73.212 Wisatawan Ramaikan Destinasi Wisata Bantul Selama Lebaran, PAD Capai Miliaran Rupiah
Libur Lebaran 1446 Hijriah menyumbang pendapatan asli daerah (PAD) Bantul hingga Rp1,041 miliar dari kunjungan 73.212 wisatawan yang memadati destinasi wisata di sana.

Bantul, Yogyakarta – Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, berhasil mencatatkan angka kunjungan wisatawan yang menggembirakan selama libur Lebaran 1446 Hijriah. Sebanyak 73.212 wisatawan mengunjungi berbagai destinasi wisata di Bantul sejak H-3 hingga H+3 Lebaran. Kunjungan wisatawan ini memberikan kontribusi signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata, mencapai angka Rp1,041 miliar.
Data tersebut dihimpun oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul. Sub Koordinator Kelompok Subtansi Promosi Kepariwisataan Dinas Pariwisata Bantul, Markus Purnomo Aji, menjelaskan bahwa angka kunjungan tersebut merupakan akumulasi dari seluruh destinasi wisata di Bantul. Puncak kunjungan terjadi pada H+3 Lebaran, Kamis (3/4), dengan jumlah wisatawan mencapai 22.311 orang dan menghasilkan PAD sebesar Rp315 juta.
Keberhasilan ini menunjukkan daya tarik Bantul sebagai destinasi wisata yang diminati masyarakat, baik warga lokal maupun wisatawan dari luar daerah. Hal ini tentu menjadi kabar baik bagi perekonomian daerah, khususnya sektor pariwisata.
Destinasi Unggulan dan Strategi Pariwisata Bantul
Pantai Parangtritis, bersama dengan Pantai Depok dan Gumuk Pasir, menjadi daya tarik utama bagi wisatawan yang berkunjung ke Bantul. Ketiga destinasi ini menyumbang sekitar 85 persen dari total kunjungan wisatawan selama periode Lebaran. Hal ini menunjukkan pentingnya pengelolaan dan promosi ketiga destinasi tersebut untuk terus menarik minat wisatawan.
Meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan selama libur Lebaran ini sejalan dengan prediksi pihak Dinas Pariwisata Bantul. Kunjungan wisatawan mulai meningkat sejak hari pertama Lebaran dan terus meningkat seiring dengan selesainya masyarakat merayakan Idul Fitri bersama keluarga. Pihak Dinas Pariwisata memprediksi angka kunjungan akan terus bertambah mengingat libur Lebaran masih berlanjut dan beriringan dengan libur sekolah.
Untuk menghadapi lonjakan wisatawan selama libur Lebaran, Dinas Pariwisata Bantul telah melakukan berbagai persiapan. Hal ini termasuk penguatan layanan informasi pariwisata, koordinasi dengan pihak terkait seperti Polres, Koramil, Polairud, TNI AL, SAR, Dinas Perhubungan, dan Satpol PP. Selain itu, Dinas Pariwisata juga gencar mengkampanyekan wisata ramah lingkungan untuk menjaga kebersihan dan kelestarian destinasi wisata.
Upaya Peningkatan Layanan dan Pariwisata Berkelanjutan
Kepala Dinas Pariwisata Bantul, Saryadi, menekankan pentingnya kolaborasi dan koordinasi antar instansi dalam rangka memberikan pelayanan terbaik bagi wisatawan. Kerja sama ini memastikan keamanan, kenyamanan, dan kelancaran kunjungan wisatawan selama berada di Bantul.
Komitmen terhadap pariwisata berkelanjutan juga menjadi fokus utama. Kampanye wisata ramah lingkungan bertujuan untuk menjaga keindahan alam Bantul dan memastikan destinasi wisata tetap lestari untuk generasi mendatang. Hal ini menunjukkan komitmen Bantul dalam mengembangkan pariwisata yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.
Dengan keberhasilan selama libur Lebaran ini, diharapkan pariwisata Bantul akan terus berkembang dan memberikan kontribusi yang lebih besar bagi perekonomian daerah. Peningkatan kualitas layanan dan komitmen terhadap pariwisata berkelanjutan akan menjadi kunci keberhasilan tersebut.
Data kunjungan wisatawan yang signifikan ini menunjukkan potensi besar pariwisata Bantul. Dengan strategi yang tepat dan kolaborasi yang baik, diharapkan pariwisata Bantul akan terus berkembang dan memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.