Baznas Ajak Masyarakat Segera Tunaikan Zakat di Akhir Ramadhan
Menjelang akhir Ramadhan, Baznas mengajak masyarakat Indonesia untuk segera menunaikan zakat, mengingat pentingnya zakat sebagai pilar keseimbangan ekonomi dan sosial umat Islam.

Jakarta, 24 Maret (ANTARA) - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI mengajak seluruh masyarakat Muslim Indonesia untuk segera menunaikan zakat di penghujung Ramadhan 1446 Hijriah. Ajakan ini disampaikan seiring dengan masuknya sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan, periode yang dianggap penting untuk refleksi diri dan peningkatan ibadah, termasuk menunaikan zakat.
Sekretaris Utama Baznas RI, Subhan Cholid, dalam keterangannya di Jakarta pada Senin, mengatakan, "Tak terasa, kita sudah memasuki sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan. Ini menjadi momen untuk melihat kembali apa yang telah kita lakukan di bulan penuh berkah ini." Ia menekankan pentingnya refleksi diri, menjaga istikamah, dan meningkatkan ibadah di sisa waktu Ramadhan.
Lebih lanjut, Subhan menjelaskan bahwa menunaikan zakat bukan hanya kewajiban agama, tetapi juga pilar penting dalam menjaga keseimbangan ekonomi dan sosial umat Islam. Zakat, menurutnya, menciptakan sistem sosial yang saling menguatkan, di mana yang mampu membantu yang membutuhkan, sehingga kesejahteraan umat terus terjaga. Ia menambahkan, "Zakat telah menjadi cahaya kehidupan sepanjang sejarah, baik bagi muzaki sebagai pemberi zakat, amil sebagai pengelola zakat, maupun mustahik sebagai penerima zakat."
Pentingnya Ibadah dan Zakat di Sepuluh Hari Terakhir Ramadhan
Subhan juga menyoroti pentingnya memanfaatkan malam-malam terakhir Ramadhan dengan berbagai ibadah, baik di masjid maupun di rumah bersama keluarga. Ia menekankan bahwa ibadah di sepuluh malam terakhir Ramadhan tidak terbatas pada tempat, melainkan pada kesungguhan dan keikhlasan dalam beribadah. Sebagai contoh, ia mengutip hadis dari Aisyah r.a., yang menceritakan bagaimana Rasulullah SAW ketika memasuki sepuluh malam terakhir Ramadhan mengencangkan ikat pinggang, menghidupkan malam-malamnya dengan ibadah, serta membangunkan keluarganya untuk ikut beribadah bersama. "Dalam hadis dari Aisyah r.a., Rasulullah SAW ketika memasuki sepuluh malam terakhir Ramadhan, mengencangkan ikat pinggang, menghidupkan malam-malamnya dengan ibadah, serta membangunkan keluarganya untuk ikut beribadah bersama," paparnya.
Senada dengan Subhan, Dai Nasional Ustaz Taufiqurrahman juga menekankan pentingnya membersihkan harta dengan menunaikan zakat, terutama bagi mereka yang telah memenuhi syarat nisab dan haul. Ustaz Taufiqurrahman, yang dikenal sebagai 'Ustaz Pantun', menegaskan bahwa zakat tidak akan mengurangi kekayaan seseorang, justru membawa keberkahan bagi harta yang dimiliki. Ia mengajak masyarakat untuk tidak ragu menunaikan zakat jika telah memenuhi syarat. "Salah satu amalan utama selain menghidupkan malam dengan ibadah adalah menyucikan harta kita. Jika harta telah mencapai nisab dan haul, jangan ragu untuk menunaikan zakat," tutur Taufiqurrahman.
Baznas berharap imbauan ini dapat diindahkan oleh masyarakat luas, sehingga program-program pemberdayaan masyarakat yang didanai dari zakat dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat bagi yang membutuhkan. Diharapkan pula, semangat berbagi dan kepedulian sosial semakin meningkat di bulan suci Ramadhan ini.
Selain itu, Baznas juga menghimbau agar masyarakat dapat menyalurkan zakatnya melalui lembaga-lembaga resmi dan terpercaya, guna memastikan penyaluran zakat tepat sasaran dan terkelola dengan baik. Transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan zakat menjadi kunci keberhasilan program-program pemberdayaan masyarakat yang dijalankan.
Manfaat Zakat Bagi Umat
- Menjaga keseimbangan ekonomi dan sosial.
- Membantu mustahik (yang berhak menerima zakat).
- Memberikan keberkahan bagi muzaki (yang membayar zakat).
- Memperkuat solidaritas dan kebersamaan umat.
Dengan demikian, menunaikan zakat bukan hanya kewajiban, tetapi juga investasi akhirat dan kontribusi nyata bagi kesejahteraan umat. Mari kita manfaatkan sisa waktu Ramadhan untuk meningkatkan ibadah dan menunaikan zakat dengan ikhlas.