Basarnas Natuna Siaga di Pelabuhan dan Bandara Jelang Lebaran
Antisipasi lonjakan pemudik Lebaran 2025, Basarnas Natuna siagakan personel di pelabuhan dan bandara Kabupaten Natuna dan Kepulauan Anambas.

Natuna, 21 Maret 2025 - Kantor Basarnas Natuna, Kepulauan Riau (Kepri), bersiap menghadapi lonjakan pemudik Lebaran 1446 Hijriah dengan menyiagakan personel di sejumlah pelabuhan dan bandara di Kabupaten Natuna dan Kepulauan Anambas. Siaga SAR Khusus Lebaran ini merupakan langkah antisipasi potensi kecelakaan atau insiden selama periode mudik dan libur Idul Fitri.
Kepala Sub Seksi Siaga dan Operasi Kantor Basarnas Natuna, Budiman, dalam konfirmasi dari Natuna pada Jumat, menjelaskan bahwa kesiapan ini merupakan bagian dari Siaga SAR Khusus Lebaran 1446 Hijriah. Langkah ini diambil untuk memastikan keselamatan dan keamanan para pemudik selama perjalanan mereka.
Koordinasi intensif telah dilakukan, termasuk apel di Kantor Basarnas Natuna pada Jumat pagi dan pertemuan daring dengan Kepala Basarnas Pusat pada Jumat siang. Pertemuan tersebut bertujuan untuk menyatukan persepsi dan memastikan kesiapan seluruh tim dalam menghadapi potensi peningkatan jumlah pemudik.
Penempatan Personel dan Pos Siaga
Siaga SAR Khusus Lebaran 1446 Hijriah akan berlangsung selama 22 hari, dimulai dari tanggal 21 Maret hingga 11 April 2025. "Dalam rangka mendukung kegiatan pengaturan dan pengendalian transportasi selama periode Lebaran Idul Fitri 1446 Hijriah, kami menyiagakan seluruh sarana dan prasarana yang ada, baik di kantor, Pos SAR, maupun Unit Siaga SAR," ujar Budiman.
Di Kabupaten Natuna, personel Basarnas akan ditempatkan di Posko Gabungan Operasi Ketupat Seligi 2025 di Pantai Piwang, Bandara Ranai, Pelabuhan Selat Lampa, Pelabuhan Penagi, dan Pelabuhan Binjai. Selain itu, sejumlah lokasi wisata seperti Pantai Tanjung, Pantai Batu Kasah, dan Pantai Sujung juga menjadi fokus pengawasan.
Sementara di Kabupaten Kepulauan Anambas, titik-titik siaga meliputi Pelabuhan Tarempa, Pelabuhan Letung, Pelabuhan Matak, dan Pelabuhan Kuala Maras, serta beberapa lokasi wisata lainnya. Semua lokasi tersebut dipilih berdasarkan perkiraan kepadatan dan potensi risiko selama periode mudik.
Budiman menambahkan bahwa koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk TNI, Polri, dan pihak penyelenggara pelabuhan dan bandara, terus dilakukan untuk memastikan kelancaran operasi. "Peningkatan jumlah pemudik diprediksi akan kembali meningkat dibanding tahun sebelumnya, sehingga perlu ada peningkatan kesiagaan guna mengantisipasi kondisi yang tidak diinginkan," tambahnya.
Antisipasi Lonjakan Pemudik
Langkah antisipasi ini diambil mengingat prediksi peningkatan jumlah pemudik pada Lebaran 2025. Basarnas Natuna berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik dan memastikan keselamatan para pemudik selama perjalanan mereka. Kesiapsiagaan ini mencakup penyediaan sarana dan prasarana yang memadai, serta koordinasi yang efektif dengan berbagai pihak terkait.
Dengan penempatan personel di berbagai titik strategis, Basarnas Natuna berharap dapat memberikan respons cepat dan efektif terhadap berbagai potensi kejadian yang mungkin terjadi selama periode mudik Lebaran. Koordinasi yang erat dengan instansi terkait juga akan memastikan penanganan yang terintegrasi dan optimal.
Siaga SAR Khusus Lebaran ini menunjukkan komitmen Basarnas Natuna dalam menjaga keselamatan dan keamanan masyarakat, khususnya selama periode mudik dan libur Idul Fitri. Semoga dengan kesiapan yang matang, perjalanan mudik masyarakat dapat berlangsung lancar dan aman.