ULM Ciptakan AFILM2ReG: Alat Filtrasi Membran Ramah Lingkungan untuk Pengolahan Air Limbah
Tim M2ReG Universitas Lambung Mangkurat berhasil menciptakan AFILM2ReG, alat filtrasi membran inovatif untuk pengolahan air limbah yang lebih efisien dan ramah lingkungan, sekaligus spinneret membran hollow fiber yang lebih hemat biaya.
Universitas Lambung Mangkurat (ULM) melalui Tim Materials and Membranes Research Group (M2ReG) telah menciptakan inovasi teknologi yang signifikan dalam bidang pengolahan air limbah. Tim yang dipimpin oleh Prof. Muthia Elma berhasil mengembangkan AFILM2ReG, sebuah alat filtrasi membran canggih. Alat ini dirancang dan diproduksi di workshop M2ReG, Kalimantan Selatan, memanfaatkan membran hollow fiber hasil riset laboratorium ULM. Inovasi ini didanai oleh Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRTPM) melalui skema pendanaan luaran prototipe.
AFILM2ReG dirancang untuk meningkatkan efisiensi filtrasi dalam pengolahan air limbah, mendukung upaya keberlanjutan pemanfaatan sumber daya air. Prof. Muthia Elma menjelaskan bahwa pengembangan AFILM2ReG merupakan wujud nyata kontribusi akademisi dalam mengatasi permasalahan lingkungan. "Alat ini dirancang dan diproduksi di workshop M2ReG dengan memanfaatkan membran hollow fiber hasil riset laboratorium," ungkap Prof. Muthia di Banjarbaru, Kalimantan Selatan.
Teknologi membran serat berongga yang digunakan dalam AFILM2ReG diharapkan dapat diimplementasikan secara luas, baik di industri maupun dalam skala komunitas. Tujuannya adalah untuk mendukung pengelolaan air yang lebih baik dan ramah lingkungan. Komitmen ULM untuk terus berinovasi dalam teknologi hijau untuk pengelolaan lingkungan di Indonesia juga ditegaskan oleh Prof. Muthia: "Kami berkomitmen terus melahirkan inovasi berbasis riset guna mendukung implementasi teknologi hijau dalam pengelolaan lingkungan di Indonesia."
Inovasi Spinneret Membran Hollow Fiber: Hemat Biaya dan Ramah Lingkungan
Tidak hanya AFILM2ReG, Prof. Muthia Elma bersama Rhafiq Abdul Ghani dari M2ReG juga menciptakan spinneret membran hollow fiber. Komponen kunci dalam produksi membran ini selama ini banyak diimpor dengan harga yang mahal. Namun, dengan inovasi ini, spinneret kini dapat diproduksi di dalam negeri dengan biaya jauh lebih murah, bahkan hingga 20 kali lipat lebih hemat dibandingkan produk impor.
Keunggulan lainnya dari spinneret buatan ULM ini adalah penggunaan bahan dan material yang mudah ditemukan di Indonesia. Proses produksinya juga mengandalkan teknologi needle yang biasa digunakan dalam proses electrospinning. Pengembangan spinneret ini merupakan bagian dari hibah grant riset sawit yang didanai oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) untuk periode 2022 hingga 2024.
Riset ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi produksi membran, tidak hanya untuk pengolahan air, tetapi juga untuk aplikasi di berbagai industri lainnya. Dengan demikian, inovasi ini tidak hanya memberikan solusi untuk permasalahan lingkungan, tetapi juga berpotensi besar untuk meningkatkan daya saing industri dalam negeri.
Inovasi ini menunjukkan komitmen ULM dalam mengembangkan teknologi tepat guna yang berkelanjutan. Dengan memanfaatkan sumber daya lokal dan teknologi yang terjangkau, diharapkan inovasi ini dapat diadopsi secara luas dan memberikan dampak positif bagi lingkungan dan perekonomian Indonesia.
AFILM2ReG: Solusi Berkelanjutan untuk Pengolahan Air Limbah
AFILM2ReG merupakan bukti nyata bagaimana riset dan inovasi dapat memberikan solusi konkret untuk permasalahan lingkungan. Dengan teknologi membran serat berongga yang efisien dan hemat biaya, alat ini menawarkan alternatif yang lebih ramah lingkungan dibandingkan metode konvensional. Keberhasilan ULM dalam mengembangkan AFILM2ReG dan spinneret membran hollow fiber menunjukkan potensi besar Indonesia dalam menciptakan teknologi berkelanjutan.
Pengembangan teknologi ini diharapkan dapat mendorong adopsi teknologi hijau di berbagai sektor, khususnya dalam industri pengolahan air limbah. Dengan demikian, Indonesia dapat berkontribusi lebih besar dalam upaya pelestarian lingkungan global. Keberhasilan ini juga membuka peluang kolaborasi lebih lanjut antara akademisi, industri, dan pemerintah untuk pengembangan teknologi serupa di masa mendatang.
Penerapan AFILM2ReG dan spinneret membran hollow fiber diharapkan dapat memberikan dampak signifikan terhadap efisiensi dan efektivitas pengolahan air limbah di Indonesia. Inovasi ini merupakan langkah penting dalam mewujudkan pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.
Kesimpulannya, pengembangan AFILM2ReG dan spinneret membran hollow fiber oleh Tim M2ReG ULM merupakan sebuah pencapaian luar biasa yang berpotensi besar untuk memberikan dampak positif bagi lingkungan dan industri di Indonesia. Inovasi ini menjadi contoh nyata bagaimana riset dan pengembangan teknologi dapat memberikan solusi nyata bagi permasalahan lingkungan dan mendorong kemajuan ekonomi berkelanjutan.