Menhub Pastikan Angkutan Lebaran 2025 Aman dan Lancar, Kawal Arahan Presiden
Kementerian Perhubungan memastikan kesiapan penuh untuk mengawal kelancaran angkutan Lebaran 2025 sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, dengan berbagai upaya untuk memastikan mudik yang aman dan nyaman bagi masyarakat.

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memastikan kesiapannya mengawal jalannya angkutan Lebaran 2025. Hal ini disampaikan Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menyusul arahan Presiden RI Prabowo Subianto agar masyarakat dapat mudik dengan selamat, aman, dan lancar. Persiapan ini meliputi berbagai aspek, mulai dari sarana dan prasarana hingga koordinasi antar-lembaga.
Menhub Budi Karya Sumadi menyatakan komitmen penuh Kemenhub untuk memastikan penyelenggaraan angkutan Lebaran tahun ini berlangsung aman dan terkendali. Pernyataan ini disampaikan di sela kunjungan ke Pelabuhan Merak, Banten, Minggu lalu. Kesiapan tersebut mencakup berbagai moda transportasi dan upaya untuk mengurangi beban biaya masyarakat yang mudik.
Arahan Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya persiapan yang matang untuk arus mudik dan balik Lebaran. Presiden juga meminta komunikasi yang baik antar-pemerintah dan antar-kementerian agar masyarakat memahami program dan kebijakan pemerintah terkait mudik Lebaran 2025. Menhub Budi Karya Sumadi ditunjuk sebagai pihak yang memimpin pengendalian dan koordinasi seluruh persiapan ini.
Kesiapan Sarana dan Prasarana Transportasi
Pemerintah telah menyiapkan sarana dan prasarana transportasi yang memadai. Tersedia 30.451 unit bus, 772 kapal laut, 404 unit pesawat, dan 2.550 unit kereta api untuk mendukung kelancaran mudik Lebaran. Uji kelaikan atau ramp-check juga telah dilakukan untuk memastikan semua armada dalam kondisi laik jalan dan aman dioperasikan. Kemenhub juga telah berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait, termasuk lintas kementerian dan lembaga, TNI, Polri, aparat keamanan, pemerintah daerah, dan pelaku usaha transportasi.
Pusat Informasi Transportasi (Pusintrans) dan Posko Pusat Angkutan Lebaran beroperasi 24 jam setiap hari untuk memantau pergerakan semua moda transportasi. Hal ini dilakukan untuk memastikan respon cepat terhadap potensi kendala dan memastikan kelancaran arus mudik. Koordinasi yang intensif dengan berbagai pihak terkait menjadi kunci keberhasilan pengawalan angkutan Lebaran 2025 ini.
Selain itu, Kemenhub juga telah melakukan berbagai upaya untuk meringankan beban masyarakat yang mudik. Upaya ini meliputi penyediaan mudik gratis, penurunan tarif tiket pesawat sebesar 13-14 persen pada 24 Maret-7 April 2025, penurunan tarif tol hingga 20 persen di berbagai jalur mudik, serta penurunan tarif tiket kereta api hingga 25 persen pada tanggal-tanggal tertentu.
Koordinasi Lintas Sektoral dan Monitoring
Koordinasi lintas sektoral menjadi kunci keberhasilan dalam memastikan kelancaran angkutan Lebaran. Kemenhub telah menjalin kerja sama yang erat dengan berbagai instansi terkait. Kerja sama ini mencakup perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan agar semua berjalan sesuai rencana dan mengatasi potensi masalah secara cepat dan efektif.
Monitoring ketat terhadap pergerakan transportasi juga dilakukan melalui Pusintrans dan Posko Pusat Angkutan Lebaran. Sistem monitoring 24 jam ini memungkinkan respon cepat terhadap berbagai permasalahan yang mungkin timbul selama periode mudik Lebaran. Dengan demikian, diharapkan semua kendala dapat diatasi secara cepat dan efisien.
Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya koordinasi antar-lembaga dan komunikasi yang efektif dengan masyarakat. Hal ini bertujuan untuk memastikan informasi yang akurat dan tepat waktu tersampaikan kepada masyarakat, sehingga mereka dapat merencanakan perjalanan mudik dengan lebih baik.
Dengan berbagai persiapan dan upaya yang dilakukan, pemerintah optimis dapat memastikan kelancaran dan keamanan angkutan Lebaran 2025. Kemenhub berkomitmen penuh untuk mengawal arahan Presiden dan memastikan mudik Lebaran berjalan lancar dan nyaman bagi seluruh masyarakat Indonesia.
"Kami mengoptimalkan Pusat Informasi Transportasi (Pusintrans) dan Posko Pusat Angkutan Lebaran yang beroperasi 24 jam setiap hari untuk memantau pergerakan semua moda transportasi," tutur Menhub.
Kesimpulan
Persiapan angkutan Lebaran 2025 telah dilakukan secara matang oleh Kemenhub, mencakup penyediaan sarana dan prasarana, koordinasi lintas sektoral, dan upaya untuk meringankan beban biaya masyarakat. Kemenhub berkomitmen untuk memastikan mudik Lebaran berjalan aman, lancar, dan nyaman bagi seluruh masyarakat Indonesia sesuai arahan Presiden.