Basarnas Evakuasi Jenazah Pemancing Hilang di Perairan Selat Bali
Tim Basarnas Bali berhasil mengevakuasi jenazah I Komang Soma Merta (38), seorang pemancing yang hilang di Perairan Perancak dua minggu lalu, ditemukan terapung di Perairan Selat Bali.
Tim Basarnas Bali berhasil mengevakuasi jenazah seorang pria yang ditemukan terapung di perairan Selat Bali, tepatnya di belakang Pasar Gilimanuk, Jembrana, pada Sabtu pagi pukul 07.00 WITA. Jenazah tersebut diidentifikasi sebagai I Komang Soma Merta (38), seorang pemancing yang dilaporkan hilang di Perairan Perancak sejak 22 Maret 2024. Evakuasi dilakukan setelah warga setempat melaporkan penemuan jenazah tersebut kepada pihak Basarnas.
Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Jembrana, Dewa Hendri Gunawan, menjelaskan bahwa jenazah ditemukan tertelungkup di antara sampah sekitar 100 meter dari Pasar Gilimanuk. Setelah menerima laporan, tim Basarnas Bali langsung mengerahkan RIB yang sedang bersiaga di Pelabuhan Gilimanuk menuju lokasi penemuan. Proses evakuasi yang melibatkan tim SAR gabungan berlangsung sekitar 15 menit hingga jenazah berhasil diangkat dari air.
Proses identifikasi jenazah dilakukan berdasarkan keterangan istri korban yang mengenali atribut yang dikenakan korban, seperti celana dalam dan gelang tridatu, meskipun wajah dan sidik jari sudah rusak. Setelah dievakuasi, jenazah I Komang Soma Merta dibawa ke RS Umum Negara menggunakan ambulans Puskesmas Gilimanuk.
Evakuasi Gabungan di Perairan Selat Bali
Evakuasi jenazah I Komang Soma Merta tidak hanya dilakukan oleh Basarnas Bali, namun juga melibatkan berbagai instansi dan elemen masyarakat. Kerja sama yang solid dari berbagai pihak, termasuk Polair Polres Jembrana, Pos TNI AL Gilimanuk, Brimob Batalion C Kompi Gilimanuk, Direktorat Polair Polda Bali, KP3 Gilimanuk, Puskesmas Gilimanuk, PMI Jembrana, Lurah Gilimanuk, dan masyarakat setempat, menunjukkan sinergi yang efektif dalam operasi pencarian dan penyelamatan.
Kecepatan respon dan koordinasi yang baik antar instansi menjadi kunci keberhasilan evakuasi ini. Hal ini menunjukkan kesiapsiagaan tim SAR gabungan dalam menghadapi situasi darurat, khususnya selama periode Lebaran. Keberhasilan evakuasi ini juga memberikan sedikit ketenangan bagi keluarga korban yang telah menunggu selama dua minggu.
"Warga yang melihat segera melaporkan dan meminta bantuan evakuasi, posisinya tertelungkup di antara sampah," kata Dewa Hendri Gunawan.
Kronologi Penemuan dan Evakuasi
Berikut kronologi singkat penemuan dan evakuasi jenazah I Komang Soma Merta:
- Pukul 07.00 WITA: Warga menemukan jenazah terapung di perairan Selat Bali.
- Pukul 07.30 WITA: Laporan diterima oleh Basarnas Bali.
- Pukul 07.45 WITA: Tim SAR gabungan tiba di lokasi.
- Pukul 08.15 WITA: Jenazah berhasil dievakuasi dan dibawa ke RS Umum Negara.
Proses evakuasi yang cepat dan terkoordinasi dengan baik ini patut diapresiasi. Keberhasilan ini juga menjadi bukti pentingnya kerja sama antar instansi dan masyarakat dalam upaya pencarian dan penyelamatan.
Semoga kejadian ini dapat menjadi pembelajaran bagi kita semua, terutama bagi para pemancing untuk selalu memperhatikan keselamatan saat melaut. Kepada keluarga korban, semoga diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi duka ini.