Program Makan Bergizi Gratis Buol untuk 1.780 Siswa di Kecamatan Bokat
Pemkab Buol, Sulawesi Tengah, resmi luncurkan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tahap awal untuk 1.780 siswa di Kecamatan Bokat, dengan target total 3.700 siswa di wilayah tersebut.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buol, Sulawesi Tengah, telah resmi memulai pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Bokat. Sebanyak 1.780 siswa menjadi penerima manfaat pada tahap awal program ini yang diluncurkan pada Senin, 24 Februari 2024. Program ini bertujuan meningkatkan asupan gizi dan kesehatan siswa, serta mendukung terciptanya lingkungan belajar yang lebih kondusif.
Sekretaris Daerah Kabupaten Buol, Dadang, menyatakan bahwa "Hari ini program makan bergizi gratis di Kabupaten Buol sudah dimulai dengan jumlah penerima pada pelaksanaan pertama sebanyak 1.780 siswa." Ia menambahkan bahwa target keseluruhan program MBG di Kabupaten Buol adalah 3.700 siswa yang tersebar di Kecamatan Bokat. Artinya, masih ada sekitar 1.920 siswa di Bokat yang belum tercakup dalam tahap awal program ini.
Program MBG diharapkan dapat memberikan dampak positif pada kesehatan dan prestasi belajar siswa. Pemkab Buol optimistis program ini akan menjadi langkah konkret dalam mendukung generasi muda yang sehat dan cerdas. Dukungan dari berbagai pihak, termasuk Kodim 1305/Buol Tolitoli, sangat penting dalam keberhasilan program ini.
Program Makan Bergizi Gratis: Upaya Pemkab Buol Tingkatkan Kesehatan dan Prestasi Siswa
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Buol merupakan sebuah inisiatif penting untuk meningkatkan kesejahteraan siswa. Pemkab Buol menyadari pentingnya gizi yang cukup bagi tumbuh kembang anak, sehingga program ini dirancang untuk memberikan asupan makanan bergizi bagi siswa yang membutuhkan.
Dengan menyediakan makanan bergizi secara gratis, diharapkan siswa dapat lebih fokus pada kegiatan belajar mengajar tanpa harus khawatir dengan masalah perut kosong. Hal ini diyakini akan berdampak positif pada peningkatan prestasi belajar siswa.
Pemkab Buol juga berharap program ini dapat mengurangi angka kekurangan gizi di kalangan pelajar. Dengan asupan gizi yang tercukupi, diharapkan siswa akan memiliki daya tahan tubuh yang lebih baik dan terhindar dari berbagai penyakit.
Keberhasilan program ini juga akan bergantung pada kerjasama antara pemerintah, sekolah, dan masyarakat. Semua pihak perlu berperan aktif dalam memastikan program ini berjalan dengan lancar dan mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
Dukungan Kodim 1305/Buol Tolitoli untuk Program MBG
Kodim 1305/Buol Tolitoli turut berperan aktif dalam mendukung Program Makan Bergizi Gratis. Mereka telah membuka empat dapur sehat di Kabupaten Buol untuk memastikan ketersediaan makanan bergizi bagi para siswa.
Setiap dapur sehat tersebut mampu melayani hingga 3.000-4.000 siswa setiap harinya. Hal ini menunjukkan komitmen Kodim 1305/Buol Tolitoli dalam membantu pemerintah daerah dalam mewujudkan program ini.
Berdasarkan data dari Kodim 1305/Buol Tolitoli, terdapat sekitar 17.000 siswa di Kabupaten Buol yang akan mendapatkan manfaat dari program makan bergizi gratis ini. Angka ini menunjukkan cakupan program yang cukup luas dan dampaknya yang signifikan bagi pendidikan di Kabupaten Buol.
Kerja sama antara Pemkab Buol dan Kodim 1305/Buol Tolitoli ini menjadi contoh sinergi yang baik antara pemerintah daerah dan TNI dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Program MBG ini diharapkan dapat menjadi contoh baik bagi daerah lain dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan anak-anak Indonesia. Dengan dukungan dan kerjasama yang baik dari semua pihak, program ini diyakini akan berhasil meningkatkan kesehatan dan prestasi belajar siswa di Kabupaten Buol.