Baznas Tegal Kampanyekan Gerakan Cinta Zakat untuk Atasi Stunting
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Tegal gencar mengkampanyekan gerakan cinta zakat untuk membantu penanggulangan stunting, berharap peningkatan zakat yang terkumpul dapat mendukung program tersebut.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Tegal, Jawa Tengah, meluncurkan kampanye "Gerakan Cinta Zakat" sebagai upaya untuk membantu penanggulangan masalah stunting di wilayah tersebut. Kampanye ini diluncurkan pada Kamis, 27 Maret 2024, dan melibatkan kerjasama antara Baznas dan Pemerintah Kota Tegal.
Ketua Baznas Kota Tegal, Harun Abdi Manaf, menjelaskan bahwa zakat yang terkumpul akan digunakan secara khusus untuk membantu penanganan penderita stunting. "Pengumpulan zakat ini khususnya untuk membantu penanganan stunting di daerah sehingga mudah-mudahan dapat membantu. Akan kami tampung dan kelola," ujarnya. Inisiatif ini menunjukkan komitmen Baznas dalam memberdayakan potensi zakat untuk mengatasi permasalahan sosial yang krusial.
Gerakan ini mendapat dukungan penuh dari Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono. Beliau berharap agar jumlah zakat yang terkumpul semakin meningkat setiap tahunnya. Hal ini menunjukkan pentingnya sinergi antara lembaga keagamaan dan pemerintah daerah dalam mengatasi masalah stunting.
Dukungan Pemerintah dan Harapan Peningkatan Zakat
Wali Kota Tegal menekankan pentingnya peran pemerintah daerah dalam memfasilitasi penyaluran zakat. "Harus ada mediasi dari pemerintah daerah agar memediasi perusahaan menyalurkan zakatnya melalui Baznas," kata Dedy Yon. Pernyataan ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk mengoptimalkan potensi zakat dalam pembangunan daerah.
Selain mendorong perusahaan, Wali Kota juga mengajak para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Tegal untuk menyalurkan zakat melalui Baznas. "Saya berharap bapak dan ibu, aparatur sipil negara di lingkungan Pemkot Tegal berpartisipasi di Baznas karena lembaga ini milik pemerintah," imbuhnya. Ajakan ini bertujuan untuk meningkatkan partisipasi aktif ASN dalam program penanggulangan stunting.
Sebagai bentuk dukungan nyata, Wali Kota Dedy Yon beserta jajarannya turut serta dalam pengumpulan zakat secara langsung kepada Baznas. Hal ini diharapkan dapat menjadi contoh dan inspirasi bagi masyarakat luas untuk turut berpartisipasi dalam gerakan cinta zakat ini.
Gerakan Cinta Zakat: Solusi Kolaboratif untuk Stunting
Inisiatif Baznas Kota Tegal ini merupakan contoh nyata bagaimana zakat dapat dimaksimalkan untuk mengatasi permasalahan sosial seperti stunting. Dengan menggandeng pemerintah daerah dan mengajak partisipasi aktif masyarakat, diharapkan gerakan ini dapat memberikan dampak yang signifikan dalam upaya penanggulangan stunting di Kota Tegal.
Program ini tidak hanya berfokus pada pengumpulan zakat, tetapi juga pada pengelolaan dan penyaluran zakat yang tepat sasaran. Baznas berkomitmen untuk memastikan bahwa zakat yang terkumpul digunakan secara efektif dan efisien untuk membantu anak-anak yang mengalami stunting.
Partisipasi aktif dari berbagai pihak, termasuk perusahaan, ASN, dan masyarakat umum, sangat penting untuk keberhasilan program ini. Dengan semakin banyaknya zakat yang terkumpul, Baznas dapat memberikan bantuan yang lebih luas dan menyeluruh kepada masyarakat yang membutuhkan.
Gerakan Cinta Zakat ini diharapkan dapat menjadi model bagi daerah lain dalam memanfaatkan potensi zakat untuk mengatasi permasalahan sosial. Kolaborasi antara lembaga keagamaan, pemerintah, dan masyarakat merupakan kunci keberhasilan dalam penanggulangan stunting dan pembangunan berkelanjutan.
Melalui program ini, Baznas Kota Tegal tidak hanya berperan sebagai pengumpul zakat, tetapi juga sebagai agen perubahan yang aktif dalam mengatasi permasalahan sosial di masyarakat. Semoga gerakan ini dapat menginspirasi daerah lain untuk turut serta dalam upaya penanggulangan stunting dan mewujudkan Indonesia yang lebih sehat dan sejahtera.