, khususnya Indonesia dan Malaysia, untuk memperkuat identitas kedua negara melalui pengembangan ilmu pengetahuan. Laboratorium ini diharapkan dapat menjadi wadah untuk mengangkat dan melestarikan berbagai khazanah keilmuan yang ada di Nusantara.
Kolaborasi USK dan UTM: Mengangkat Martabat Nusantara melalui Keilmuan
Prof. Marwan, Rektor USK, menambahkan bahwa USK memiliki keunggulan di bidang kebencanaan dan riset nilam Aceh, dua bidang yang berpotensi besar untuk dikembangkan lebih lanjut melalui kolaborasi dengan UTM. Kepakaran dan sumber daya yang dimiliki kedua universitas akan saling melengkapi dan memperkaya hasil riset.
Sementara itu, Prof. Shafry Mohd Rahim menekankan bahwa penguatan keilmuan ini bukan hanya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, tetapi juga untuk mengangkat martabat wilayah melalui pengembangan ilmu pengetahuan. Beliau menyinggung sejarah Islam yang bermula di Aceh, Patani, dan Malaka sebagai titik rujukan keilmuan yang perlu diwariskan kepada generasi mendatang.
Nusantara Global Lab diharapkan menjadi platform bagi para peneliti dan mahasiswa dari kedua universitas untuk berkolaborasi dalam berbagai proyek riset. Kerja sama ini juga akan membuka peluang bagi pertukaran pengetahuan dan teknologi, serta meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di kedua negara.
Dengan adanya kerja sama ini, diharapkan akan tercipta inovasi dan terobosan baru di berbagai bidang keilmuan. Kolaborasi ini juga akan memperkuat posisi Indonesia dan Malaysia sebagai negara yang memiliki kekayaan intelektual dan keilmuan yang tinggi di tingkat internasional.
Potensi Pengembangan Nusantara Global Lab
- Penelitian Kebencanaan: USK dan UTM dapat berkolaborasi dalam penelitian dan pengembangan teknologi mitigasi bencana, mengingat Indonesia dan Malaysia sering mengalami bencana alam.
- Riset Nilam Aceh: Pengembangan riset nilam Aceh dapat difokuskan pada peningkatan kualitas dan nilai tambah produk, serta pengembangan pasar internasional.
- Pertukaran Mahasiswa dan Dosen: Program pertukaran mahasiswa dan dosen akan memperluas jaringan dan meningkatkan kualitas pendidikan di kedua universitas.
- Pengembangan Kurikulum: Kerja sama dapat dilakukan dalam pengembangan kurikulum yang relevan dengan kebutuhan industri dan perkembangan teknologi terkini.
Pembentukan Nusantara Global Lab merupakan langkah strategis dalam memperkuat kerja sama akademik antara Indonesia dan Malaysia. Kolaborasi ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di kedua negara. Ke depannya, diharapkan akan ada lebih banyak program kolaborasi yang dijalankan untuk mencapai tujuan bersama dalam memajukan ilmu pengetahuan dan mengangkat martabat Nusantara.