Pemkab Tanbu Dukung Penuh Program Kemenkes PDT: Ekonomi Desa sebagai Pilar Utama Pembangunan Nasional
Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) menyatakan dukungan penuh terhadap program Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) untuk mendorong pembangunan ekonomi desa sebagai pilar utama pembangunan nasional, selaras dengan visi Pr
Batulicin, Kalimantan Selatan, 27 Februari 2024 - Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu), Kalimantan Selatan, menyatakan dukungan penuh terhadap program Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDT) yang fokus pada pembangunan ekonomi desa. Dukungan ini disampaikan langsung oleh Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif, sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan ekonomi di tingkat desa.
Dukungan tersebut diutarakan setelah Bupati Andi Rudi Latif mengikuti retret di Akademi Militer (Akmil), Magelang, Jawa Tengah, yang menghadirkan Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Yandri Susanto. Dalam retret tersebut, Menteri Yandri memaparkan 12 rencana kerja strategis Kemendes PDT yang bertujuan untuk mendorong pengembangan desa dan meningkatkan perekonomian masyarakat. "Membangun desa, adalah membangun Indonesia," tegas Andi Rudi, mengutip pernyataan yang disampaikan dalam retret tersebut. Hal ini menekankan pentingnya peran desa dalam pembangunan nasional.
Program Kemendes PDT ini sejalan dengan visi pembangunan Kabupaten Tanah Bumbu. Andi Rudi berharap rencana aksi tersebut dapat diimplementasikan secara efektif di Tanah Bumbu, khususnya dalam mengoptimalkan peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagai motor penggerak utama perekonomian desa. BUMDes diharapkan mampu menjadi pusat kegiatan ekonomi yang tangguh dan berkelanjutan.
Penguatan UMKM dan Peran BUMDes sebagai Sentra Ekonomi
Pembangunan desa dan penguatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menjadi kunci utama dalam meningkatkan perekonomian masyarakat secara merata. Bupati Andi Rudi Latif berharap program Kemendes PDT dapat memberikan semangat dan wawasan baru bagi pemerintah daerah dalam mengelola dan mengembangkan potensi ekonomi desa. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan desa untuk mencapai tujuan tersebut.
Salah satu fokus utama adalah optimalisasi peran BUMDes. BUMDes diharapkan mampu menjadi pusat ekonomi desa yang produktif dan mampu meningkatkan pendapatan masyarakat. Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu berkomitmen untuk memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan kapasitas dan operasional BUMDes agar dapat menjalankan fungsinya secara optimal.
Dengan adanya dukungan dan pendampingan yang memadai, diharapkan BUMDes dapat menjadi penggerak utama perekonomian desa, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah untuk menciptakan pemerataan ekonomi di seluruh wilayah Indonesia.
Kolaborasi Pemerintah Daerah dan Desa: Cita-cita Pemerataan Ekonomi
Menteri Yandri Susanto juga menekankan pentingnya peran desa sebagai pilar utama pembangunan nasional dan mengajak seluruh kepala daerah untuk mengoptimalkan potensi desa agar menjadi sentra ekonomi yang produktif. Beliau juga menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan desa dalam mendorong pemerataan ekonomi.
"Seluruh kepala daerah harus berkolaborasi dengan kepala desa. Dengan membangun dan mensejahterakan desa, kita turut menyelesaikan masalah pemerataan ekonomi yang menjadi cita-cita Presiden," ujar Menteri Yandri. Pernyataan ini menggarisbawahi pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan desa dalam mewujudkan pemerataan ekonomi di Indonesia.
Kolaborasi ini akan memastikan bahwa program pembangunan ekonomi desa berjalan efektif dan berkelanjutan. Dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu terhadap program Kemendes PDT menunjukkan komitmen nyata dalam mewujudkan cita-cita pemerataan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di tingkat desa.
Program ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang signifikan terhadap perekonomian desa di Tanah Bumbu dan menjadi contoh bagi daerah lain dalam upaya membangun Indonesia dari desa.