BPBD Trenggalek Luncurkan Layanan WhatsApp "Si Bentar", Akses Informasi Bencana Lebih Mudah
BPBD Trenggalek meluncurkan layanan WhatsApp "Si Bentar" untuk memudahkan akses informasi kebencanaan dan permintaan bantuan darurat, mendapat apresiasi dari Konjen Australia.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, resmi meluncurkan layanan berbasis WhatsApp bernama 'Si Bentar' (Siaga Bencana Trenggalek) pada 27 Februari 2024. Layanan ini bertujuan untuk mempermudah akses masyarakat terhadap informasi kebencanaan dan jalur bantuan darurat. Inovasi ini menjawab kebutuhan masyarakat akan informasi cepat dan akurat, khususnya dalam situasi darurat bencana. Layanan ini diluncurkan sebagai bentuk komitmen BPBD Trenggalek dalam melindungi warganya.
Kepala Pelaksana BPBD Trenggalek, Triadi Admono, menjelaskan bahwa melalui nomor WhatsApp 0851-6170-0191, masyarakat dapat melaporkan kejadian bencana, mendapatkan informasi prakiraan cuaca, dan mengakses layanan darurat seperti pemadam kebakaran dan ambulans. Selain nomor tersebut, BPBD juga menyediakan nomor layanan Pusdalops di 0822-4474-9096 untuk jalur komunikasi tambahan. Kemudahan akses informasi ini diharapkan dapat mempercepat respon terhadap bencana dan meminimalisir dampaknya.
Layanan 'Si Bentar' merupakan hasil kolaborasi antara BPBD Trenggalek dan Dinas Komunikasi dan Informatika. Dengan adanya hotline ini, masyarakat dapat lebih mudah memahami situasi bencana dan prosedur meminta bantuan. Inovasi ini dinilai sebagai langkah signifikan dalam meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat terhadap bencana di Kabupaten Trenggalek.
Inovasi Teknologi untuk Kesiapsiagaan Bencana
Penggunaan aplikasi WhatsApp dipilih karena jangkauannya yang luas dan kemudahan penggunaannya. Sebagian besar masyarakat Indonesia telah familiar dengan aplikasi ini, sehingga memudahkan adopsi layanan 'Si Bentar'. Dengan mengirim pesan 'Salam Tangguh' setelah menyimpan nomor WhatsApp Si Bentar, masyarakat akan mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai layanan yang tersedia.
BPBD Trenggalek juga berencana untuk mengembangkan fitur-fitur tambahan pada layanan 'Si Bentar' di masa mendatang. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas dan jangkauan layanan dalam memberikan informasi dan bantuan kepada masyarakat.
Langkah proaktif BPBD Trenggalek ini mendapat apresiasi positif dari berbagai pihak, termasuk Konjen Australia di Surabaya, Glen Askew, yang berkunjung ke BPBD Trenggalek dan memberikan pujian atas inovasi tersebut. Beliau menyatakan, "Informasi kebencanaan seperti ini sangat penting, dan BPBD Trenggalek telah melakukan terobosan luar biasa." Apresiasi ini menunjukkan bahwa inovasi Trenggalek juga mendapatkan pengakuan internasional.
Kemudahan Akses Informasi Bencana
Dengan adanya layanan 'Si Bentar', masyarakat Trenggalek kini memiliki akses yang lebih mudah dan cepat terhadap informasi kebencanaan. Layanan ini diharapkan dapat meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dan mempercepat respon terhadap kejadian bencana. Informasi prakiraan cuaca yang akurat juga dapat membantu masyarakat untuk melakukan antisipasi dini.
Selain itu, integrasi dengan layanan darurat seperti pemadam kebakaran dan ambulans mempermudah koordinasi dan penyelamatan dalam situasi darurat. Dengan demikian, waktu respon terhadap bencana dapat dipersingkat, sehingga dapat meminimalisir kerugian dan korban jiwa.
Layanan ini juga diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam penanggulangan bencana. Masyarakat dapat berperan aktif dengan melaporkan kejadian bencana melalui 'Si Bentar', sehingga BPBD dapat segera mengambil tindakan yang diperlukan.
Kesimpulan
Peluncuran layanan WhatsApp 'Si Bentar' oleh BPBD Trenggalek merupakan langkah inovatif dalam meningkatkan kesiapsiagaan dan penanggulangan bencana. Kemudahan akses informasi dan jalur bantuan darurat yang terintegrasi diharapkan dapat menyelamatkan lebih banyak nyawa dan meminimalisir dampak bencana di Kabupaten Trenggalek. Inovasi ini patut diapresiasi dan dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam menghadapi tantangan bencana alam.