Banjir Genangi Jalan Menuju Pelabuhan Ciwandan, Pemudik Terpaksa Terobos Genangan Air
Hujan deras menyebabkan ruas jalan menuju Pelabuhan Ciwandan, Cilegon, terendam banjir hingga 20 cm, mengganggu arus mudik yang diperkirakan meningkat pada 27-28 Maret.

Cilegon, 27 Maret 2024 - Hujan deras yang mengguyur Kota Cilegon, Banten, selama lebih dari satu jam mengakibatkan ruas jalan menuju Pelabuhan Ciwandan terendam banjir. Kejadian ini terjadi di depan Koramil Ciwandan, tepatnya di Kelurahan Tegalratu, Kecamatan Ciwandan. Banjir tersebut menghambat aktivitas warga dan para pemudik yang hendak menuju pelabuhan.
Sekitar pukul 19.20 WIB, kendaraan roda dua dan empat terlihat berupaya menerobos genangan air yang mencapai ketinggian kurang lebih 20 cm. Kejadian ini menimbulkan kekhawatiran bagi para pengguna jalan, terutama para pemudik yang tengah memanfaatkan waktu libur panjang.
Menurut Risma Yunita, warga setempat, banjir di ruas jalan tersebut memang sudah menjadi permasalahan yang berulang, khususnya setelah hujan deras. Ia mengungkapkan, "Kalau di sini sudah jadi langganan banjir, kalau habis hujan gede pasti air dari saluran drainase pasti meluap sampai ke jalan, kadang masuk juga ke rumah."
Drainase Tersumbat Picu Banjir
Risma menduga, penyebab utama banjir adalah saluran drainase yang sempit dan tersumbat sampah. Hal ini menyebabkan air hujan tidak dapat mengalir dengan lancar dan akhirnya meluap ke jalan raya. Ia berharap pemerintah setempat segera mengambil tindakan untuk mengatasi masalah ini, mengingat jalur tersebut juga merupakan jalur mudik yang cukup vital.
"Kami berharap hal ini segera teratasi ya, harus ada pemeliharaan atau pelebaran drainase mengingat jalur ini juga menjadi jalur mudik" tambahnya. Kondisi ini tentu saja sangat mengganggu kenyamanan dan keamanan pengguna jalan.
Selain itu, kurangnya perawatan saluran drainase juga menjadi faktor penyebab utama meluapnya air ke jalan raya. Sampah yang menumpuk menyumbat aliran air, sehingga menyebabkan genangan air yang cukup tinggi.
Pemudik Terpaksa Terobos Banjir
Hilman, salah satu pemudik yang hendak menuju Pelabuhan Ciwandan, mengaku sengaja memilih jalur Kelurahan Tegalratu karena dianggap lebih cepat. Namun, ia tidak menyangka akan menemukan genangan air di tengah perjalanan. "Sengaja lewat sini. Tahu-tahu banjir ya, tapi kita terobos saja sih masih aman. Semoga motornya enggak kenapa-kenapa," ujarnya.
Meskipun demikian, Hilman mengaku perjalanan mudiknya dari Tangerang menuju Pelabuhan Ciwandan berjalan lancar tanpa hambatan kemacetan, kecuali kendala banjir di lokasi tersebut. Ia berharap agar kondisi jalan dapat segera diperbaiki untuk kenyamanan para pemudik lainnya.
Perlu adanya peningkatan infrastruktur dan pengelolaan drainase yang lebih baik untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali, terutama menjelang musim mudik yang puncaknya diperkirakan terjadi pada tanggal 27 hingga 28 Maret 2024.
Puncak Arus Mudik di Pelabuhan Ciwandan
Puncak arus mudik di Pelabuhan Ciwandan diperkirakan akan terjadi pada tanggal 27 dan 28 Maret 2024. Hal ini disebabkan karena masyarakat sudah mulai memasuki masa liburan dan cuti bersama. Dengan adanya kejadian banjir ini, diharapkan pemerintah dapat segera melakukan langkah-langkah antisipasi untuk mengatasi masalah banjir dan memastikan kelancaran arus mudik.
Pemerintah daerah perlu meningkatkan upaya pemeliharaan dan perbaikan infrastruktur, khususnya sistem drainase, untuk mencegah terulangnya kejadian serupa dan memastikan kelancaran arus mudik Lebaran. Keselamatan dan kenyamanan pemudik harus menjadi prioritas utama.