Pangdam I/Bukit Barisan Tinjau Persiapan Pemekaran Kodam di Riau
Pangdam I/Bukit Barisan meninjau persiapan pemekaran Kodam di Riau, bertujuan memperkuat organisasi dan teritorial serta meningkatkan sinergi TNI-Polri dalam menjaga stabilitas keamanan.
Pekanbaru, Riau, 21 Februari 2025 - Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) I/Bukit Barisan, Mayor Jenderal TNI Rio Firdianto, melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Riau untuk meninjau langsung persiapan pemekaran Kodam. Kunjungan ini merupakan bagian dari program kerja setelah sebelumnya beliau meninjau berbagai satuan di Riau yang berada di bawah komandonya. Pemekaran ini bertujuan untuk memperkuat organisasi dan teritorial Kodam I/Bukit Barisan.
Sebelumnya, Kodam I/Bukit Barisan membawahi empat provinsi: Sumatera Barat, Sumatera Utara, Riau, dan Kepulauan Riau. Setelah pemekaran, Kodam I/Bukit Barisan akan terbagi menjadi dua Kodam. Markas Kodam yang akan membawahi wilayah Riau dan Kepulauan Riau akan berlokasi di Pekanbaru. Hal ini disampaikan langsung oleh Mayjen Rio saat kunjungannya ke Kepolisian Daerah Riau pada Jumat, 21 Februari 2025. Beliau menjelaskan, "Kodam I/Bukit Barisan akan dipecah menjadi dua kodam, sebelumnya Kodam I/BB membawahi empat provinsi yakni Sumbar, Sumut, Riau dan Kepri. Markas Kodam akan membawahi wilayah Riau, dan Kepri akan berada di Pekanbaru."
Pemekaran ini merupakan bagian dari program Mabes TNI dan Mabes Angkatan Darat, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto. Tujuannya adalah untuk mengembangkan organisasi TNI agar lebih siap menghadapi tantangan masa depan. Proses pengembangan organisasi ini telah berjalan, dan Mayjen Rio telah meninjau beberapa fasilitas, termasuk bangunan hibah dari pemerintah daerah, seperti di Rokan Hulu untuk komando distrik militer. "Proses pengembangan organisasi ini sudah berjalan dan kami sudah meninjau bangunan hibah pemda seperti di Rokan Hulu untuk komando distrik militer," ujarnya.
Penguatan Sinergi TNI-Polri
Kunjungan Mayjen Rio ke Markas Polda Riau juga bertujuan untuk memperkuat sinergi antara TNI dan Polri dalam menjaga stabilitas keamanan di Provinsi Riau. Kedatangan Pangdam I/BB beserta rombongan disambut hangat oleh Kepala Polda Riau, Irjen Pol Mohammad Iqbal, Wakapolda Riau Brigjen Pol Jossy Kusumo, para pejabat utama (PJU), dan ratusan personel. "Saya cukup kaget dengan penyambutan yang begitu ramai ini. Ini luar biasa dan menjadi suatu kehormatan bagi kami," ujar Mayjen Rio menanggapi penyambutan tersebut.
Sinergi TNI-Polri ini dinilai sebagai pilar utama dalam menjaga stabilitas keamanan di daerah. Irjen Pol Mohammad Iqbal, Kapolda Riau, menekankan pentingnya kolaborasi ini. "Sinergi ini sudah kita laksanakan mulai November 2024, TNI-Polri menanam jagung dan rencana panen pada Februari 2025. Bahkan di 12 kabupaten dan kota sudah jalan, hampir ribuan hektare lahan sudah ditanami jagung secara monokultur dan tumpang sari bersinergi dengan TNI," kata Iqbal.
Lebih lanjut, Mayjen Rio juga menjelaskan komitmen TNI dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Pihaknya telah menyiapkan 100 batalyon teritorial untuk mendukung program tersebut, termasuk program makanan bergizi. Hal ini menunjukkan komitmen TNI AD dalam mendukung program pemerintah.
Dukungan Program Ketahanan Pangan
Dalam konteks pemekaran Kodam dan sinergi TNI-Polri, program ketahanan pangan juga menjadi fokus utama. Kerja sama antara TNI dan Polri dalam menanam jagung di ribuan hektar lahan di 12 kabupaten/kota di Riau menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Program ini tidak hanya meningkatkan produksi pangan, tetapi juga memperkuat soliditas TNI-Polri dalam menghadapi tantangan bersama.
Pemekaran Kodam I/Bukit Barisan diharapkan mampu meningkatkan efektivitas dan efisiensi operasional TNI di wilayah Riau dan Kepulauan Riau. Dengan struktur organisasi yang lebih terfokus, diharapkan TNI dapat lebih responsif dalam menghadapi berbagai tantangan keamanan dan pembangunan di kedua provinsi tersebut. Kolaborasi yang erat antara TNI dan Polri akan menjadi kunci keberhasilan dalam menjaga stabilitas keamanan dan mendukung program pemerintah, termasuk program ketahanan pangan.
Secara keseluruhan, kunjungan Pangdam I/Bukit Barisan ke Riau menandai langkah penting dalam mempersiapkan pemekaran Kodam dan memperkuat sinergi TNI-Polri. Langkah ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam meningkatkan keamanan dan kesejahteraan masyarakat Riau dan Kepulauan Riau.