Wakil Presiden Gibran Akan Hadiri Upacara Nyepi di Candi Prambanan
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dijadwalkan menghadiri Upacara Tawur Agung Kesanga dalam rangkaian Hari Suci Nyepi di Candi Prambanan, Jumat mendatang.

Sleman, Yogyakarta, 27 Maret (ANTARA) - Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dijadwalkan menghadiri upacara Tawur Agung Kesanga, yang akan diselenggarakan sebagai bagian dari Hari Suci Nyepi di Candi Prambanan pada hari Jumat.
"Kami telah berkoordinasi di tingkat pusat dan daerah, dan telah dikonfirmasi bahwa Wakil Presiden akan menghadiri upacara Tawur Agung di Candi Prambanan," kata Gede Narayana, Ketua Panitia Nasional Perayaan Hari Nyepi, di Sleman, Kamis.
Menurut Narayana, upacara Tawur Agung akan terdiri dari dua acara utama: acara seremonial di pagi hari dan upacara inti persembahyangan umat Hindu di sore hari. Upacara ini menandai dimulainya rangkaian Hari Suci Nyepi.
Acara Seremonial dan Upacara Inti Persembahyangan
Acara seremonial di pagi hari akan dihadiri oleh Wakil Presiden, Menteri Agama, Gubernur Yogyakarta, Gubernur Jawa Tengah, dan pejabat lainnya. Acara ini akan meliputi sambutan-sambutan, pidato, dan pertunjukan tari tradisional. Kehadiran pejabat tinggi negara ini menunjukkan dukungan pemerintah terhadap perayaan Nyepi.
Sementara itu, upacara persembahyangan inti akan dihadiri oleh umat Hindu di halaman Candi Prambanan sebagai persiapan untuk menjalankan empat pantangan utama Nyepi: amati geni (tidak boleh menyalakan api), amati karya (tidak boleh bekerja), amati lelungan (tidak boleh bepergian), dan amati lelanguan (tidak boleh bersenang-senang).
Upacara persembahyangan akan dipimpin oleh para pemuka agama Hindu sebagai persiapan untuk penyucian diri. Hal ini merupakan bagian penting dalam menyambut kedatangan tahun baru Saka.
Tema Nyepi 2024: Menuju Indonesia Emas 2045
Narayana menambahkan bahwa Hari Suci Nyepi tahun ini mengusung tema "Mewujudkan Indonesia Emas 2045, Harmonisasi dalam Moderasi Beragama di Era Teknologi". Tema ini relevan dengan perkembangan zaman dan menekankan pentingnya moderasi beragama.
Perayaan Hari Nyepi tahun ini terdiri dari 14 agenda dengan berbagai acara pendukung yang akan berujung pada puncak acara, yaitu Dharma Santi Nasional, yang akan diselenggarakan pada tanggal 26 April 2025 di Markas Besar TNI Cilangkap, Jakarta Timur.
Perayaan Nyepi tidak hanya dipahami sebagai ritual keagamaan dan peningkatan spiritual, tetapi juga sebagai momen untuk introspeksi diri dan harmoni dengan alam serta sesama manusia. Hal ini sejalan dengan nilai-nilai luhur yang terkandung dalam ajaran agama Hindu.
Rangkaian acara Nyepi akan melibatkan berbagai pihak, termasuk pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat umum. Partisipasi Wakil Presiden dalam upacara Tawur Agung menunjukkan penghormatan pemerintah terhadap keberagaman budaya dan agama di Indonesia.
Dengan partisipasi Wakil Presiden, diharapkan perayaan Nyepi tahun ini akan berlangsung khidmat dan lancar. Semoga perayaan ini dapat memberikan dampak positif bagi kehidupan berbangsa dan bernegara.