1. MERDEKA.COM
  2. >
  3. PLANET MERDEKA
  4. >
  5. SEHAT

Inilah 5 Skincare Palsu Terlaris 2020 dan Ada Zat Berbahaya yang Dibongkar oleh dr Richard Lee

Penulis : Yuli Astutik

17 September 2021 21:43

Di jaman sekarang, kaum wanita harus hati-hati, lantaran sekarang banyak dijual skincare abal-abal yang menjanjikan hasil yang memuaskan dalam waktu singkat, 

Lantaran memakai zat berbahaya seperti merkuri dan hidrokinon (hidrokinon). Mulai dari pemutih hingga pembersih sehingga wajah jadi mulus alias kinclong.

Tak cuma menjanjikan hasil dalam waktu singkat, skincare palsu ini lazimnya juga dijual dengan murah, sehingga banyak perempuan yang kepincut. 

2 dari 7 halaman

Padahal, ini justru peringatan bagi Anda harus lebih berhati-hati serta curiga terhadap produk skincare tersebut.

Supaya tak tertipu serta menyesal di kemudian hari, Pakar Dermatologis dr Richard Lee, MARS melalui Channel YouTubenya, mengungkap 5 merek krim wajah (skincare) abal-abal terlaris di Indonesia padahal mengandung zat berbahaya, seperti merkuri dan hidrokinon berdasarkan hasil laboratorium.

dr Richard Lee, MARS, saat mereview Klinskin, salah satu produk skincare yang laris di Indonesia padahal mengandung zat berbahaya. (Screenshot Channel YouTube dr Richard Lee MARS). Dilansir dari SuaraRiau.id.

3 dari 7 halaman

1. Rose

Krim wajah bernama Rose ini amat menganggetkan, lantaran cuma dijual berkisar Rp 6.250 di e-commerce. Mungkin itu sebabnya krim wajah ini pun laris diminati banyak orang.

"Rose tidak ada nomor BPOM nya sudah saya cek. Adanya barcode, ada buat tahun tapi saya sudah bolak-balik dan tidak ketemu BPOM-nya. Ternyata hasilnya positif Mercury 0,5 persen. Angka ini sebenarnya cukup tinggi," katanya.

4 dari 7 halaman

2. Klinskin

Klinskin adalah salah satu produk yang banyak diminati, khususnya di e-commerce. Dijual dengan harga Rp 60 ribu untuk satu paket yang terdiri facial soap, krim siang dan krim malam.

"Kemasannya spesial banget, sampai saya merasa bahwa ini tuh bukan krim abal-abal. Kenapa? Dari kotaknya itu ada hologramnya loh, kotaknya ini bagus dan lengkap dengan kode BPOM nya," katanya

dr Richard Lee, MARS, saat mereview, Rose, salah satu produk skincare palsu yang laris di Indonesia. (Screenshot Channel YouTube dr Richard Lee MARS)

"Jadi waktu saya mau masukin ke lab nih, saya ragu Klinskin ini benar-benar berbahaya. Tapi ternyata..," lanjutnya.

Produk krim malam dari Klinskin mengandung Hydroquinone dan Mercury secara bersamaan. Hal yang lebih mengejutkan, produk Klinskin yang terdaftar di BPOM cuma sabun jerawat, hand & body lotion dan beauty soap.

Sedangkan kedua krim wajahnya, meski tertera nomor BPOM di kemasannya, produk tersebut tidak terlacak.

5 dari 7 halaman

3. WDC

WDC SPC 5% juga salah satu yang cukup laris di e-commerce dengan harga Rp 40 ribu.

"Dengan Rp 40 ribu krim malam dan hasilnya bisa kinclong. Jadi isinya facial wash, toner, tonernya toner pelicin lagi kan, ini kaya pembersih lantai. Hasilnya benar-benar licin percayalah pada saya, karena kandungannya di dalam adalah Hydroquinone 4,3 persen," kata dokter yang praktek di Klinik Kecantikan Athena ini.

Kalau dilihat dari kemasannya, lanjut dr Richard, ini terlihat sangat abal-abal, karena lebih kosong tanpa ada penjelasan apapun. "Ini nightcream-nya SPC 5% ini yang positif Hydroquinone. Saya nggak tahu SPC ini apa ya," ungkapnya.

6 dari 7 halaman

4. Collagenplus

Merk krim wajah satu ini amat banyak disebutkan dan minta dr Richard untuk mereviewnya. Harganya pun sangat terjangkau, yakni Rp 8.500.

dr Richard Lee, MARS, saat mereview Collagenplus, salah satu produk skincare palsu yang laris manis di Indonesia. (Screenshot Channel YouTube dr Richard Lee MARS)

"Kotaknya lengkap, bahkan ada nomor BPOM nya, tapi saat dicek tidak ditemukan nomornya. Selain itu expired date nya 3 tahun, kalau saya tidak salah, expired date yang diperbolehkan BPOM itu 2 tahun," kata dia.

Ternyata, hasilnya positif mercury 2,8 persen. Jadi untuk untuk tidak memakainya.

7 dari 7 halaman

5. LC Beauty

Krim wajah dari merk satu ini juga sempat direview oleh dr. Richard ini mengandung mercury 0,5 persen.

"Jadi mercury itu walaupun kecil tidak diperbolehkan ya. Jadi ini ada 5072 mg mercury di dalamnya dan itu berbahaya banget," ujarnya.

Sayangnya ini cukup diminati oleh banyak wanita karena dijual dengan harga terjangkau, yakni Rp 60 ribu.

dr Richard Lee, MARS, saat mereview LC Beauty, salah satu produk skincare palsu yang laris di Indonesia. (Screenshot Channel YouTube dr Richard Lee MARS)

Tak cuma itu, dr Richard pun berpesan supaya kita tak tertipu dengan produk perawatan kulit yang menjanjikan hasil instan dan harga terjangkau.

"Hati-hati krim yang bagus itu bukan dari yang murah atau mahal. Tapi dari ingredient apa di dalamnya. Krim ini murah banget, tapi kalau sudah hancur kulitnya, datang ke klinik saya habisnya ratusan ribu atau jutaan," tandasnya

  • Merdeka.com tidak bertanggung jawab atas hak cipta dan isi artikel ini, dan tidak memiliki afiliasi dengan penulis
  • Untuk menghubungi penulis, kunjungi situs berikut : yuli-astutik

KOMENTAR ANDA

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Artikel Lainnya