Motul Indonesia Energy (MIE) Bidik Pasar Premium dengan Strategi Dua Merek
PT Motul Indonesia Energy (MIE) menerapkan strategi unik dengan dua merek, Motul dan Ipone, untuk menembus pasar pelumas premium di Indonesia, memanfaatkan kekuatan merek Motul yang sudah mapan dan mengembangkan Ipone secara bertahap.

Jakarta, 25 Maret 2024 (ANTARA) - PT Motul Indonesia Energy (MIE), distributor resmi pelumas Motul dan Ipone di Indonesia, menerapkan strategi inovatif untuk memasuki pasar pelumas premium dengan dua merek andalannya. Strategi ini melibatkan pengembangan bertahap kedua merek dalam segmen yang sama, memanfaatkan kekuatan merek Motul yang sudah mapan dan membangun posisi Ipone secara paralel.
National Sales Director Motul Indonesia, Welmart Purba, menjelaskan bahwa strategi ini merupakan bagian dari rencana jangka menengah dan panjang perusahaan. Ia menekankan pentingnya kekuatan merek di segmen premium, dan MIE berkomitmen menjaga citra premium di semua aspek operasional. "Jadi di 2025 ini, sebenarnya bagian dari strategi menengah dan panjang. Kita tetap membangun brand, karena di segmen premium kekuatan brand itu sangat penting. Di setiap kegiatan kita menjaga level premium dan persepsi itu sama dengan apa yang kita inginkan di semua aspek," ujar Welmart Purba dalam keterangan resminya, Selasa.
MIE mengakui adanya tantangan dalam menempatkan dua merek di segmen premium yang sama. Namun, perusahaan fokus pada edukasi konsumen untuk memahami keunggulan Ipone sebagai merek pelumas premium tambahan, tanpa mengorbankan posisi Motul yang sudah kuat di pasar Indonesia. Keberadaan Motul yang sudah diterima luas di segmen premium menjadi modal utama dalam strategi ini.
Strategi Pemasaran Dua Merek di Segmen Premium
MIE menyadari potensi kesulitan dalam memasarkan dua produk di segmen premium yang sama, terutama mengingat penerimaan Motul yang sudah kuat di pasar Indonesia. Oleh karena itu, strategi yang diterapkan adalah segmentasi target pengguna. "Ketika ada dua produk di satu segmen (premium) yang sama berarti kan agak sedikit kesulitan menentukan, apalagi di Indonesia Motul sudah diterima di segmen premium. Jadi saat ini strateginya kita mencoba mensegmentasi target end user-nya," jelas Welmart Purba.
Lebih lanjut, Welmart Purba menambahkan, "Contoh di grup pengguna Motul ada laten referensi, maksudnya selain Motul ternyata ada Ipone yang juga sesuai dengan referensi value dan behaviour mereka, nah area itu yang kita bangun untuk strategi Ipone." Strategi ini berfokus pada membangun kesadaran akan Ipone di kalangan pengguna Motul yang mungkin mencari alternatif dengan nilai dan karakteristik yang serupa.
Untuk mendukung strategi ini, MIE gencar melakukan berbagai kegiatan, termasuk sesi berbagi informasi dengan para mitra. Tujuannya adalah untuk memperkuat pemahaman tentang kedua merek dan meningkatkan sinergi dalam membangun posisi Motul dan Ipone di segmen pelumas premium.
Teknologi Unggulan Motul dan Ipone
Motul menggunakan teknologi ester, HC Tech, dan Technosynthese untuk menghasilkan pelumas berperforma tinggi dan perlindungan optimal bagi mesin. Sementara itu, Ipone menggunakan teknologi 100 persen Synthetic with Ester untuk meningkatkan akselerasi, mengurangi gesekan, dan menjaga kebersihan mesin.
Kedua merek menawarkan teknologi canggih yang disesuaikan dengan kebutuhan pasar premium. Kombinasi teknologi dan strategi pemasaran yang tepat diharapkan dapat memperkuat posisi MIE di pasar pelumas premium Indonesia.
Dengan strategi yang terukur dan fokus pada edukasi konsumen, MIE optimis dapat sukses memasarkan kedua mereknya di segmen premium, memanfaatkan kekuatan merek Motul yang sudah ada dan mengembangkan Ipone secara bertahap. Hal ini menunjukkan komitmen MIE untuk memberikan pilihan pelumas premium berkualitas tinggi bagi konsumen Indonesia.