WEC 2025: Program Pemberdayaan 1.000 Perempuan UMKM di Jawa Tengah
Program Women Ecosystem Catalyst (WEC) 2025 di Jawa Tengah menargetkan 1.000 perempuan pelaku UMKM untuk mendapatkan pelatihan, pendampingan, dan perluasan akses pasar guna meningkatkan perekonomian.
Program Women Ecosystem Catalyst (WEC) 2025 Season 2 resmi diluncurkan di Semarang pada Kamis, 27 Februari 2025. Inisiatif kolaborasi antara Perkumpulan Imajinasi Penaja Mula, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, dan Sampoerna Entrepreneurship Training Center (SETC) ini bertujuan memberdayakan 1.000 perempuan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Jawa Tengah. Program ini menjawab tantangan akses terbatas terhadap sumber daya, peluang pasar, dan dukungan pengembangan kapasitas yang dihadapi para wirausahawan perempuan.
Bagas Atmawan dari Perkumpulan Imajinasi Penaja Mula menjelaskan bahwa WEC berkomitmen untuk memberdayakan wirausahawan perempuan dan berkontribusi pada target pertumbuhan ekonomi nasional. Program ini dirancang untuk memberikan pelatihan khusus, pendampingan intensif, dan peluang jejaring yang luas bagi para peserta. Tujuan utamanya adalah meningkatkan kapasitas bisnis perempuan dan mendukung pencapaian target pertumbuhan ekonomi 8 persen yang dicanangkan oleh Presiden.
Peluncuran WEC Season 2 di Semarang menandai langkah konkret dalam upaya pemerintah dan pihak swasta untuk mendorong kemajuan ekonomi melalui pemberdayaan perempuan. Program ini diharapkan dapat memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan pendapatan dan kesejahteraan para pelaku UMKM perempuan di Jawa Tengah, sekaligus berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan pelatihan, pendampingan, dan akses pasar yang lebih luas, para peserta diharapkan mampu meningkatkan daya saing dan keberlanjutan usaha mereka.
Program Inkubasi Womenpreneur: Mendukung Perempuan UMKM
Program Inkubasi Womenpreneur merupakan inti dari WEC Season 2. Program ini memberikan pelatihan dan pendampingan teknis kepada 1.000 perempuan pelaku UMKM. Pelatihan mencakup pengembangan bisnis, inovasi produk dan layanan, serta perluasan akses ke pasar dan pembiayaan. "Program Inkubasi Womenpreneur bertujuan untuk memberikan pelatihan dan pendampingan teknis terkait pengembangan bisnis, inovasi produk dan layanan, serta perluasan akses ke pasar dan pembiayaan, khususnya bagi UMKM yang dimiliki oleh perempuan," jelas Bagas Atmawan.
Para peserta akan mendapatkan kesempatan untuk meningkatkan daya saing dan keberlanjutan usaha mereka. Pendampingan intensif diberikan untuk membantu para peserta mengatasi tantangan yang dihadapi dalam menjalankan bisnis. Program ini juga difokuskan untuk meningkatkan kualitas produk dan layanan, sehingga lebih kompetitif di pasar.
WEC Season 2 menyadari pentingnya akses pembiayaan bagi para pelaku UMKM perempuan. Oleh karena itu, program ini juga akan membantu para peserta dalam mengakses sumber pendanaan yang tepat untuk mengembangkan bisnis mereka. Dengan demikian, para peserta diharapkan dapat mengembangkan usaha mereka secara berkelanjutan.
Pendaftaran untuk Program Inkubasi Womenpreneur telah dibuka melalui tautan womenecosystemcatalyst.com/daftar. Program ini akan dilaksanakan dari Februari hingga Juni 2025.
Program Langkah Wirausaha dan Distribusi Bahan Pangan Berkualitas
Selain Program Inkubasi Womenpreneur, WEC Season 2 juga menyelenggarakan Program Langkah Wirausaha. Program ini ditujukan bagi masyarakat yang terdampak Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) di Sragen dan Karanganyar. Para peserta akan mendapatkan pendampingan untuk membangun usaha mandiri hingga mencapai penjualan pertama. "Program ini merupakan kelanjutan dari Pekan Wirausaha Sragen Karanganyar, yang sebelumnya sukses dilaksanakan bersama Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia," ungkap Bagas.
Sebagai bentuk komitmen terhadap ketahanan pangan nasional, Perkumpulan Imajinasi Penaja Mula dan SETC juga akan melaksanakan Program Distribusi Bahan Pangan Berkualitas. Program ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan bahan pangan berkualitas bagi masyarakat.
WEC Season 2 berharap dapat memberikan manfaat yang luas kepada masyarakat, khususnya di Jawa Tengah. Program ini merupakan bukti nyata kolaborasi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat untuk memberdayakan perempuan dan meningkatkan perekonomian.
Bagas Atmawan mengajak para pelaku UMKM perempuan di Jawa Tengah untuk mendaftarkan diri dalam Program Inkubasi Womenpreneur. Kesempatan untuk meningkatkan kapasitas bisnis dan mengembangkan usaha ini diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal.