UMPR Optimis Cetak Tenaga Medis Kompeten, Solusi Kekurangan SDM Kesehatan Kalteng?
Disdik Kalteng optimistis Universitas Muhammadiyah Palangkaraya (UMPR) akan mencetak tenaga medis kompeten, mengatasi kekurangan SDM kesehatan di Kalimantan Tengah.
Universitas Muhammadiyah Palangkaraya (UMPR) mendapat apresiasi dari Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah (Disdik Kalteng) atas kontribusinya dalam mencetak tenaga medis yang kompeten. Hal ini disampaikan Plt. Kepala Disdik Kalteng, Reza Prabowo, di Palangka Raya pada Kamis, 27 Februari 2024. Kunjungan Reza ke Kampus 2 UMPR sekaligus menyaksikan pembangunan gedung di lingkungan perguruan tinggi tersebut juga menjadi momentum penting dalam hal ini.
Apresiasi tersebut diberikan seiring berdirinya Fakultas Kedokteran UMPR dan rencana pendirian Fakultas Kedokteran Gigi yang sedang diproses. Reza berharap, keberadaan kedua fakultas ini tidak hanya mencetak tenaga medis kompeten, tetapi juga meningkatkan kualitas layanan kesehatan dan sumber daya manusia (SDM) di Kalimantan Tengah. Ia menekankan pentingnya peran UMPR dalam menjawab tantangan peningkatan kualitas pendidikan di provinsi tersebut.
Reza Prabowo juga menyampaikan keyakinannya bahwa Program Studi Kedokteran dan Program Profesi Dokter di UMPR, serta Fakultas Kedokteran Gigi yang akan datang, akan membuka peluang lebih besar bagi putra-putri daerah untuk menjadi dokter. Hal ini sangat penting mengingat Kalimantan Tengah masih kekurangan SDM Dokter Gigi dan tenaga kesehatan lainnya. Harapannya, lulusan UMPR akan berkontribusi langsung dalam pelayanan kesehatan di Kalimantan Tengah.
UMPR: Solusi Kekurangan Tenaga Kesehatan di Kalteng
Rektor UMPR, Assos Prof Dr Muhamad Yusuf SSos MAP, menyambut baik kunjungan tersebut. Dalam pertemuan itu, Yusuf menjelaskan rencana pendirian Fakultas Kedokteran Gigi dan beberapa program studi di bidang kesehatan lainnya, seperti Manajemen Informasi Kesehatan. Ia menegaskan bahwa pembukaan program studi ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan tenaga kesehatan di Kalimantan Tengah.
Jumlah tenaga kesehatan ideal di Kalimantan Tengah hingga saat ini belum tercapai. Oleh karena itu, program studi kesehatan di UMPR diharapkan dapat mempercepat pemenuhan kebutuhan tersebut. Selain itu, program studi ini juga akan memberikan kesempatan yang lebih luas bagi generasi muda Kalimantan Tengah untuk mengakses pendidikan tinggi di bidang kesehatan.
Yusuf menekankan komitmen UMPR untuk melayani masyarakat Kalimantan Tengah. UMPR ingin menjadi kampus yang mampu memenuhi cita-cita generasi muda Kalteng. Dengan semakin banyaknya masyarakat Kalteng yang menempuh pendidikan tinggi di bidang kesehatan, diharapkan indeks pembangunan sumber daya manusia meningkat, dan kualitas pelayanan kesehatan di Kalteng pun ikut terdongkrak.
Rektor UMPR juga mengapresiasi program-program inovatif Disdik Kalteng, seperti Program Kuliah Gratis dan Sekolah Gratis bagi SMA/SMK se-Kalteng. Program-program tersebut dinilai realistis karena menjawab kebutuhan nyata masyarakat Kalimantan Tengah.
Dukungan Disdik Kalteng terhadap UMPR
Disdik Kalteng menyatakan komitmennya untuk mendukung UMPR dalam mencetak tenaga medis kompeten. Dukungan ini tercermin dari apresiasi yang diberikan terhadap pendirian Fakultas Kedokteran dan rencana pendirian Fakultas Kedokteran Gigi. Pihak Disdik Kalteng juga melihat UMPR sebagai solusi untuk mengatasi kekurangan tenaga kesehatan di Kalimantan Tengah.
Kerjasama antara Disdik Kalteng dan UMPR diharapkan akan terus berlanjut untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan layanan kesehatan di Kalimantan Tengah. UMPR diharapkan dapat mencetak lulusan yang siap berkontribusi langsung dalam pembangunan daerah. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan indeks pembangunan manusia dan kualitas pelayanan kesehatan.
Keberadaan UMPR sebagai lembaga pendidikan tinggi yang fokus pada pengembangan SDM kesehatan di Kalimantan Tengah mendapat sambutan positif. Hal ini menunjukkan adanya sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi dalam upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat Kalimantan Tengah.
Dengan adanya program studi kesehatan di UMPR, diharapkan akan tercipta tenaga kesehatan yang profesional dan berkompeten untuk melayani masyarakat Kalimantan Tengah. Hal ini akan berdampak positif pada peningkatan kualitas kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.
Keberhasilan UMPR dalam mencetak tenaga medis kompeten akan menjadi contoh bagi perguruan tinggi lain di Kalimantan Tengah untuk turut berkontribusi dalam pembangunan sumber daya manusia di bidang kesehatan.
Kesimpulan
Kolaborasi antara Disdik Kalteng dan UMPR dalam pengembangan pendidikan tinggi di bidang kesehatan menjanjikan masa depan yang lebih baik bagi Kalimantan Tengah. Dengan mencetak tenaga medis kompeten, diharapkan kekurangan SDM kesehatan dapat teratasi dan kualitas layanan kesehatan dapat meningkat secara signifikan.