Waspada! Cuaca Ekstrem Ancam Sulut hingga 26 Februari 2025
BMKG memperingatkan potensi cuaca ekstrem di sebagian besar wilayah Sulawesi Utara hingga 26 Februari 2025, dengan imbauan kewaspadaan terhadap banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado mengeluarkan peringatan dini akan potensi cuaca ekstrem di sebagian besar wilayah Sulawesi Utara. Peringatan ini berlaku hingga tanggal 26 Februari 2025, meliputi hujan lebat disertai petir dan angin kencang yang berpotensi menimbulkan bencana di berbagai daerah. Informasi ini disampaikan oleh Koordinator Bidang Observasi dan Informasi BMKG Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado, Astrid Lasut, pada Senin, 24 Februari 2025 di Manado.
Peringatan ini disampaikan menyusul prakiraan cuaca yang menunjukkan potensi cuaca ekstrem yang signifikan di provinsi yang berpenduduk lebih dari 2,6 juta jiwa tersebut. BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan mengambil langkah-langkah antisipatif guna mengurangi risiko kerugian yang mungkin terjadi akibat cuaca buruk ini. Masyarakat dihimbau untuk selalu memantau informasi cuaca terkini dari BMKG.
Astrid Lasut menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang, terutama di daerah-daerah yang rawan bencana. Ia juga menghimbau agar masyarakat selalu memperhatikan informasi peringatan dini yang dikeluarkan oleh BMKG dan mengikuti arahan dari pihak berwenang setempat.
Wilayah Terdampak Cuaca Ekstrem
BMKG telah merilis daftar wilayah di Sulawesi Utara yang berpotensi mengalami cuaca ekstrem hingga 26 Februari 2025. Pada tanggal 24 Februari 2025, wilayah yang berpotensi terdampak meliputi Kota Manado, Kota Bitung, Kabupaten Minahasa, Kabupaten Minahasa Utara, Kabupaten Minahasa Tenggara, Kabupaten Minahasa Selatan, Kabupaten Bolaang Mongondow, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, Kabupaten Kepulauan Sitaro, Kabupaten Kepulauan Sangihe, dan Kabupaten Kepulauan Talaud.
Prakiraan cuaca ekstrem pada tanggal 25 Februari 2025 diperkirakan akan melanda Kota Manado, Kota Bitung, Kota Tomohon, Kabupaten Minahasa, Kabupaten Minahasa Utara, Kabupaten Minahasa Selatan, Kabupaten Bolaang Mongondow, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, Kabupaten Kepulauan Sitaro, dan Kabupaten Sangihe. Sedangkan pada tanggal 26 Februari 2025, potensi cuaca ekstrem diprediksi akan terjadi di Kota Kotamobagu, Kabupaten Minahasa Selatan, Kabupaten Bolaang Mongondow, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, dan Kabupaten Bolaang Mongondow Timur.
BMKG mengimbau masyarakat di wilayah-wilayah tersebut untuk tetap waspada dan siaga terhadap potensi bencana yang mungkin terjadi. Penting untuk selalu mengikuti perkembangan informasi cuaca terkini dan mengikuti arahan dari pemerintah daerah setempat.
Imbauan dan Persiapan Menghadapi Cuaca Ekstrem
Menghadapi potensi cuaca ekstrem, masyarakat diimbau untuk melakukan beberapa langkah antisipasi. Pertama, selalu pantau informasi cuaca terkini dari BMKG melalui berbagai saluran resmi. Kedua, bersiap menghadapi potensi bencana seperti banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang dengan menyiapkan jalur evakuasi dan tempat evakuasi yang aman.
Ketiga, periksa kondisi rumah dan lingkungan sekitar untuk memastikan keamanan dan kesiapan menghadapi dampak cuaca ekstrem. Keempat, ikuti arahan dan imbauan dari pemerintah daerah dan instansi terkait. Kelima, saling membantu dan bergotong royong dalam menghadapi potensi bencana. Keselamatan dan keamanan bersama harus diutamakan.
Dengan meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan, diharapkan dampak negatif dari cuaca ekstrem dapat diminimalisir. Semoga informasi ini bermanfaat dan dapat membantu masyarakat Sulawesi Utara dalam menghadapi potensi cuaca ekstrem yang akan datang. Tetap waspada dan utamakan keselamatan!