AHY Pastikan Arus Balik Lebaran 2025 Aman dan Lancar
Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) memastikan kesiapan pemerintah dalam menghadapi arus balik Lebaran 2025, dengan berbagai strategi untuk mencegah kemacetan dan memastikan keamanan pemudik.

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), memberikan jaminan atas kesiapan pemerintah dalam menghadapi arus balik Lebaran Idul Fitri 1446 H/2025. Persiapan matang dilakukan untuk memastikan keamanan dan kelancaran perjalanan para pemudik yang kembali ke kota setelah merayakan Idul Fitri di kampung halaman. Hal ini disampaikan AHY saat ditemui di open house Menteri Investasi dan Hilirisasi, Selasa lalu.
AHY menjelaskan bahwa seluruh kementerian dan lembaga terkait bekerja sama untuk memantau dan menyiapkan arus mudik dan balik. Kerja sama ini bertujuan untuk memastikan kelancaran dan keamanan perjalanan bagi seluruh masyarakat Indonesia. "Ya, kita akan terus pantau dan tentunya semua kementerian, lembaga yang terkait dengan penyiapan arus mudik termasuk sekaligus arus balik ya, kita terus bersiaga," tegas AHY.
Pemerintah menyadari potensi kemacetan selama periode arus balik. Oleh karena itu, berbagai strategi telah disiapkan untuk mengurai kemacetan dan meningkatkan kenyamanan pemudik. Kesiapan ini melibatkan koordinasi antar kementerian dan lembaga, serta pemantauan yang intensif untuk mengatasi hambatan dengan cepat dan efisien.
Antisipasi Kemacetan Arus Balik Lebaran
Kementerian Perhubungan telah merancang berbagai strategi khusus untuk mengantisipasi dan mengatasi kemacetan yang sering terjadi selama arus balik Lebaran. Strategi ini diharapkan dapat meminimalisir kepadatan lalu lintas dan memberikan kenyamanan bagi para pemudik. AHY menekankan pentingnya koordinasi antar instansi dan pemantauan yang terus-menerus untuk memastikan setiap hambatan dapat diatasi dengan cepat dan efektif.
Puncak arus balik diperkirakan terjadi pada tanggal 6-7 April 2025. Namun, AHY optimis bahwa dengan kebijakan yang tepat, arus lalu lintas dapat diatur dengan baik baik sebelum maupun setelah tanggal puncak tersebut. Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat selama periode mudik dan balik Lebaran.
Selain strategi dari Kementerian Perhubungan, koordinasi antar kementerian dan lembaga pemerintah lainnya juga sangat penting. Kerja sama yang solid ini akan memastikan terlaksananya arus balik yang aman dan lancar. Pemantauan yang terus-menerus juga akan membantu dalam mengidentifikasi dan mengatasi potensi masalah yang mungkin timbul.
Kesiapan pemerintah dalam menghadapi arus balik Lebaran juga terlihat dari penyediaan sarana dan prasarana transportasi yang memadai. Tersedia 30.451 unit bus, 772 kapal laut, 404 unit pesawat, serta 2.550 unit kereta api untuk mendukung kelancaran angkutan Lebaran. Semua armada telah menjalani uji kelaikan (ramp-check) untuk memastikan keamanan dan keselamatan para penumpang.
Koordinasi Lintas Sektoral untuk Kelancaran Arus Balik
Koordinasi lintas sektoral merupakan kunci keberhasilan dalam pengaturan arus balik Lebaran. Kemenhub telah berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk lintas kementerian dan lembaga, TNI, Polri, aparat keamanan, pemerintah daerah, dan pelaku usaha transportasi. Kerja sama ini memastikan semua pihak terlibat aktif dalam menciptakan arus balik yang aman dan lancar.
Pusat Informasi Transportasi (Pusintrans) dan Posko Pusat Angkutan Lebaran beroperasi 24 jam setiap hari untuk memantau pergerakan semua moda transportasi. Sistem pemantauan ini memungkinkan pemerintah untuk merespon secara cepat terhadap setiap kendala atau masalah yang mungkin terjadi selama arus balik. Hal ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam memastikan keselamatan dan kenyamanan pemudik.
Dengan adanya koordinasi yang baik dan pemantauan yang intensif, diharapkan arus balik Lebaran 2025 dapat berjalan dengan aman dan lancar. Kesiapan pemerintah yang maksimal ini bertujuan untuk memberikan kenyamanan bagi para pemudik yang kembali ke kota setelah merayakan Idul Fitri bersama keluarga di kampung halaman. "Sehingga bisa berjalan dengan aman dan lancar," pungkas AHY.
Semua upaya ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama periode mudik dan balik Lebaran. Harapannya, semua pemudik dapat sampai ke tujuan dengan selamat dan nyaman.