BUMN Didesak Tingkatkan Kesiapsiagaan Komunikasi Hadapi Dinamika Digital
Kementerian BUMN meminta seluruh jajaran BUMN meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi dinamika komunikasi, terutama di media sosial, untuk mencegah kasus viral negatif yang melibatkan pegawai.

Purwakarta, 14 Februari 2024 - Kementerian BUMN mendesak seluruh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk meningkatkan kesiapan dalam menghadapi dinamika komunikasi di era digital. Hal ini disampaikan oleh Tenaga Ahli Bidang Komunikasi Internal Staf Khusus Kementerian BUMN, Dian Safitri, saat kunjungan ke Perum Jasa Tirta II Jatiluhur, Jawa Barat. Peringatan ini muncul menyusul beberapa kasus viral negatif yang melibatkan pegawai BUMN di media sosial.
Mencegah Pemadaman Kebakaran: Strategi Komunikasi BUMN
Dian Safitri menekankan pentingnya menjaga reputasi BUMN. "Selalu jaga nama baik perusahaan, lebih luas lagi jaga nama baik BUMN. Jangan sampai tim humas perusahaan menjadi pemadam kebakaran saat ada kasus viral yang menimpa pegawai," tegas Dian. Ia meminta seluruh pegawai BUMN, tanpa terkecuali, untuk berhati-hati dalam berkomunikasi, terutama di media sosial. Kehati-hatian ini krusial untuk mencegah potensi masalah yang dapat merugikan citra perusahaan.
Lebih lanjut, Dian menjelaskan bahwa perencanaan komunikasi yang matang dan berpedoman pada nilai AKHLAK Kementerian BUMN dapat menjadi panduan bagi seluruh BUMN dalam menyampaikan informasi yang akurat dan efektif kepada publik. Hal ini penting untuk memastikan pesan yang disampaikan terjaga kualitasnya dan tidak menimbulkan interpretasi yang salah.
Perum Jasa Tirta II: Komitmen untuk Komunikasi yang Efektif
Dian mengapresiasi langkah Perum Jasa Tirta II yang telah menyiapkan delapan tema komunikasi untuk mendukung program Asta Cita Pemerintah. Tema-tema ini fokus pada dampak positif yang diberikan Jasa Tirta II kepada masyarakat, seperti ketahanan air nasional, ketahanan pangan, dan pengembangan UMKM. "Fokus pada dampak besar apa yang Jasa Tirta II berikan kepada rakyat. Komunikasikan peran Jasa Tirta II sebagai BUMN yang berperan penuh dalam pengelolaan sumber daya air di Indonesia yang berdampak kepada rakyat," pesan Dian.
Direktur Keuangan, SDM, dan Manajemen Risiko Jasa Tirta II, Indriyani Widiastuti, menyatakan kesiapannya untuk bersinergi dan memberikan informasi akurat kepada publik. "Kami percaya bahwa dengan komunikasi yang baik dan kerja sama yang solid, kita dapat menjalankan tugas dengan lebih efektif dan memberikan kontribusi nyata atas peran Jasa Tirta II kepada rakyat," ujar Indriyani. Komitmen ini menunjukkan keseriusan BUMN dalam meningkatkan transparansi dan akuntabilitas kepada masyarakat.
Delapan Tema Komunikasi Unggulan Jasa Tirta II
Perum Jasa Tirta II telah menyiapkan delapan tema komunikasi unggulan untuk tahun 2025. Tema-tema tersebut meliputi:
- Ketahanan air nasional
- Ketahanan pangan
- Ketahanan energi
- Infrastruktur digital
- Keberlanjutan proyek strategis nasional
- Pertumbuhan UMKM
- Pengembangan sumber daya alam
- Pengembangan sumber daya manusia
Dengan fokus pada tema-tema ini, Jasa Tirta II berharap dapat meningkatkan komunikasi yang efektif dan transparan kepada publik, sekaligus menunjukkan kontribusi nyata perusahaan terhadap pembangunan nasional.
Kesimpulan: Pentingnya Proaktif dalam Manajemen Komunikasi
Imbauan Kementerian BUMN ini menjadi pengingat penting bagi seluruh BUMN untuk proaktif dalam mengelola komunikasi. Dalam era digital yang dinamis, komunikasi yang efektif dan bertanggung jawab menjadi kunci keberhasilan BUMN dalam menjaga reputasi dan memberikan kontribusi optimal bagi masyarakat. Kejadian viral di media sosial yang melibatkan pegawai BUMN di masa lalu menjadi pelajaran berharga untuk meningkatkan kewaspadaan dan memperkuat strategi komunikasi ke depan. Dengan komunikasi yang terencana dan berpedoman pada nilai-nilai integritas, BUMN dapat membangun kepercayaan publik dan berkontribusi positif bagi pembangunan Indonesia.