BBM di SPBU Solo Aman, Pemkot Pastikan Tak Tercampur Air
Pemerintah Kota Surakarta memastikan bahan bakar minyak (BBM) di SPBU Solo aman dari campuran air setelah adanya laporan beberapa waktu lalu; pengecekan bersama Pertamina dilakukan untuk memastikan kualitas BBM tetap prima jelang Idul Fitri.
Solo, 21 Maret 2024 (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta memastikan keamanan bahan bakar minyak (BBM) di seluruh stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kota Solo. Beredarnya kabar mengenai BBM yang tercampur air beberapa waktu lalu telah ditindaklanjuti dengan pengecekan langsung oleh Pemkot Surakarta bersama pihak Pertamina. Wali Kota Surakarta, Respati Ardi, mengatakan bahwa hasil pengecekan menunjukkan BBM di SPBU Solo aman dan tidak tercampur air.
Pengecekan yang dilakukan di SPBU Manahan, Jumat lalu, melibatkan pemeriksaan sistem digital pengukuran kadar BBM di SPBU. "Standar SPBU pengecekan kadar yang digital ternyata sudah ada pengawasan. Kami juga sudah ukur pakai pasta air. Kami cek kedalaman dan tidak ada perubahan, sampai kami cek jenis dan takaran semua aman," kata Wali Kota Respati Ardi. Pemkot Surakarta juga berkoordinasi dengan Pertamina dan Forkopimda Jawa Tengah untuk memastikan ketersediaan dan kualitas BBM menjelang musim mudik Lebaran.
Meskipun ada aduan mengenai BBM tercampur air, Wali Kota menjelaskan bahwa kejadian tersebut tidak terjadi secara serentak dan hanya menimpa satu pelanggan. "Ini lucunya agak aneh karena kejadian itu tidak serentak, hanya satu pelanggan yang kena. Ini perlu saya cari tahu kenapa satu pelanggan saja, kok yang lain enggak. Namun tetap kami awasi bersama karena ini adalah BBM milik pemerintah jadi kita awasi bersama," ujarnya. Hal ini menunjukkan komitmen Pemkot Surakarta dalam mengawasi distribusi BBM di wilayahnya.
Kualitas BBM Terjamin, Pengecekan Rutin Dilakukan
Area Manager Communication, Relations, and CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah, Taufiq Kurniawan, menyatakan bahwa Pertamina rutin melakukan pengecekan kualitas BBM untuk memastikannya sesuai standar. Pihaknya langsung menindaklanjuti isu BBM tercampur air dengan melakukan pengecekan menyeluruh. "Ini juga sudah dicek langsung oleh Pak Wali Kota dan kami sudah memastikan bahwa secara mutu dan kualitas BBM sesuai spesifikasi dan layanan dalam kualitas yang prima," jelas Taufiq Kurniawan.
Pengecekan bersama Wali Kota Surakarta menjelang Idul Fitri juga memastikan stok BBM dalam kondisi aman. Pertamina memastikan bahwa stok BBM mencukupi kebutuhan masyarakat selama periode Idul Fitri. Hal ini dilakukan untuk mencegah kelangkaan BBM dan memastikan kelancaran arus mudik dan balik.
Terkait insiden BBM tercampur air di SPBU Pucangsawit, Taufiq Kurniawan menjelaskan bahwa hal tersebut kemungkinan disebabkan oleh curah hujan tinggi yang menggenangi area sekitar tangki pendam. Namun, ia menegaskan bahwa air hujan tidak sampai masuk ke dalam tangki BBM. "Pasti hujan, curah hujan yang tinggi menggenangi area sekitar tangki pendam itu sendiri, tapi tidak sampai masuk, tapi hanya konsentrasi yang dicek di (SPBU) Pucangsawit hanya 1 liter dari keseluruhan, terbukti yang mengeluh satu kendaraan HRV saja," terangnya.
Kesimpulan
Kerja sama antara Pemkot Surakarta dan Pertamina memastikan kualitas dan ketersediaan BBM di Kota Solo tetap terjaga. Pengecekan rutin dan respon cepat terhadap aduan masyarakat menunjukkan komitmen bersama untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya menjelang musim mudik Lebaran. Meskipun ada insiden yang dilaporkan, pihak terkait telah memastikan bahwa hal tersebut tidak meluas dan kualitas BBM secara keseluruhan tetap terjamin.