Bupati Belitung Timur Pastikan Pelayanan Kesehatan Optimal Selama Libur Lebaran
Bupati Belitung Timur, Kamarudin Muten, meninjau langsung pelayanan kesehatan di RSUD Muhammad Zein dan Puskesmas Manggar untuk memastikan pelayanan tetap optimal selama libur Lebaran 2025.

Bupati Belitung Timur, Kamarudin Muten, melakukan peninjauan langsung ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muhammad Zein dan Puskesmas Manggar pada Kamis (03/04/2025). Kunjungan tersebut bertujuan untuk memastikan pelayanan kesehatan tetap berjalan normal dan optimal selama periode libur Lebaran 2025. Peninjauan ini dilakukan di Manggar, Kabupaten Belitung Timur, Kepulauan Bangka Belitung.
Kamarudin menekankan pentingnya pelayanan kesehatan yang berkesinambungan, tanpa terhambat oleh libur panjang. "Pelayanan kesehatan adalah wajib," tegasnya, "pasien harus ditangani dengan baik kendati dalam suasana lebaran." Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah untuk memastikan akses kesehatan masyarakat tetap terjaga.
Dalam kunjungannya, Bupati tidak hanya melihat fasilitas fisik rumah sakit, tetapi juga berinteraksi langsung dengan pasien dan keluarga. Ia mendengarkan keluhan dan masukan mereka sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan. Dengan mendengarkan langsung suara masyarakat, diharapkan dapat tercipta pelayanan kesehatan yang lebih responsif dan berorientasi pada kebutuhan pasien.
Peninjauan Fasilitas dan Dialog dengan Pasien
Peninjauan yang dilakukan Bupati meliputi berbagai fasilitas penting di RSUD Muhammad Zein, termasuk ruang rawat inap, Instalasi Gawat Darurat (IGD), dan fasilitas penunjang lainnya. Kamarudin secara detail memeriksa kondisi dan operasional setiap fasilitas untuk memastikan semuanya berfungsi dengan baik dan nyaman bagi pasien.
Selain itu, dialog langsung dengan pasien dan keluarga menjadi bagian penting dari kunjungan ini. Bupati ingin mendengar langsung pengalaman pasien dalam menerima pelayanan kesehatan. Masukan yang diberikan akan menjadi bahan evaluasi dan perbaikan pelayanan di masa mendatang.
"Kami ingin memastikan RSUD dan puskesmas mampu memberikan pelayanan kesehatan yang baik kepada masyarakat,” ujar Kamarudin. Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi warganya.
Perbaikan dan Inovasi Pelayanan Kesehatan
Selama peninjauan, Bupati juga menemukan beberapa permasalahan, salah satunya adalah mesin air di RSUD yang mengalami masalah. Namun, ia langsung memerintahkan perbaikan agar kenyamanan pasien tetap terjaga. Kecepatan respon ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menangani kendala yang ditemukan.
Kamarudin juga menekankan pentingnya inovasi dan peningkatan kualitas pelayanan. Ia meminta Direktur RSUD dan seluruh jajarannya untuk mengedepankan prinsip keramahan, kesopanan, humanis, dan informatif dalam melayani pasien. Dengan demikian, diharapkan pasien merasa nyaman dan dihargai selama menjalani perawatan.
"Kami berharap kepada jajaran RSUD dan seluruh tenaga medis di Beltim agar lebih meningkatkan pelayanan untuk masyarakat khususnya masyarakat Kabupaten Beltim yang berobat maupun yang dirawat,” katanya. Pesan ini menegaskan harapan agar pelayanan kesehatan di Belitung Timur semakin baik dan memuaskan masyarakat.
Komitmen Peningkatan Pelayanan
Direktur RSUD Muhammad Zein Belitung Timur, dr. Vonny Primasari, menyatakan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas dan kapasitas pelayanan kesehatan di rumah sakit yang dipimpinnya. "Kami terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dan memberikan pelayanan yang lebih baik lagi untuk masyarakat," ujarnya.
Kunjungan Bupati Belitung Timur ini menjadi bukti nyata kepedulian pemerintah terhadap akses dan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat, terutama selama masa libur Lebaran. Langkah-langkah yang diambil menunjukkan komitmen untuk memberikan pelayanan kesehatan yang prima dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Dengan adanya peninjauan langsung dan komitmen dari pihak rumah sakit, diharapkan pelayanan kesehatan di Belitung Timur akan terus meningkat dan memberikan kepuasan bagi masyarakat.