Whittaker Incar Strickland Setelah Kekalahan dari Chimaev
Mantan juara UFC kelas menengah, Robert Whittaker, mengincar pertarungan melawan Sean Strickland setelah kekalahan dari Khamzat Chimaev, melihatnya sebagai kesempatan untuk kembali ke puncak.

Apa, Siapa, Di mana, Kapan, Mengapa, dan Bagaimana? Robert Whittaker, mantan juara kelas menengah UFC, mengincar Sean Strickland sebagai lawan berikutnya setelah kekalahannya melawan Khamzat Chimaev di UFC 308 pada Oktober 2024. Pernyataan ini disampaikan Whittaker melalui laman MMA Fighting, di Jakarta pada Jumat, 28 Februari. Ia melihat Strickland sebagai lawan yang tepat karena keduanya berada di posisi puncak dan belum pernah bertemu di octagon. Whittaker tertarik pada gaya bertarung Strickland dan yakin akan kemampuannya untuk menang.
Whittaker menilai bahwa pertarungan melawan Strickland merupakan langkah tepat untuk kembali ke jalur kemenangan setelah kekalahan tersebut. Keduanya pernah mengalami kekalahan dari petarung top, Whittaker dari Chimaev dan Strickland dari Dricus du Plessis. Kondisi ini membuat Whittaker melihat peluang besar untuk menghadapi Strickland dan merebut kembali posisinya di puncak divisi kelas menengah.
Dengan kekalahan angka Strickland dari du Plessis beberapa minggu lalu dan cedera hidung yang dideritanya di UFC 312 awal Februari 2025, peluang pertandingan mungkin tampak sedikit suram. Namun, Whittaker optimis dan menargetkan kembalinya ke octagon pada awal musim panas, tepatnya Juni 2025. Ia sedang mempersiapkan diri dengan giat, mengasah kemampuan dan mempelajari strategi baru untuk memastikan penampilan terbaiknya.
Whittaker: Strickland Lawan yang Tepat
Menurut Whittaker, "Saya kira Strickland adalah lawan yang tepat, karena saya merasa kami berdua telah berada di posisi teratas selama beberapa waktu, saling mengitari satu sama lain." Ia mengakui belum pernah bertemu Strickland di octagon, tetapi keduanya telah berada di dekat puncak klasemen untuk beberapa waktu, sehingga pertarungan dirasa sangat mungkin terjadi. Whittaker tertarik dengan tantangan yang ditawarkan Strickland.
Ia menambahkan, "Saya merasa sangat menarik untuk mencoba dan berlatih. Ia adalah pria yang tangguh. Namun, saya sangat bangga dengan kemampuan saya, dan yakin dengan kemampuan saya." Pernyataan ini menunjukkan kepercayaan diri Whittaker yang tinggi meskipun baru saja mengalami kekalahan. Ia melihat pertarungan ini sebagai kesempatan untuk membuktikan kemampuannya dan kembali ke jalur kemenangan.
Whittaker menyadari bahwa Strickland merupakan petarung yang tangguh dan berpengalaman. Namun, keyakinan diri dan pengalamannya sendiri menjadi modal utama untuk menghadapi tantangan ini. Ia telah mempersiapkan diri dengan matang untuk menghadapi gaya bertarung Strickland.
Menanti Pertarungan di Octagon
Meskipun Strickland baru saja mengalami kekalahan dan cedera, Whittaker tetap optimis. Ia merencanakan kembalinya ke octagon pada bulan Juni 2025. Hal ini memberikannya waktu yang cukup untuk mempersiapkan diri secara optimal.
Dengan target Juni 2025, Whittaker memiliki waktu yang cukup untuk berlatih dan menyempurnakan strategi bertarungnya. Ia ingin memastikan dirinya berada dalam kondisi puncak saat menghadapi Strickland. Pertarungan ini sangat dinantikan oleh para penggemar UFC.
Petarung asal Selandia Baru ini menekankan pentingnya persiapan yang matang. "Saat itulah saya ingin mengangkat tangan saya untuk bertarung, karena itu memberi saya waktu yang cukup untuk melanjutkan apa yang sedang saya lakukan, namun juga untuk masuk ke dalam kamp pelatihan dengan baik dan tampil dengan kondisi terbaik saya," ujarnya. Persiapan yang matang ini diharapkan dapat membawanya meraih kemenangan.
Kekalahan dari Chimaev dan kondisi terkini divisi kelas menengah UFC telah mendorong Whittaker untuk mengambil langkah berani ini. Ia melihat pertarungan melawan Strickland sebagai langkah penting untuk kembali merebut gelar juara.
Dengan demikian, dunia UFC menantikan pertarungan antara dua petarung top ini. Baik Whittaker maupun Strickland memiliki reputasi yang mentereng dan pertarungan mereka diprediksi akan sangat sengit dan menarik.