PBSI Pasangkan Apriyani Rahayu dengan Febi Setianingrum: Strategi Baru Tingkatkan Performa Ganda Putri?
Pelatih PBSI ungkap alasan Apriyani Rahayu dipasangkan dengan Febi Setianingrum, sebuah strategi baru untuk meningkatkan performa ganda putri Indonesia setelah evaluasi dari turnamen Eropa.

Jakarta, 4 April 2025 - Penggemar bulu tangkis Indonesia dikejutkan dengan keputusan terbaru PBSI yang memasangkan Apriyani Rahayu dengan Febi Setianingrum di sektor ganda putri. Keputusan ini diambil setelah melalui evaluasi menyeluruh pasca penampilan kurang maksimal di beberapa turnamen Eropa. Langkah ini diharapkan mampu mendongkrak performa ganda putri Indonesia di kancah internasional.
Pelatih ganda putri, Nitya Krishinda Maheswari, menjelaskan alasan di balik pergantian pasangan ini. Menurutnya, evaluasi dari dua turnamen Eropa sebelumnya menjadi dasar pertimbangan utama. Hasil yang kurang memuaskan mendorong tim pelatih untuk mencari strategi baru demi meningkatkan performa sektor ganda putri Indonesia. "Dari hasil dua pertandingan Eropa kemarin dan setelah melakukan evaluasi, maka kami mencoba alternatif lain, yaitu Apri berpasangan dengan Febi," jelas Nitya dalam keterangan tertulis.
Keputusan ini juga mempertimbangkan kondisi Apriyani Rahayu yang baru pulih dari cedera. Setelah absen hampir enam bulan, Apriyani kembali berlaga bersama Siti Fadia Silva Ramadhanti. Meskipun menunjukkan perkembangan, performa mereka masih belum optimal, terbukti dengan hasil di perempat final Orleans Masters 2025 dan babak kedua All England 2025.
Strategi di Balik Pasangan Baru: Apriyani/Febi
Pemilihan Febi Setianingrum sebagai pasangan baru Apriyani didasari pada potensi dan kualitas yang dimilikinya. Nitya menilai Febi memiliki bakat dan gaya bermain yang bagus, serta dinilai cocok dengan gaya bermain Apriyani. "Febi merupakan salah satu pemain yang berpotensi, dengan bakat dan tipe permainan yang bagus. Gaya bermainnya cocok dengan Apri, sehingga diharapkan mereka bisa saling melengkapi dan tampil solid," ungkap Nitya.
Harapannya, pasangan baru ini dapat menyamai bahkan melampaui kesuksesan Apriyani/Fadia yang sebelumnya telah menorehkan sejumlah prestasi internasional. "Kami juga berharap Apri bisa membawa Febi ke level yang lebih tinggi lagi, seperti waktu Apri berpasangan dengan Fadia," tambah Nitya. Dengan demikian, PBSI berharap sinergi keduanya dapat menghasilkan performa yang lebih maksimal.
Selain itu, keputusan ini juga merupakan bagian dari upaya untuk mengembangkan potensi Febi Setianingrum secara maksimal. Dengan berpasangan dengan Apriyani, yang memiliki pengalaman dan prestasi gemilang, diharapkan Febi dapat belajar dan berkembang lebih pesat. Hal ini sejalan dengan komitmen PBSI untuk membina atlet muda berbakat.
Debut di Taiwan dan Thailand Open
Apriyani/Febi dijadwalkan akan melakoni debut mereka di BWF World Tour Super 300 Taiwan Open 2025 (6-11 Mei) dan Super 500 Thailand Open 2025 (13-18 Mei). Kedua turnamen ini akan menjadi ujian awal bagi pasangan baru tersebut. Publik pun menantikan penampilan perdana mereka dan berharap dapat memberikan hasil yang membanggakan bagi Indonesia.
Sementara itu, Siti Fadia Silva Ramadhanti akan kembali berpasangan dengan Lanny Tria Mayasari. Ini menunjukkan komitmen PBSI untuk terus mengembangkan seluruh atletnya dan memberikan kesempatan bagi semua pemain untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka.
Secara keseluruhan, perubahan pasangan ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang PBSI untuk meningkatkan performa ganda putri Indonesia. Dengan evaluasi yang cermat dan pertimbangan yang matang, diharapkan langkah ini akan membuahkan hasil positif dan membawa prestasi gemilang bagi bulu tangkis Indonesia di masa mendatang.