Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
logo
LIVE
  • Auto
  • Dark Mode
  • Light Mode
  • Home
  • Hot News
  • Artis
  • Sains
  • Inspira
  • Sehat
  • Otomotif
  • Lifestyle
  • Sejarah
  • Travel
  • Sepakbol
  • Sport
  • Ngakak
LIVE
  • Auto
  • Dark Mode
  • Light Mode
  • Home
  • Hot News
  • Artis
  • Sains
  • Inspira
  • Sehat
  • Otomotif
  • Lifestyle
  • Sejarah
HEADLINE HARI INI
  1. Lifestyle

Mengapa Pariwisata Indonesia Kalah dari Thailand? Ternyata 'Special Event' Belum Digarap Maksimal untuk Gaet Wisman!

Pariwisata Indonesia berpotensi besar, namun Ketua ICPI Azril Azhari sebut 'special event' belum digarap profesional untuk menarik wisatawan mancanegara. Apa saja tantangannya?

Senin, 28 Jul 2025 22:46:00
konten ai
Copied!
Pariwisata Indonesia berpotensi besar, namun Ketua ICPI Azril Azhari sebut 'special event' belum digarap profesional untuk menarik wisatawan mancanegara. Apa saja tantangannya?
Pariwisata Indonesia berpotensi besar, namun Ketua ICPI Azril Azhari sebut 'special event' belum digarap profesional untuk menarik wisatawan mancanegara. Apa saja tantangannya? (Planet Merdeka)
ADVERTISEMENT

Potensi pariwisata Indonesia yang begitu besar masih belum sepenuhnya tergarap secara optimal, terutama dalam menarik lebih banyak wisatawan mancanegara. Ketua Umum Ikatan Cendekiawan Pariwisata Indonesia (ICPI), Azril Azhari, menyoroti salah satu faktor krusial yang perlu dibenahi. Menurutnya, penggarapan "special event" atau acara khusus di Tanah Air belum dilakukan secara profesional.

Pernyataan ini disampaikan Azril saat dihubungi oleh ANTARA di Jakarta pada Senin (28/7). Ia menegaskan bahwa "special event" memiliki potensi luar biasa yang dapat dikolaborasikan dengan destinasi wisata. Sayangnya, potensi ini belum dimanfaatkan secara maksimal untuk meningkatkan daya saing pariwisata Indonesia di kancah global.

Azril menyayangkan bahwa kondisi ini menjadi salah satu alasan mengapa pariwisata Indonesia masih tertinggal dari Thailand. Negeri Gajah Putih tersebut dinilai lebih unggul dalam mengemas pengalaman berwisata. Mereka mampu menyelipkan kegiatan spesial yang membuat destinasi menjadi lebih menarik bagi para pengunjung internasional.

Mengoptimalkan 'Special Event' untuk Wisatawan Mancanegara

Menurut Azril Azhari, "special event" merupakan potensi besar yang belum tergarap secara profesional. Padahal, kegiatan semacam ini dapat menjadi daya tarik utama untuk menggaet wisatawan mancanegara. Indonesia memiliki kekayaan wisata yang beragam, mulai dari spa hingga terapi kesehatan di berbagai daerah, namun belum dikelola secara profesional.

Azril menyebutkan bahwa Thailand telah lebih baik dalam mengemas pengalaman berwisata. Mereka berhasil menyisipkan kegiatan spesial yang membuat destinasi terasa lebih hidup dan menarik bagi turis. Ini menjadi pelajaran penting bagi Pariwisata Indonesia untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan acara.

Lebih lanjut, Azril menyarankan pemerintah untuk menyadari adanya pergeseran paradigma pariwisata. Jika sebelum tahun 1980 fokus pada kuantitas turis (mass tourism), kini telah bergeser ke wisata yang disesuaikan (customized tourism). Contohnya adalah wisata kesehatan yang mencakup pengobatan, penyembuhan, kebugaran, wisata geronto, kuliner, hingga wisata bahari.

Pengunjung saat ini menginginkan pariwisata yang personal, lokalisasi, dan berkelompok kecil dengan minat khusus. Oleh karena itu, pengembangan "special event" yang relevan dengan minat khusus ini akan sangat efektif dalam menarik segmen pasar yang tepat.

Tantangan Konektivitas dan Promosi Global Pariwisata Indonesia

Secara terpisah, Dewan Pakar Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) Bidang Pariwisata, Taufan Rahmadi, menambahkan bahwa konektivitas menjadi salah satu kunci penting. Ia menekankan perlunya pembenahan jalur udara yang ditempuh wisatawan jika Indonesia ingin bersaing dengan Thailand. Kemudahan visa juga sangat krusial, terutama bagi pasar terbesar seperti Tiongkok, Eropa, atau Asia Tengah.

Taufan menjelaskan bahwa Thailand unggul karena konektivitas udaranya yang murah dan tingkat kebutuhan pariwisata yang tinggi. Hal ini menjadi tantangan besar bagi Pariwisata Indonesia. Pemerintah diharapkan dapat memperbanyak penerbangan langsung dari negara asal turis ke Indonesia, sehingga mempermudah akses wisatawan tanpa memakan banyak waktu.

Dari segi promosi, Taufan menyarankan agar pemerintah melibatkan wisata halal dalam promosinya ke dunia. Thailand juga dikenal ramah terhadap wisatawan Muslim, dan Indonesia memiliki potensi besar dalam segmen ini yang perlu terus dikomunikasikan. Selain itu, program insentif bagi wisatawan di Thailand juga lebih variatif dan menarik.

Pemerintah juga perlu lebih banyak mempromosikan wisata tematik, seperti wisata spiritual di Toraja atau keindahan alam melalui taman bumi (geopark) seperti Geopark Kaldera Toba. Peningkatan digitalisasi layanan wisata, baik untuk pemesanan maupun pembayaran paket, juga menjadi hal penting. Promosi "Wonderful Indonesia" harus dilakukan secara konsisten dan masif di seluruh kanal media promosi mancanegara.

Share
Copied!

Share

Better experience in portrait mode.
Image Saved!
Berita Terbaru
  • Viral Dapur SPPG di Tubaba Lampung Bagikan Uang Rp10 Ribu ke Penerima MBG, Ini Penjelasannya
  • 3 Laptop Rekomendasi untuk Profesional Content Creator yang Wajib Dimiliki
  • Cara Mengundang Teman di TikTok: Panduan Lengkap untuk Pemula
  • Meriahnya Perayaan Kemerdekaan Indonesia ke-80 di Beijing: Dari Guiqiao Hingga Kuliner Nusantara
  • Kukar, Lumbung Padi Kaltim, Optimalisasi Peran Penyuluh Pertanian Topang Pangan IKN: Fakta Produksi Fantastis!
  • destinasi wisata
  • ekonomi kreatif
  • icpi
  • konektivitas udara
  • konten ai
  • pariwisata indonesia
  • #planetantara
  • special event
  • thailand
  • wisata halal
  • wisatawan mancanegara
  • wonderful indonesia
Copied!
Artikel ini ditulis oleh
Redaksi Merdeka
Editor Redaksi Merdeka
R
Reporter
  • Redaksi Merdeka
Disclaimer

Artikel ini ditulis ulang menggunakan artificial intelligence (AI). Jika ada kesalahan dalam konten, mohon laporkan ke redaksi.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

ADVERTISEMENT
Topik Populer

Topik Populer

  • Viral
  • Timnas
  • Prabowo Subianto
  • Piala AFF 2024
  • PPN 12 persen
  • Irish Bela
Rekomendasi
  • Tips Buka Puasa bagi Pasien Diabetes, Dokter: Sebaiknya Kenyang oleh Protein Bukan Nasi. (Foto: Liputan6.com/Ade Nasihudin)
    mbg

    Viral Dapur SPPG di Tubaba Lampung Bagikan Uang Rp10 Ribu ke Penerima MBG, Ini Penjelasannya

    2 Mar 2026
  • ASUS Zenbook A14. (Liputan6.com/ Yuslianson)
    laptop

    3 Laptop Rekomendasi untuk Profesional Content Creator yang Wajib Dimiliki

    12 Jan 2026
  • cara mengundang teman di tiktok
    aplikasi

    Cara Mengundang Teman di TikTok: Panduan Lengkap untuk Pemula

    5 Okt 2025
  • Suasana gembira menyelimuti Perayaan Kemerdekaan Indonesia ke-80 di Beijing, menarik perhatian ribuan pengunjung, termasuk para guiqiao, dengan ragam budaya dan kuliner.
    beijing china

    Meriahnya Perayaan Kemerdekaan Indonesia ke-80 di Beijing: Dari Guiqiao Hingga Kuliner Nusantara

    20 Agu 2025
  • Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) fokus pada Optimalisasi Peran Penyuluh Pertanian untuk menjadi penopang pangan IKN. Bagaimana strategi mereka meningkatkan produksi padi?
    ekonomi kukar

    Kukar, Lumbung Padi Kaltim, Optimalisasi Peran Penyuluh Pertanian Topang Pangan IKN: Fakta Produksi Fantastis!

    20 Agu 2025
ADVERTISEMENT
Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

  • Kurang dari 24 Jam, Polisi Ringkus Terduga Pelaku Premanisme di Tambora Jakarta Barat

    cctv 16 Agu 2025
  • Viral Mengamen hingga Tengah Malam, Dinsos DKI Lakukan Penertiban Pengamen Anak Secara Persuasif

    Dinsos DKI 12 Agu 2025
  • Bikin Heboh! Wakil Menteri Ketenagakerjaan Tampil dengan Kaus One Piece Dukung Buruh Mogok, Simbol Perlawanan Ketidakadilan?

    Bendera Bajak Laut 8 Agu 2025
  • Viral Minta Rp100 Ribu, Juru Parkir Liar Tanah Abang Ditangkap Polisi

    hukum 30 Jul 2025
  • Kurang dari 24 Jam! Polisi Tangkap Dua Pencuri Tas Kereta di Tambora, Korban Rugi Rp10 Juta

    cctv 29 Jul 2025
logo
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap
  • Kapanlagi.com
  • Otosia
  • Liputan6
  • Fimela
  • Bola.net
  • Brilio
  • Bola.com
  • Merdeka
Connect with us

Copyright © 2026 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.